Istana Netizen.com, Jakarta –
Badan Nasional Penanggulangan Bencana / BNPB merilis data terbaru penanganan darurat Gempa Bumi M7,7 di Kab. Nagekeo, NTT. Data per Selasa, 18 Agustus 2026 Pukul 18.00 WIB.
Gempa yang terjadi pada 15 Agustus 2026 Pukul 04.58 WIB* ini berdampak luas hingga 3 Provinsi, 9 Kabupaten, dan 1 Kota di wilayah Indonesia Timur.
DATA KORBAN GEMPA NAGEKEO
Berdasarkan infografis resmi BNPB:
1. Meninggal Dunia70 Orang
2. Luka-luka 1.182 Orang
3. Mengungsi: 40.040 Orang
4. KK Terdampak: 16.411 KK

STATUS DARURAT DI NTT DIPERPANJANG
Pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap darurat dengan jadwal berbeda:
– Kab. Manggarai: Darurat Bencana 15 Agustus – 13 November 2026
– Kab. Manggarai Timur: Siaga Darurat 15 Agustus – 4 September 2026
– Kab. Manggarai Barat: Tanggap Darurat 15 – 28 Agustus 2026
– Kab. Ngada Tanggap Darurat 15 Agustus – 15 September 2026
– Kab. Sikka: Tanggap Darurat 15 – 28 Agustus 2026
– Kab. Nagekeo: Pernyataan Bencana
– Kab. Ende 15 – 29 Agustus 2026
Lokasi episentrum gempa berada di wilayah Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Pulau Flores.
BNPB terus berkoordinasi dengan TNI, Polri, Pemda, dan relawan untuk percepatan distribusi bantuan, pendirian dapur umum, dan layanan kesehatan di titik pengungsian.
Masyarakat diimbau tetap waspada gempa susulan dan hanya mengikuti informasi resmi dari @bnpb_indonesia dan @InfoBencanaBNPB.
Reporter: Tim IstanaNetizen
Editor : AJ











