Beranda » PIUS RENGKA: TEMAN DEKAT PRABOWO LEMPAR SAMPAH BUSUK KE WAJAH PRESIDEN
KUPANG, ISTANA NETIZEN.COM– Pengamat politik asal NTT, Pius Rengka, menilai kebaikan Presiden Prabowo Subianto justru dimanfaatkan oleh sejumlah orang dekat yang kini duduk di posisi strategis pemerintahan.

“Presiden Prabowo Subianto itu orang baik. Salah satu bukti relevan Beliau orang baik ialah ketika Beliau mempekerjakan semua teman baiknya di posisi penting penyelenggara negara,” kata Pius dalam keterangan tertulisnya, Rabu 10/6.
Namun, menurut Pius, kebaikan itu dibayar mahal.
“Cilakanya, para temannya ini ada di antaranya yang culas, lapar, serakah, tamak dan bertabiat buruk. Mereka cenderung gemar melakukan aneka perbuatan tercela. Dan, tidak malu,” ujarnya.
Akibatnya, citra Presiden jadi korban.
“Pada tafsiran terbatas, sesungguhnya akumulasi perbuatan tercela para teman itu serupa dengan melempar sampah busuk ke wajah Presiden Prabowo Subianto,” tegas Pius.
MBG dan Agenda Tersembunyi di Balik Kebaikan
Pius menunjuk kasus tiga petinggi struktural MBG sebagai contoh nyata. “Memang berguna kehendak baik menolong teman itu baik dan perlu, tetapi para teman baik itu tidak sanggup mengelola kehendak dagingnya sendiri. Kemauan daging yang telah busuk berulat dengan penyakit serakah,” katanya.
Ia menduga ada motif lain.
“Para teman baik ini ternyata memiliki agenda tersembunyi. Agenda itu tidak atau belum diketahui Presiden,” ungkap Pius.
Jaringan itu, kata dia, sudah menjalar ke daerah.
“Kelompok culas itu tersebar luas sampai ke daerah juga. Saya lihat fenomena ini berbahaya karena jaringan kaum busuk ini meluas hingga ke daerah. Mereka menimpakan beban moral kepada Presiden Prabowo Subianto,” jelasnya.
Menurut Pius
“Sesungguhnya mereka justru tidak menolong Presiden Prabowo. Mereka malah menghina Prabowo meskipun mereka diakui sebagai teman dekat Beliau,” tambah Pius.
Rangkap Jabatan Tanpa Keahlian
Pius juga mengkritik rangkap jabatan yang diberikan ke lingkar dalam Presiden.
“Presiden Prabowo pun memberi pangkat dan tugas berlapis kepada para orang dekatnya. Mereka merangkap jabatan,” ujarnya.
Persoalannya, kata Pius, kompetensi tidak sejalan.
“Terkesan rangkap jabatan itu tidak paralel dengan keahliannya. Tetapi, para teman ini pun tidak sanggup menolak. Itulah sejenis sikap sopan santun yang diletakkan tidak pada tempatnya,” tegasnya.
Jika tak segera dibenahi, Pius khawatir Presiden kena getahnya.
“Jika situasi ini tidak segera dikendalikan dengan tepat atau tidak ada resolusi konflik yang pas, dikhawatirkan Presiden Prabowo Subianto menerima limpahan distrust,” katanya.
Saatnya Tega Pecat yang Cacat Moral
Meski bakal kecewa, Pius yakin Prabowo akan bertindak.
“Saya ingin Prabowo Subianto tetap kuat, tentu saja, kecewa berat. Tetapi, saya yakin sebagai orang baik Prabowo Subianto akan cukup tega menggantikan semua teman yang tidak becus secara profesional dan tidak layak moral,” ujarnya.
Ia menegaskan Presiden tak boleh dikelilingi orang bermasalah.
“Presiden Prabowo Subianto tidak boleh dikelilingi orang-orang busuk, cacat moral, cacat kepribadian,” kata Pius.
Jalan keluarnya jelas.
“Maka jalan terbaik, ialah carilah dengan kerinduan untuk menemukan orang profesional ideologis meskipun mereka bukanlah teman baik,” pungkasnya.
Penulis / Editor : Tim Redaksi Istana Netizen
Copyright © 2025 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by PT Rumah Media Cyber.