ISTANA NETIZEN.com, LABUAN BAJO – Penyaluran bantuan untuk korban gempa M7.7 di Desa Waka, Kecamatan Pacar , Kabupaten Manggarai Barat, Flores – NTT, terus berlanjut. Berdasarkan data terbaru dari Sekretaris Desa Waka Paskalis Jehamit, total ada 43 warga di 3 dusun yang menerima bantuan dari Pemkab Manggarai Barat.
Pernyataan Resmi Pemerintah Desa Waka
Sekdes Waka Paskalis Jehamit menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah.

“Saya mewakili pemerintah desa menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Pemerintah Kecamatan Pacar, sehingga dengan hadirnya bantuan tersebut bisa meringankan Bapak/Ibu yang terdampak bencana gempa khususnya di Desa Waka yaitu Dusun Puing, Murung, Rantak,” ujar Paskalis Jehamit kepada Redaksi http://IstanaNetizen.com, Kamis sore 20 Agustus 2026.
Rincian Penerima per Dusun
“Data yang kami terima dan salurkan, total penerima ada 43 orang,” jelas Sekdes.
Rinciannya:
1. Dusun Puing: 23 orang
2. Dusun Murung: 10 orang
3. Dusun Rantak: 10 orang
Penjelasan Penyaluran Tahap 1: Beras Prioritas
Karena keterbatasan stok, penyaluran beras dilakukan secara prioritas kepada warga mengungsi.
“Bantuan pertama: beras 21 karung dengan berat 10 kg / karung.
1. Dusun Puing: 10 orang
2. Dusun Murung: 5 orang
3. Dusun Rantak: 6 orang.
Catatan: karena ketersediaan beras tidak cukup maka prioritas KK yang mengungsi dari rumah / tidur di tenda,” jelas Sekdes Paskalis.
Rincian Bantuan 2 Tahap
Rabu, 19 Agustus 2026:
– Beras 10 kg per orang untuk 21 KK prioritas pengungsi tenda
Kamis, 20 Agustus 2026:
Seluruh 43 orang menerima:
– Telur ayam 10 butir per orang
– Indomie 9 bungkus per orang
– Susu Milo kotak kecil 3 bungkus per orang
Apresiasi Warga
Yose Martini, warga terdampak Dusun Puing juga menyampaikan terima kasih.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dari Pemdes Waka, Camat Pacar Bapak Ferdy Pelong, Bupati Mabar, Gubernur NTT, dan Presiden RI. Bantuan ini sangat membantu,” ungkapnya.
Camat Pacar Ferdy Pelong terus berkoordinasi agar bantuan selanjutnya bisa merata ke seluruh 43 KK terdampak.***
Reporter: Tim IstanaNetizen Mabar
Editor: AJ










