ISTANA NETIZEN.com, KUPANG – Pemerintah pusat dikabarkan menyiapkan Rp 20 miliar khusus untuk penanganan korban gempa Flores di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
Kabar itu dibenarkan Bonifasius Burhanus Anggota DPRD NTT Fraksi Partai Gerindra, Senin 24 Agustus 2026
APRESIASI UNTUK PRESIDEN PRABOWO
Boni Burhanus menyampaikan rasa syukur atas perhatian cepat dari pemerintah pusat.

“Tentu kita merasa bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah pusat, terlebih khusus kepada Presiden Bapak Prabowo Subianto yang memberikan perhatian terhadap korban gempa di wilayah Manggarai,” kata Boni dilansir DetakPasifik.com, Senin 24 Agustus 2026.
Menurutnya, Manggarai adalah salah satu wilayah dengan dampak paling parah akibat gempa M7.7 tanggal 15 Agustus lalu. Karena itu, bantuan ini dinilai penting untuk mempercepat pemulihan warga.
PESAN KERAS: VALIDASI DATA HARGA MATI
Di balik kabar baik itu, Boni menitipkan pesan keras. Ia sudah berkomunikasi langsung dengan Bupati Manggarai agar segera membedah dan memvalidasi data korban.
“Ya, saya sudah koordinasi dengan Pak Bupati agar memiliki data yang valid dan benar agar jika bantuan pemerintah pusat itu telah masuk, penerima manfaatnya benar-benar tepat. Bukan karena faktor lainnya,” tegasnya.
Menurut Boni, validasi data mutlak dilakukan agar anggaran sebesar Rp20 miliar tidak salah sasaran dan benar-benar sampai ke keluarga yang rumahnya rusak akibat gempa.
FRAKSI GERINDRA DIKEBIRI UNTUK MENGAWAL
Boni juga meminta Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Manggarai turun tangan mengawal penggunaan anggaran.
“Saya juga sudah komunikasi dengan fraksi di kabupaten agar turut mengawal penggunaan anggaran ini,” katanya.
Pengawalan ini penting agar setiap rupiah dari bantuan pusat bisa dipertanggungjawabkan dan digunakan murni untuk kepentingan korban.
MASIH MENUNGGU JUKNIS RESMI
Hingga saat ini, informasi Rp 20 miliar tersebut masih berupa kabar yang diterima Boni. Detail mekanisme, jadwal penyaluran, dan bentuk penggunaan anggaran masih menunggu petunjuk resmi dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah.***
Reporter: Tim Istana Netizen_
Editor: AJ










