Jakarta, Istana Netizen Com — Polemik soal siapa pembentuk Badan Gizi Nasional akhirnya diluruskan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. BGN ternyata bukan lembaga baru di era pemerintahannya, melainkan warisan dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Dibentuk Jokowi, Dijalankan Prabowo
Badan Gizi Nasional resmi dibentuk Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 yang diundangkan pada 15 Agustus 2024. Jokowi tak menunggu lama. Empat hari berselang, 19 Agustus 2024, Dadan Hindayana langsung dilantik sebagai Kepala BGN pertama di Istana Negara.
Tugas utama BGN disebutkan ada dua: pertama, mengambil alih urusan kerawanan pangan dan gizi dari Badan Pangan Nasional. Kedua, menjadi ujung tombak pelaksanaan program andalan Prabowo-Gibran: Makan Bergizi Gratis untuk pelajar, ibu hamil, dan balita.
Prabowo: “Yang Bentuk Pak Jokowi”
Penegasan datang dari Prabowo sendiri saat HUT ke-17 Partai Gerindra, Februari 2025. Di hadapan kader, Prabowo blak-blakan:
_“Siapa yang membentuk? Siapa yang menandatangani? Yang bentuk adalah Pak Jokowi”_
Pernyataan ini sekaligus mematahkan narasi yang menyebut BGN dibentuk di era pemerintahannya. Prabowo menegaskan, dirinya hanya tinggal menjalankan program yang fondasinya sudah diletakkan Jokowi.
Estafet Kepemimpinan
Sejak dibentuk, BGN sudah 3 kali ganti kepala. Dadan Hindayana menjabat 19 Agustus 2024 – 2 Juni 2026. Digantikan Nanik Sudaryati Deyang 8 Juni – 22 Juli 2026. Kini dipimpin Sudaryono sejak 22 Juli 2026.
BGN berada langsung di bawah Presiden dan bertanggung jawab ke Presiden. Dengan MBG yang kini menyasar jutaan anak sekolah, peran BGN jadi sorotan. Namun soal siapa “arsiteknya”, sejarah mencatat: Jokowi yang bentuk, Prabowo yang jalankan.
Reporter : AJ
Editor : Tim Redaksi Istana Netizen Com














