ISTANA NETIZEN.com, SIKKA – Kerusakan akibat gempa Flores 15 Agustus 2026 di Kabupaten Sikka cukup serius.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena bersama Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dan Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menggelar rapat koordinasi di Pos Komando Tanggap Darurat Sikka, Malam Minggu, 23 Agustus 2026, untuk mempercepat penanganan.
DATA KERUSAKAN DI SIKKA
Hingga Minggu, 22/8/2026 tercatat:
1. Rumah Warga 3.942 unit rusak. Rinciannya: 854 rusak berat, 824 rusak sedang, 2.264 rusak ringan.
2. Fasilitas Umum: Sekolah, fasilitas kesehatan, gedung pemerintahan, rumah ibadah, jaringan air bersih, sanitasi, jalan dan jembatan juga terdampak.
3. Cakupan: 21 kecamatan terdampak dengan sekitar 352 ribu jiwa merasakan dampak gempa.
LANGKAH CEPAT PEMERINTAH
Dalam rapat tersebut disepakati beberapa langkah prioritas:
1. Perbaikan Jalan Vital Rp810 Miliar
Kementerian PU menyiapkan anggaran sekitar Rp 810 miliar untuk rehabilitasi dan rekonstruksi 155 kilometer jalan. Fokus khusus: jalur utara Flores yang menghubungkan Nagekeo – Ende – Sikka karena sangat vital untuk mobilisasi bantuan. Sejumlah ruas mengalami kerusakan dan terancam putus.
2. Tanggap Darurat Rp100 Miliar
Dana sekitar Rp100 miliar disiapkan untuk penanganan tanggap darurat.
3. Percepatan Asesmen
Asesmen bangunan pemerintah, fasilitas kesehatan dan sekolah dipercepat agar masyarakat tahu bangunan mana yang aman digunakan. Asesmen rumah warga juga dilibatkan tenaga ahli, mahasiswa dan tenaga terlatih yang diberi pelatihan singkat.
4. Hunian Sementara (Huntara)
Gubernur Melki mendorong pembangunan *hunian sementara* bagi warga yang rumahnya rusak berat, agar tidak terlalu lama tinggal di tenda pengungsian.
5. Air Bersih untuk Palue
Khusus Pulau Palue, kebutuhan air bersih jadi perhatian serius. Banyak bak penampungan air hujan retak akibat gempa. Distribusi air minum harus segera diperkuat.
“Penanganan ini harus cepat, tepat dan terkoordinasi. Pemerintah hadir untuk memastikan keselamatan warga, membuka kembali akses yang terganggu, memenuhi kebutuhan dasar, serta mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat Flores,” tegas Gubernur Melki.***
Reporter : Tim Istana Netizen
Editor : AJ










