ISTANA NETIZEN.com, RUTENG – Enam hari pasca gempa M7.7, warga Kampung Ting, Desa Satar Ngkeling, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai masih bertahan di tenda darurat buatan sendiri.

Lewat surat terbuka yang dikirim ke WhatsApp Group _Monitoring Pembangunan Manggarai (MPM)_ Kamis, 20 Agustus 2026, mereka memohon bantuan segera dari Pemkab Manggarai.
Surat itu ditujukan langsung kepada Bupati Manggarai Herybertus Nabit dan Kepala BPBD Kabupaten Manggarai.
Isi Surat: Rumah Hancur, Belum Ada Bantuan
Perwakilan warga, Paulus Hadir, menuliskan kondisi yang “sangat memprihatinkan” di desanya.
Poin utama dalam laporan warga:
1. Gempa Susulan Warga masih merasakan guncangan susulan yang memicu kepanikan dan trauma mendalam
2. Kerusakan Parah Mayoritas rumah warga rusak parah hingga hancur total. Belum termasuk yang rusak sedang dan ringan
3. Kondisi Pengungsian: Warga terpaksa berlindung di kamp/tenda sederhana dari bahan seadanya yang tidak layak dan tidak aman
4. Ketiadaan Bantuan: “Hal yang paling menyedihkan bagi kami adalah belum ada satupun bantuan dari pemerintah yang menyentuh desa kami,” tulis Paulus
Mohon Bantuan Darurat Merata
Warga Satar Ngkeling meminta keadilan dan kebijaksanaan Pemkab agar bantuan darurat segera didistribusikan secara merata.
Bantuan yang paling mendesak: tenda layak, makanan, air bersih, dan obat-obatan.
“Kami sangat menantikan kehadiran dan uluran tangan Bapak di Satar Ngkeling,” demikian penutup surat tersebut.
Wae Ri’i Zona Prioritas, Tapi Distribusi Tersendat?
Sebelumnya Bupati Herybertus Nabit dalam konferensi pers menyebut 6 kecamatan wilayah utara sebagai prioritas, termasuk Wae Ri’i Posko utama wilayah utara juga sudah didirikan di Reo.
Hingga berita ini diterbitkan, Pemkab Manggarai mencatat sudah menyalurkan 31 ton beras + sembako ke 11 kecamatan terdampak, dan menambah 50 ton beras mulai 20 Agustus.
Namun laporan dari Satar Ngkeling ini menunjukkan masih ada desa-desa yang belum tersentuh bantuan.
Tanggapan Ditunggu
Warga berharap surat terbuka ini bisa mempercepat distribusi bantuan ke titik-titik terjauh yang belum terjangkau.
“Atas perhatian dan tindakan cepat dari Bapak, kami ucapkan terima kasih,” tutup Paulus Hadir mewakili warga Satar Ngkeling.
Reporter: Tim IstanaNetizen Ruteng
Editor: AJ










