RUTENG, ISTANA NETIZEN.COM | Minggu, 30 Agustus 2026 – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai, Flores – Nusa Tenggara Timur (NTT) memastikan pembelajaran tatap muka akan dimulai Senin, 1 September 2026.
Untuk menyiasati keterbatasan ruang kelas pasca bencana, sekolah diminta menggunakan Ruang Kelas Darurat/RKD dari tenda dan bahan lokal.
Pernyataan itu disampaikan Kepala Dinas PPO Manggarai, Wensislaus Sedan, S.Pd, M.Si, dalam rilis resmi ke Redaksi Istana Netizen Com Sabtu sore (29/08/2026)
BELAJAR PAKAI POLA 1X1 SAMPAI 4X1, SESUAI KESIAPAN RKD
Selama masa tanggap darurat, sekolah tidak wajib full setiap hari. Dinas menerapkan pola fleksibel agar semua anak tetap dapat layanan pendidikan.
Penjelasan Pola:
1. 4X1: Pembelajaran setiap hari, jika jumlah RKD memadai
2. 3X1: Siswa hadir 3 kali dalam seminggu
3. 2X1: Siswa hadir 2 kali dalam seminggu
4. 1X1: Siswa hadir 1 kali dalam seminggu, jika RKD sangat terbatas
“Pada pertemuan itu, guru membahas materi ajar yang dibuat guru sekaligus memberikan tugas. Tugas tersebut akan dibahas dan dinilai pada pertemuan berikutnya,” jelas Wensislaus.
Intinya, kata dia, pada masa tanggap darurat hak konstitusional anak harus tetap dilayani.
85% SEKOLAH SUDAH DIRIKAN TENDA DARURAT
Menurut Kadis Wens, hingga Sabtu malam, hampir 85% sekolah di Manggarai telah menyiapkan tenda darurat. Lokasinya ada di halaman sekolah maupun di tempat yang disepakati bersama orang tua murid.
RKD ini dibangun dengan memanfaatkan bahan lokal agar cepat dan efisien.

“Jadi hari Senin, sudah bisa dipastikan pembelajaran dengan menggunakan RKD sudah bisa dilaksanakan,” tegas Kadis PPO.
TENTANG DINAS PPO MANGGARAI
– Kepala Dinas: Wensislaus Sedan, S.Pd, M.Si
– Alamat: Jl. Ahmad Yani No. 15, Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT
– Profil Instansi: Dapat dilihat melalui situs resmi Pemkab Manggarai
Wensislaus menutup rilisnya dengan ucapan terima kasih dalam bahasa lokal Manggarai, “Terima kasih ase daku, tabe ite”. ***
Reporter : YT. Editor : AJ










