• HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
ISTANANETIZEN.COM
Advertisement
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
No Result
View All Result
ISTANANETIZEN.COM
No Result
View All Result
Home LAINNYA

Proaktif Dua Tokoh Bali Keturunan NTT

Tim Redaksi Istana Netizen by Tim Redaksi Istana Netizen
Desember 9, 2025
in LAINNYA
0 0
0
Proaktif Dua Tokoh Bali Keturunan NTT
0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ISTANA NETIZEN.COM – Hari ini, Selasa, 9 Desember 2025. Ada kabar sedikit melegakan hati kecil. Dua tokoh Bali keturunan NTT, Bung Yusdi Diaz, dan Bung Ardy Ganggas, turun gunung. Dua patron Flobamora ini merapat ke Polresta Denpasar. Sejumlah polisi berseragam unit lalu lantas menyambut kedatangan Bung Yusdi dan Bung Ardy.

Urusannya bukan tanpa alasan. Kali ini pasti spesial. Gara-gara ada kabar tak sedap sebelumnya. Seperti tergambar dalam konten sebuah video viral di media sosial.

Di video berdurasi 20 detik itu tampak seorang anak muda berlagak sok jagoan saat mengemudikan sepeda motor. Tanpa mengenakan helm bersama ranmor yang mati masa berlaku samsatnya.

Jagat medsos di Bali seakan menyala. Konten itu seperti membakar amarah netizen. Isi komentar tumpah ruah dengan sumpah serapah.

Sang pengendara ugal-ugalan tadi akhirnya dicokok polisi. Temponya tak perlu makan lama, bahkan kurang sehari. Beberapa jam setelah kejadian akhirnya oknum tadi pun digelandang ke polresta.

Bung Yusdi dan Bung Ardy pagi tadi merapat ke polresta. Ini real sikap proaktif atas langkah polisi. Ini barang pasti ada urusan dengan laku ugal-ugalan si oknum pengendara tersebut.

Jagat medsos mencolok menuding sejumlah hal. Bukan hanya kelakuannya yang bikin gerah di jalan raya. Kelakuan yang tampak di video ‘menyerang’ seorang petugas lantas. Lebih dari itu juga nyaris menabrak mobil yang datang dari arah berlawanan.

Sekali lagi, reaksi netizen bukan soal itu semata. Daerah asal si pengendara juga disorot ekstrem di medsos. Sejumlah netizen menyebut lugas asalnya dari NTT. Sebagian besar cenderung memakai semacam kias berbahasa Bali. Bidiknya sama saja hendak secara terang mengarahkan atensi publik ke daerah asal si pengendara.

Tak pelak daerah asal pengendara itu akhirnya terkuak. Makanya, tak heran Bung Yusdi dan Bung Ardy gercep alias gerak cepat merapat ke polresta.

Saya tergerak membuat catatan ringan kedua usai menonton konten video peristiwa menyebalkan itu semalam. Narasi kemarin berisi sesal dan prihatin atas kejadian yang memviral di medsos.

Kali ini catatan saya berisi apresiasi untuk quick respons dua tokoh Flobamora tersebut. Datang pagi-pagi ke polresta itu jauh lebih baik ketimbang ‘nggrundel’ di medsos semata. Ini kongkret. Saya pastikan ini bukan dibuat-buat.

Pasti ada sejumput hal nyata terkonfirmasi dari sahabat petugas di polresta. Tetapi, saya tentu tak menyentuh soal apa hasil komplet dari kunjungan dadakan duet Bung Yusdi dan Bung Ardy.

Saya hanya ingin melugaskan, bahwa tokoh dan warga Bali keturunan NTT niscaya rata-rata gusar dan murka atas laku tak beradab si pengendara tadi.

Itu lebih soal ekses kelakuan buruk oknum penggaduh di mata publik. Urusan suku bangsa terseret-seret dalam pusaran komentar netizen yang dinamis dan tak terhindarkan.

Sekali lagi mengutip majas Latin, pars pro toto, totem pro parte. Satu noda seakan membusuki susu sebelanga. Padahal, generalisasi tak senantiasa kompatibel dengan realita sosial umumnya. Kelakuan buruk si pengendara ya kelakuan oknum yang bersangkutan. Dia berdiri bebas terhadap sentimen primordial apapun.

Tetapi, gusar dan murka netizen atas perilaku buruk oknum tertentu beraroma NTT niscaya seharusnya dapat dimahfumi. Toh tempo kejadian yang memantik gaduh oleh segelintir oknum anak nakal keturunan daerah ini di Tanah Dewata telanjur meruyak secara telanjang sebelumnya. Lebih dari itu, paling kurang, kurun November sampai dengan awal Desember ini relatif beruntun potret buruk akibat ulah sejumlah oknum dimaksud.

Wajarlah kebanyakan warga Bali keturunan NTT ikut tersedak dada. Campur aduk juga rasa kesal dan murka atas kelakuan tak senonoh segelintir oknum itu. Setali tiga uanglah dengan rasa serupa di jagat kehidupan keseharian umumnya warga Bali.

Wajar juga tempo Bung Yusdi dan Bung Ardy turun gunung. Bukan hanya merapat ke polresta. Lebih dari itu, pasti mendengar lebih banyak duduk perkara. Bahkan pasti ikut kasih input yang proporsional agar polisi menindak secara terukur berdasar ukuran hukum positif.

