ISTANANETIZEN.COM, BATU CERMIN — Jelang dua agenda besar, Festival Golo Koe dan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga RT 016 Desa Batu Cermin, Kec.Komofo Kabupaten Manggarai Barat, Flores – Nusa Tenggara Timur ( NTT) menunjukkan komitmen nyata.
Sabtu sore, 1 Agustus 2026, masyarakat menggelar aksi kerja bakti bertajuk “Sabtu Bersih”. Kegiatan dimulai pukul 15.30 WITA dengan titik pembersihan mulai dari kawasan Deker Mahoni hingga sekitar Pater Marsel Agot.

Sasaran kerja bakti meliputi pengangkutan sampah, pencabutan rumput liar, pembersihan semak-semak, serta perapian bahu jalan di lingkungan RT 016.
Gotong Royong Lintas Komunitas
Yang menarik, kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur masyarakat. Tidak hanya warga RT 016, tetapi juga warga Gang Putri Malu, pembina dan penghuni Asrama Putri SMKN 1 Labuan Bajo, serta anak-anak Asrama Pak Paje.

Keterlibatan asrama sekolah menjadi bukti bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya warga sekitar.
Ketua RT 016, Wilhelmus Jepapu yang akrab disapa Pak Mus, mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga RT 016 yang telah bersama-sama mengambil bagian dalam kegiatan kerja bakti Sabtu Bersih sore ini,” ujar Pak Mus.
Dukung Batu Cermin sebagai Desa Bersih
Menurut Pak Mus, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan langsung terhadap program Desa Batu Cermin sebagai desa bersih. Selain itu, lingkungan yang bersih dan rapi juga diharapkan dapat memberikan kesan baik bagi wisatawan yang akan datang pada Festival Golo Koe.

“Keterlibatan masyarakat merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman. Kebersihan lingkungan adalah bagian penting dalam mendukung program Desa Batu Cermin sebagai desa bersih,” jelasnya.
Secara khusus, Pak Mus menyampaikan apresiasi kepada pembina Asrama Putri SMKN 1 Labuan Bajo di bawah pimpinan Ibu Sedis, anak-anak Asrama Pak Paje, serta warga Gang Putri Malu yang telah bergotong royong membersihkan lingkungan masing-masing.
“Semoga ke depan semakin banyak warga yang mengambil bagian dalam kegiatan seperti ini,” tambahnya.
Kebersihan Tanggung Jawab Bersama
Pak Mus menegaskan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah desa atau pengurus RT.
“Kebersihan adalah tanggung jawab seluruh masyarakat. Kami mengharapkan kerja sama seluruh warga untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan,” tutupnya.
Aksi “Sabtu Bersih” ini tidak hanya berdampak pada keindahan lingkungan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut mempererat kebersamaan dan menumbuhkan kembali semangat gotong royong warga dalam menyambut Festival Golo Koe dan perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia***
Reporter : YT
Editor : Tim Redaksi Istana Netizen Com.










