• TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
ISTANANETIZEN.COM
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
ISTANANETIZEN.COM
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Beranda » Koperasi Barak’ Merah Putih: YLBHI Minta Presiden Hentikan Segera

Koperasi Barak’ Merah Putih: YLBHI Minta Presiden Hentikan Segera

Nilai Program Khianati Prinsip, Ancam Ruang Hidup Warga

Istana Netizen by Istana Netizen
Agustus 7, 2026
in HUKUM DAN KRIMINAL, NASIONAL
0
Koperasi Barak’ Merah Putih: YLBHI Minta Presiden Hentikan Segera

Gambar hanya ilustrasi versi Media Istana Netizen

0
SHARES
116
VIEWS

ISTANA NETIZEN.com, JAKARTA — Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia / YLBHI mendesak Presiden mengevaluasi total dan menghentikan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih / KDMP-KKMP.

Gambar hanya ilustrasi versi Media Istana Netizen

Dalam siaran pers 7 Juli 2026, YLBHI menyebut program tersebut sebagai _’koperasi barak’_ yang dibentuk dari atas, membebani desa, dan menyeret TNI ke urusan ekonomi sipil.

BACAJUGA

BREAKING: Amakaka Menggema – Servasius Bengaman Daftar di Ruteng, Barisan PKF Tembus 54 Orang!

LEMBATA RESMI PUNYA KOMANDO! 8 Pejuang PKF Lewoleba Kantongi Mandat P4KF!

P4KF Dengar Jeritan Flores: Geothermal Ditolak, Energi Matahari, Angin & Arus Laut Jadi Jalan Mandiri Provinsi Kepulauan Flores!

_”Program ini memperlihatkan watak sebaliknya: dibentuk dari atas, dibiayai dengan skema yang berpotensi membebani desa, disambungkan dengan proyek fisik berskala besar, mengancam ruang hidup warga, dan menyeret perangkat militer ke dalam urusan ekonomi sipil,”_ tegas YLBHI.

Koperasi Tidak Lahir dari Komando

YLBHI mengingatkan koperasi harus lahir dari kehendak bebas warga dan dikendalikan demokratis oleh anggotanya.

Pembentukan serentak dan desain seragam dari pusat disebut YLBHI lebih menyerupai _proyek negara yang meminjam nama koperasi_.

_”Prinsip koperasi menempatkan anggota sebagai pusat. Koperasi harus sukarela, terbuka, demokratis, mandiri, dan dikendalikan oleh anggotanya sendiri. Ini bukan sekadar urusan administratif. Inilah roh koperasi,”_ ujar YLBHI.

Bertentangan dengan Bung Hatta dan Putusan MK

YLBHI merujuk pemikiran Mohammad Hatta dan Putusan MK Nomor 28/PUU-XI/2013 yang menegaskan koperasi harus _bottom-up, bukan top-down_.

_”Dengan ukuran itu, Program KDMP/KKMP jelas berdiri di sisi yang keliru. Ia lebih bertumpu pada negara, BUMN, skema pembiayaan bank, proyek fisik, dan rantai komando birokrasi-militer daripada pada kedaulatan anggota koperasi,”_ kata YLBHI.

Skema Pembiayaan Mengikat Desa

YLBHI menyoroti PMK Nomor 15 Tahun 2026 Pembiayaan bank untuk gerai dan gudang KDMP maksimal Rp3 miliar per unit, bunga 6% per tahun, tenor 72 bulan. Angsuran dibayar lewat DAU/DBH atau Dana Desa.

_”Desa berpotensi hanya menjadi alamat proyek, sementara beban fiskal dan risiko gagal bayar diturunkan ke desa. Ketika Dana Desa diarahkan secara seragam untuk membiayai proyek pusat, otonomi desa sedang digerus,”_ tegas YLBHI.

Ancam Ruang Hidup Warga

YLBHI mencatat pembangunan gerai KDMP memicu penolakan karena menggunakan lahan ruang bersama: lapangan desa, sarana olahraga, area sekolah, hingga tanah warga.

