Istana Netizen.com, Labuan Bajo —
Belum genap 24 jam gempa M7,7 guncang Flores, Labuan Bajo langsung berubah jadi posko nasional.
Minggu 16 Agustus 2026, _Menko PMK Pratikno_ memimpin Rapat Koordinasi penanganan bencana di Manggarai Barat. Yang dikumpulkan bukan kaleng-kaleng. Satu meja isinya menteri, kepala lembaga, Pangdam, Kapolda, sampai BUMN.
Hadir _Mendagri Tito Karnavian_, _Menteri PU Dody Hanggodo_, _Kepala BNPB Suharyanto_, _Kepala Basarnas Mohammad Syafii_, _Wamensos Agus Jabo Priyono_, dan _Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus_.
Dari unsur daerah dan keamanan: _Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena_, _Ketua DPRD NTT Emelia Julia Nomleni_, _Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto_, _Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko_, dan tuan rumah _Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi_. Kepala daerah dari Nagekeo dan wilayah terdampak lain juga ikut.

BUMN turun semua. _Dirut PLN Darmawan Prasodjo_, _Dirut Telkom Dian Siswarini_, _Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri_ wajib lapor soal listrik, sinyal, dan BBM.
_Agenda utamanya cuma 3:_ Data kerusakan, kondisi korban, dan siapa kerjaikan apa.
Tidak kelamaan di ruangan. Usai rakor, _Menko Pratikno langsung pecah tim_. Rombongan berpencar meninjau daerah terdampak di Flores.
Pesannya jelas: koordinasi di Labuan Bajo, eksekusi di lapangan.
Rakor masih berlangsung saat berita ini ditulis.***
Reporter : YT
Editor : AJ











