RUTENG, ISTANA NETIZEN.COM — Pascagempa bumi Flores, Gubernur NTT `Emanuel Melkiades Laka Lena` langsung gerak cepat. Tidak mau penanganan berhenti di masa darurat, Gubernur mengonsolidasikan 3 sektor utama: `Infrastruktur, Kesehatan, dan Pendidikan`.

Konsolidasi dilakukan dalam rapat bersama Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan Provinsi NTT di Kupang, Selasa [2/9/2026].
`“Kita harus serius. Pendataan dan verifikasi harus tuntas agar bantuan perbaikan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih,”` tegas Gubernur Melki.
DATA TERBARU: KERUSAKAN MASIF DI 7 KABUPATEN
Berdasarkan data BPBD NTT per 2 September 2026, dampak gempa sangat besar:
1. Rumah: 99.214 unit rusak. Rinciannya: 26.092 rusak berat, 22.525 rusak sedang, 50.597 rusak ringan
2. Fasilitas Umum: 2.310 sekolah, 654 fasilitas kesehatan, 664 kantor pemerintah, 600 rumah ibadah, dan 6.840 fasilitas umum lainnya terdampak
3. Air Bersih: 36 sarana air bersih mengalami kerusakan
3 ARAHAN PENTING GUBERNUR MELKI:
1. INFRASTRUKTUR: DATA DULU, BARU BANGUN
Gubernur minta Dinas PUPR segera validasi kerusakan jalan, jembatan, irigasi, rumah warga, dan fasilitas umum.
Pemetaan harus jelas berdasarkan kewenangan Provinsi, Kabupaten, dan Pusat agar perbaikan bisa cepat.
Program rumah layak huni untuk warga terdampak juga diminta segera dieksekusi.
2. KESEHATAN: LAYAN HARUS JALAN, TURUN KE PENGUNGSIAN
Meski banyak Puskesmas rusak, pelayanan tidak boleh berhenti.
Fokus utama: anak, ibu hamil, lansia, disabilitas, dan warga di pengungsian.
Tim kesehatan diminta aktif jemput bola, bukan menunggu pasien datang. Waspada penyakit ISPA, diare, DBD, dan hipertensi di pengungsian.
Selain itu, `trauma healing` juga wajib untuk warga dan tenaga kesehatan yang sudah bekerja sejak awal bencana.
3. PENDIDIKAN: SEKOLAH HARUS HIDUP LAGI
Data paling memprihatinkan ada di pendidikan. 2.310 sekolah terdampak. 177.678 siswa dan 21.166 guru/tenaga kependidikan ikut terdampak. Ada 5.521 ruang kelas rusak dan 502 sekolah rusak berat.
Solusi darurat: `Tenda untuk ruang kelas`. Daerah yang butuh harus diprioritaskan.
`“Yang kita pulihkan bukan hanya bangunan sekolah. Kita harus memulihkan anak-anak dan guru. Sekolah harus jadi ruang aman agar anak bisa belajar dan pulih dari trauma,”` kata Gubernur.
DARI TANGGAP DARURAT MENUJU PEMULIHAN
Gubernur Melki menegaskan pemulihan tidak cukup hanya bangun gedung. Kesehatan fisik, mental, dan pendidikan anak juga harus dipulihkan bersama.
Trauma healing akan digerakkan bersama tenaga kesehatan, guru, kampus, tokoh agama, tokoh adat, dan komunitas.
Pemprov NTT memastikan penanganan gempa Flores kini masuk fase pemulihan yang lebih terencana, dengan 3 fokus utama: infrastruktur pulih, layanan kesehatan jalan, dan anak-anak kembali ke sekolah yang aman.
_#AyoBangunNTT #ManggaraiBangkit #FloresPulih_
Reporter: Tim Redaksi Istana Netizen Com
Editor : AJ