Contohnya:
1. Tasikmalaya: Diduga mengambil lahan warga tanpa ganti rugi jelas.
2. Pati: Warga tolak gerai di lapangan desa dan menguruk kembali galian fondasi.
3. Kukar: Rencana gerai di lapangan sepak bola dibatalkan setelah protes.
4. Blitar & Ende: Pembangunan KDMP berbenturan dengan area sekolah.

_”Tanah warga, sekolah, lapangan desa, fasilitas sosial, dan ruang hidup warga bukan cadangan lahan murah untuk mengejar target politik pemerintah pusat,”_ kata YLBHI.

Bayang-bayang Militerisme dan Kematian Peserta

YLBHI mengkritik pelibatan TNI dan pelatihan calon manajer koperasi bercorak militer 45 hari: 30 hari latihan militer, 15 hari substansi koperasi. Biaya Rp45 juta per peserta.

YLBHI mengecam keras meninggalnya 5 peserta calon manajer KDMP dan Koperasi Nelayan Merah Putih.

_Kematian” para peserta ini tidak boleh diperlakukan sebagai insiden administratif biasa. Negara harus bertanggung jawab penuh,”_ tegas YLBHI.

12 Desakan YLBHI ke Negara

1. Presiden evaluasi total KDMP/KKMP dan hentikan pendekatan komando.
2. Cabut/revisi PMK 15/2026 yang jadikan Dana Desa, DAU/DBH sebagai bayar proyek.
3. Hentikan pelibatan TNI dalam koperasi dan ekonomi desa.
4. Hentikan pelatihan bercorak militer bagi calon manajer.
5. Komnas HAM, Ombudsman, DPR investigasi* kematian peserta.
6. BPK, KPK audit anggaran, pengadaan, dan pembangunan fisik.
7. Hentikan pembangunan di atas tanah warga, sekolah, lapangan desa, tanah adat.
8. Buka seluruh dokumen lokasi, status lahan, musdes, RAB, kontrak.
9. Pulihkan hak warga terdampak: hentikan proyek, kembalikan lahan, ganti rugi adil.
10. Periksa dugaan maladministrasi dan pelanggaran hak.
11. Kembalikan koperasi pada Pasal 33 UUD 1945, Putusan MK, dan pikiran Bung Hatta.
12. Perkuat koperasi dari bawah lewat pendidikan dan akses pasar adil.

Penutup

_”Koperasi yang dibangun dengan komando bukan koperasi. Koperasi yang dikendalikan oleh negara, perusahaan, atau struktur militer bukan koperasi. Program KDMP/KKMP hari ini adalah proyek kekuasaan yang menumpang pada nama baik koperasi,”_ tutup YLBHI.***

Reporter: Tim Redaksi Istana Netizen
Editor: AJ

Tags: `Dana Desa``Hak Asasi``KKMP``Koperasi Desa Merah Putih``Mahkamah Konstitusi``Otonomi Desa``TNI`KDMP`PMK 15 2026`YLBHI`
Previous Post

CAMAT BOLENG BONGKAR: DANA KDMP 11 DESA DIPOTONG 60%, TAPI TRANSPARANSI NOL BESAR

Next Post

EDITORIAL ISTANA NETIZEN.COM “KDMP 60% DANA DESA TERPOTONG, 7 GEDUNG HILANG: ADA APA DI MANGGARAI BARAT?”

Istana Netizen

Istana Netizen

POSTERKAIT

BREAKING: Amakaka Menggema – Servasius Bengaman Daftar di Ruteng, Barisan PKF Tembus 54 Orang!

BREAKING: Amakaka Menggema – Servasius Bengaman Daftar di Ruteng, Barisan PKF Tembus 54 Orang!

Oktober 27, 2026
LEMBATA RESMI PUNYA KOMANDO! 8 Pejuang PKF Lewoleba Kantongi Mandat P4KF!

LEMBATA RESMI PUNYA KOMANDO! 8 Pejuang PKF Lewoleba Kantongi Mandat P4KF!

Oktober 27, 2026
P4KF Dengar Jeritan Flores: Geothermal Ditolak, Energi Matahari, Angin & Arus Laut Jadi Jalan Mandiri Provinsi Kepulauan Flores!

P4KF Dengar Jeritan Flores: Geothermal Ditolak, Energi Matahari, Angin & Arus Laut Jadi Jalan Mandiri Provinsi Kepulauan Flores!

