ISTANA NETIZEN.com – Pemerintah pusat kembali menegaskan komitmen menutup kebocoran subsidi. Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh penyaluran barang subsidi tidak lagi diperdagangkan bebas, melainkan harus melalui Koperasi Desa Merah Putih.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam agenda resmi dan langsung viral di media sosial. Dalam video yang beredar, Prabowo menekankan subsidi rakyat harus sampai ke tangan yang benar-benar berhak.
3 ALASAN KENAPA HARUS LEWAT KOPDES
1. TEPAT SASARAN, TIDAK DINIKMATI ORANG KAYA
Selama ini LPG 3kg, beras SPHP, dan pupuk subsidi sering bocor ke restoran, kebun besar, bahkan diekspor. Dengan sistem Kopdes, data penerima diambil langsung dari desa. Yang tidak berhak, tidak akan dapat.
2. POTONG RANTAI TENGKULAK
Kopdes akan jadi satu pintu distribusi di desa. Harga jual bisa lebih murah karena tidak ada lagi calo dan tengkulak yang menaikkan harga. Warga beli langsung di koperasi milik desanya sendiri.
3. TRANSPARAN DAN BISA DIAWASI
Setiap transaksi di Kopdes wajib tercatat digital. Warga bisa mengawasi. Pemerintah pusat juga bisa memantau real-time. Ini untuk memastikan uang negara Rp ratusan triliun benar-benar dirasakan rakyat kecil.
TANTANGAN DI LAPANGAN
Kebijakan ini baru akan efektif jika Kopdes di 80 ribu desa benar-benar jalan. Perlu SDM pengurus yang jujur, gudang yang layak, dan sistem digital yang tidak ribet. Jika tidak, dikhawatirkan akan muncul “tengkulak baru” berkedok koperasi.
PENUTUP
Langkah Prabowo ini adalah jawaban atas keluhan puluhan tahun: subsidi habis di tengah jalan.
Kini bola ada di desa. Kuat atau tidaknya Kopdes, akan menentukan berhasil atau tidaknya misi “subsidi untuk rakyat”.
Penulis : YT
Editor : AJ