Mengutip sekelumit harapan Bung Yusdi dan Bung Ardy kepada aparat penegak hukum. Pihaknya saat viral kejadian itu kemarin di medsos tak pelak sudah bergerak. Langkah tracing atau sisir lokasi keberadaan si oknum diinstruksi ke sejumlah anak-anak baik keturunan NTT sejak kemarin. Ini sikap responsif atas ulah si oknum yang memantik rasa jengkel dan murka tokoh Bali asal NTT tadi.

Seperti dilansir media online baliexpress.id hari ini, penyidik polresta sudah menggali keterangan. Hasil pemeriksaan terhadap pengendara dan saksi-saksi terungkap, pelaku sebelumnya mengonsumsi minuman keras dan berkendara dalam kondisi mabuk. Kini oknum dimaksud menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Kantor Satlantas Polresta Denpasar.

Penyidik siap mengganjar sanksi sesuai Pasal 311 Ayat 1 UU LLAJ yang mengatur adanya unsur sengaja mengemudikan kendaraan dengan cara atau keadaan membahayakan nyawa/barang. Ancaman pidananya berupa penjara maksimal 1 tahun atau denda maksimal Rp 3.000.000. (*)

SYAM KELILAUW
Warga Bali Keturunan Flores.

Previous Post

Ketua DPC PDIP Kabupaten Manggarai Barat Temui Kapolres, Bahas Tindak Lanjut Temuan KPK : Adanya Indikasi Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Pulau Sebayur !

Next Post

Bicara Tambang Emas Ilegal di Sebayur Besar Labuan Bajo, Ketua DPC PDIP Manggarai Barat Temui Bupati Edi : Ini Penjelasannya

Tim Redaksi Istana Netizen

Tim Redaksi Istana Netizen

Next Post
Bicara Tambang Emas Ilegal di Sebayur Besar Labuan Bajo, Ketua DPC PDIP Manggarai Barat Temui Bupati Edi : Ini Penjelasannya

Bicara Tambang Emas Ilegal di Sebayur Besar Labuan Bajo, Ketua DPC PDIP Manggarai Barat Temui Bupati Edi : Ini Penjelasannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Laporan Bupati Hery ke Polisi soal Edi Hardum Tuai Polemik: Kuasa Hukum Yakin Pidana, DPRD Sebut Keliru !

Mei 30, 2026
Penuhi Panggilan Polres, Bupati Manggarai Hery Nabit Siap Klarifikasi Dugaan Fitnah oleh  SEH

Penuhi Panggilan Polres, Bupati Manggarai Hery Nabit Siap Klarifikasi Dugaan Fitnah oleh SEH

Juni 2, 2026
Edi Hardum Tanggapi Laporan Hery Nabit: Sengketa Pers Harus Selesai Lewat UU Pers !

Edi Hardum Tanggapi Laporan Hery Nabit: Sengketa Pers Harus Selesai Lewat UU Pers !

Mei 28, 2026
Kuasa Hukum Bupati Manggarai: Silahkan Penuhi Panggilan Polisi, Narasumber Tak Bisa Asal Bicara, AJI Kupang: Pelaporan Narasumber Ancam Kebebasan Pers !

Kuasa Hukum Bupati Manggarai: Silahkan Penuhi Panggilan Polisi, Narasumber Tak Bisa Asal Bicara, AJI Kupang: Pelaporan Narasumber Ancam Kebebasan Pers !

Mei 28, 2026
Antisipasi Aksi Anarkis, Pemkab Manggarai Gelar Aksi Do’a Kebangsaan

Antisipasi Aksi Anarkis, Pemkab Manggarai Gelar Aksi Do’a Kebangsaan

0
Komisi 1 DPRD Kabupaten Manggarai Barat Berkunjung ke SMK N1 Labuan Bajo; Ada Apa ?

Komisi 1 DPRD Kabupaten Manggarai Barat Berkunjung ke SMK N1 Labuan Bajo; Ada Apa ?

0
Yunus Takandewa Nahkodai DPD PDIP NTT 2025-2030

Yunus Takandewa Nahkodai DPD PDIP NTT 2025-2030

0
PPK Sesalkan Tindakan Warga, Bongkar Sepihak Pekerjaan Jalan Senilai Rp 1,490 Miliar : Kontraktor Claim Kerja Sesuai Spek !

PPK Sesalkan Tindakan Warga, Bongkar Sepihak Pekerjaan Jalan Senilai Rp 1,490 Miliar : Kontraktor Claim Kerja Sesuai Spek !

0
Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Juli 23, 2026
Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Juli 23, 2026
Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Juli 23, 2026
Kongres PMKRI di Ruteng Ditantang Lahirkan Gagasan, Bukan Sekadar Ketua Baru

Kongres PMKRI di Ruteng Ditantang Lahirkan Gagasan, Bukan Sekadar Ketua Baru

Juli 22, 2026

Recent News

Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Juli 23, 2026
Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Juli 23, 2026
Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Juli 23, 2026
Kongres PMKRI di Ruteng Ditantang Lahirkan Gagasan, Bukan Sekadar Ketua Baru

Kongres PMKRI di Ruteng Ditantang Lahirkan Gagasan, Bukan Sekadar Ketua Baru

Juli 22, 2026

KATEGORI

  • DAERAH
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • LAINNYA
  • OPINI
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In