ISTANANETIZEN.COM, MACANG PACAR — Lahan sekolah yang sebelumnya tidak dimanfaatkan kini disulap menjadi sumber pembelajaran dan ekonomi.
Hal ini dilakukan SDN Haba melalui peluncuran program GEMPUR atau _Gerakan Pembudidayaan Porang_ pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Kegiatan diawali dengan aksi gotong royong yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Guru, peserta didik, hingga orang tua tampak bersama-sama membersihkan lahan di lingkungan sekolah.

SDN Haba berlokasi di Desa Lewat, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat. Flores – Nusa Tenggara Timur (NTT). Sekolah ini termasuk dalam kategori _sekolah sangat terpencil_. Pada Tahun Ajaran 2026/2027, jumlah peserta didik sebanyak 44 orang dengan 6 rombongan belajar. Jumlah guru dan tenaga kependidikan sebanyak 11 orang.
Pembelajaran Kewirausahaan Sejak Dini
Aksi gotong royong dipimpin langsung oleh Plt. Kepala SDN Haba, Yuliana Kurniawati, M.Pd. Lahan yang dibersihkan akan dijadikan “laboratorium hidup” bagi peserta didik.
“Program GEMPUR bukan sekadar kegiatan bercocok tanam. Ini merupakan media pembelajaran kewirausahaan yang nyata bagi siswa. Selain untuk merawat dan mengamankan aset tanah sekolah agar tetap produktif, kami ingin anak-anak belajar mengelola potensi lingkungan menjadi nilai ekonomis,” ujar Yuliana.
Yu, demikian sapaan akrab Yuliana Kurniawati menegaskan :
“Tanah adalah aset berharga sekolah yang harus dijaga dan dirawat secara maksimal. Melalui Program GEMPUR, kami memadukan upaya penataan aset dengan inovasi kewirausahaan di sekolah,” lanjutnya.
Tahap Awal Tanam Jagung dan Ubi Kayu
Untuk tahap awal, lahan tidak langsung ditanami porang. Sekolah menerapkan strategi tumpang sari dengan menanam komoditas pangan lokal berumur pendek, yaitu jagung dan ubi kayu.
Langkah ini diambil agar siswa dapat mengamati secara langsung proses budidaya tanaman berumur pendek sebelum masuk pada budidaya porang yang berjangka panjang.
“Tanaman porang memerlukan usaha ekstra pada awal penanaman, namun efisien dan berbiaya rendah pada tahun-tahun berikutnya. Oleh karena itu, kami mengoptimalkan terlebih dahulu dengan jagung dan ubi kayu,” jelas Yu.
Tiga Tujuan Utama Program GEMPUR
Melalui keterlibatan aktif warga sekolah dan dukungan orang tua peserta didik, Program GEMPUR diharapkan dapat mencapai tiga tujuan utama:
1. Belajar Wirausaha: Menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada peserta didik sejak dini
2. Cinta Lingkungan: Menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan aset sekolah
3. Aset Produktif: Mengoptimalkan lahan sekolah agar memiliki nilai tambah ekonomis
Harapan Sekolah
Pihak SDN Haba berharap program ini dapat menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan sekolah berbasis kewirausahaan di wilayah sekitar.

Selain itu, sekolah juga berharap agar segera mendapatkan akses listrik dari PLN. Dengan adanya listrik, proses pembelajaran dapat dipadukan dengan media digital yang telah disiapkan melalui program digitalisasi pembelajaran.***
Reporter : AJ
Editor : Tim Redaksi Istana Netizen Com