Oktober 27, 2026
Gila! Flores Duduk di Atas Rp 13,5 Triliun – Tapi Masih Minta DAU? Ini Jawabannya!

Gila! Flores Duduk di Atas Rp 13,5 Triliun – Tapi Masih Minta DAU? Ini Jawabannya!

Oktober 27, 2026
Petani Flores Nekat ke Istana! Dobrak Kantor KSP Moeldoko di Jakarta

Petani Flores Nekat ke Istana! Dobrak Kantor KSP Moeldoko di Jakarta

Oktober 27, 2026
No.53 DARI LEWOTANA: Eustakius Suban – Laskar Lebatukan Lembata Gabung P4KF!

No.53 DARI LEWOTANA: Eustakius Suban – Laskar Lebatukan Lembata Gabung P4KF!

Oktober 26, 2026
Next Post
EDITORIAL ISTANA NETIZEN.COM “KDMP 60% DANA DESA TERPOTONG, 7 GEDUNG HILANG: ADA APA DI MANGGARAI BARAT?”

EDITORIAL ISTANA NETIZEN.COM "KDMP 60% DANA DESA TERPOTONG, 7 GEDUNG HILANG: ADA APA DI MANGGARAI BARAT?"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

BREAKING: Amakaka Menggema – Servasius Bengaman Daftar di Ruteng, Barisan PKF Tembus 54 Orang!

BREAKING: Amakaka Menggema – Servasius Bengaman Daftar di Ruteng, Barisan PKF Tembus 54 Orang!

Oktober 27, 2026
LEMBATA RESMI PUNYA KOMANDO! 8 Pejuang PKF Lewoleba Kantongi Mandat P4KF!

LEMBATA RESMI PUNYA KOMANDO! 8 Pejuang PKF Lewoleba Kantongi Mandat P4KF!

Oktober 27, 2026
P4KF Dengar Jeritan Flores: Geothermal Ditolak, Energi Matahari, Angin & Arus Laut Jadi Jalan Mandiri Provinsi Kepulauan Flores!

P4KF Dengar Jeritan Flores: Geothermal Ditolak, Energi Matahari, Angin & Arus Laut Jadi Jalan Mandiri Provinsi Kepulauan Flores!

Oktober 27, 2026
Gila! Flores Duduk di Atas Rp 13,5 Triliun – Tapi Masih Minta DAU? Ini Jawabannya!

Gila! Flores Duduk di Atas Rp 13,5 Triliun – Tapi Masih Minta DAU? Ini Jawabannya!

Oktober 27, 2026
Petani Flores Nekat ke Istana! Dobrak Kantor KSP Moeldoko di Jakarta

Petani Flores Nekat ke Istana! Dobrak Kantor KSP Moeldoko di Jakarta

Oktober 27, 2026
No.53 DARI LEWOTANA: Eustakius Suban – Laskar Lebatukan Lembata Gabung P4KF!

No.53 DARI LEWOTANA: Eustakius Suban – Laskar Lebatukan Lembata Gabung P4KF!

Oktober 26, 2026

BERITA TERPOPULER

  • Mohon Doa dan Bantuan: Adik Jeksel Terbaring Lemah Melawan Tumor  di Rumah Sakit, Keluarga Berharap Mukjizat dan Uluran Kasih

    Mohon Doa dan Bantuan: Adik Jeksel Terbaring Lemah Melawan Tumor  di Rumah Sakit, Keluarga Berharap Mukjizat dan Uluran Kasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Skandal di Polres Manggarai? PMKRI Ruteng Bongkar Dugaan Oknum Suruh Cuci Jaket Restina Tija, Forensik HP Dijadikan Alasan Gempa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BREAKING! SK HK/72/2026 TERBIT – MATIM RESMI TRANSISI DARURAT KE PEMULIHAN GEMPA M7,7

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JANGAN SALAH FOKUS! Bivitri Ungkap Gugatan Ijazah Wapres Bukan Soal Tamat SMA atau Tidak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAH DUA KABUPATEN! MABAR & NAGEKEO SIAP BIAYAI PROVINSI FLORES 3 TAHUN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KATEGORI

  • BERITA
  • DAERAH
  • GAYA HIDUP
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
  • NASIONAL
  • OPINI
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In