ISTANA NETIZEN.com, BORONG – Hingga hari kelima pasca gempa M7.7, Kampung Serise, Desa Satarpunda, Manggarai Timur, Flores – NTT masih “belum tersentuh” bantuan.
Tidak ada sekarung beras pun yang mampir. Tidak ada susu untuk anak. Tidak ada obat.
Jeritan itu disampaikan warga dalam video yang viral Kamis, 20 Agustus 2026.
“Kami Belum Dapat Apa-Apa”
Puluhan ibu dan anak tampak duduk di bawah terpal biru. Wajah mereka lelah dan cemas.
“Kami minta tolong. Minta bantuan mulai dari awal gempa bumi sampai sekarang kami susah. Makanan belum ada,” kata seorang warga.
Puncak kekecewaan warga:
“Biar helikopter terbang keliling tetapi tidak ada satu-satu makanan di sini”
Kondisi makin parah. Air sumur keruh. Anak-anak lemas. Obat yang diberikan pun dinilai tidak tepat.
“Obat sakit pinggang dikasih untuk sakit perut. Apakah itu layak untuk kami minum?”
Seruan Langsung ke Presiden
Warga tidak lagi bisa menunggu. Mereka menyebut nama Presiden Prabowo.

“Kami minta tolong untuk Presiden Prabowo. Jangan hanya tidur. Kalau ada beras itu di camat itu tolong kasih keluar semua,” pinta warga.
Kontras Nyata
Sementara di Desa Waka, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat/Mabar, 43 warga sudah menerima bantuan lengkap sejak 19 Agustus.
Di Serise, Manggarai Timur: NOL.
“Mereka masih menunggu uluran tangan,” tulis @katolik_terkini dalam unggahannya.
Hingga berita ini diterbitkan, Pemkab Manggarai Timur belum memberikan keterangan terkait keterlambatan bantuan di Kampung Serise.***
Reporter: Tim IstanaNetizen
Editor: AJ










