• TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
ISTANANETIZEN.COM
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
ISTANANETIZEN.COM
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Beranda » Reses 30 Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat 2025, Silverius Syukur Minta Maaf Kepada Masyarakat: Dampak Tekanan Efisiensi Anggaran Abaikan Aneka Usulan Konsituen Lintas Dapil

Reses 30 Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat 2025, Silverius Syukur Minta Maaf Kepada Masyarakat: Dampak Tekanan Efisiensi Anggaran Abaikan Aneka Usulan Konsituen Lintas Dapil

Istana Netizen by Istana Netizen
Desember 23, 2025
in LAINNYA
0
Reses 30 Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat 2025, Silverius Syukur Minta Maaf Kepada Masyarakat: Dampak Tekanan Efisiensi Anggaran Abaikan Aneka Usulan Konsituen Lintas Dapil
0
SHARES
71
VIEWS

ISTANA NETIZEN.COM – Pelaksanaan reses 30 Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat lintas tiga Daerah Pemilihan (Tiga Dapil) yang tersebar di 12 kecamatan, termasuk di empat kecamatan di Daerah Pemilihan 1 (Dapil 1) ; Boleng, Komodo, Sano Nggoang, dan Mbliling sejak 19 -24 Desember 2025, nyaris kehilangan arti positifnya akibat tekanan efisiensi anggaran dengan segala dampak negatifnya terhadap aneka usulan aspirasi dan kebutuhan masyarakat yang sedianya perlu mendapatkan atensi dan support dari Pemerintah/ Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat. Namun perhatian ini tak mungkin bisa didapatkan oleh masyarakat karena satu alasan utama yakni ketiadaan anggaran yang memadai.

Kesan ini dilontarkan oleh Silverius Syukur, Anggota DPRD dari PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat Dapil 1 saat menggelar reses di 4 Desa di Kecamatan Boleng : di Nggieng Desa Beo Sepang , Jumat malam (19/12/2025),di Terang, Desa Golo Sepang, Sabtu pagi (20/12/2025), di Kampung Pisang, Desa Batu Tiga, Sabtu siang (20/12/2025), di Cangkang, Desa Golo Ketak, Minggu Sore (21/12)2025)

BACAJUGA

” BNPB GANDENG OMBUDSMAN RI KAWAL BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA FLORES: “PASTIKAN TIDAK ADA YANG TERTINGGAL”

Gempa Guncang Manggarai: 53 Warga Meninggal, 22 Ribu Lebih Mengungsi

Atap Terpal Jadi Kelas: Guru PPPK di Manggarai Tetap Mengajar 19 Murid di Tengah Puing Gempa Flores 

” Reses tahun ini nyaris kehilangan arti positifnya sebagai momentum strategis bagi kami Anggota DPRD untuk hadir di tengah-tengah masyarakat guna melihat langsung dari dekat kondisi ril kehidupan masyarakat, dan mendengarkan secara langsung berbagai keluhan serta menyerap aspirasi dan berbagai usulan konkreat dari warga masyarakat, untuk kami bawa pulang dan diperjuangkan lebih lanjut kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui lembaga politik DPRD ,” ungkap Sil, demikian sapaan Silverius Syukur dihadapan ratusan warga masyarakat yang hadir dalam reses.

Dalam reses itu warga masyarakat empat desa mengajukan sejumlah usulan diantaranya agar dibangun Tembok Penahan Tanah ( TPT ), normalisasi sungai, pengadaan traktor, pengaspalan jalan, pembangunan drainase, dll. Namun, Sil, meminta pengertian dari warga masyarakat untuk tidak terlalu berharap banyak dan tidak kecewa karena berbagai usulan itu, walau sudah tahu dan didengar langsung tetapi tidak ingin memberikan harapan palsu kepada masyarakat.

” Saya berharap agar masyarakat tidak terlalu berharap banyak dan tidak kecewa karena berbagai usulan yang Bapak Ibu sampaikan tak mungkin bisa diakomodir oleh Pemerintah karena memang kondisi keuangan di daerah ini sangat tidak memadai akibat tekanan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat yang begitu kuat. Karena itu pada kesempatan ini Saya mohon maaf karena berbagai usulan yang Bapak Ibu ajukan saat ini tak mungkin bisa diakomodir tahun 2026 karena anggaran yang tersedia sangat terbatas akibat tekanan efisiensi dari Pemerintah Pusat,” ungkap Ketua DPC PDIP Kabupaten Manggarai Barat itu dihadapan simpatisan/rakyat di Dapil 1.

Menurut Sil, DPRD sebagai mitra kerja Bupati, sebagai wakil rakyat perlu membantu pemerintah menyampaikan informasi yang sebenarnya terkait kondisi keuangan negara/ daerah . Hal ini penting agar bisa memahami jika berbagai kesulitan dan usulan yang diharapkan dapat diakomodir pemerintah tidak terpenuhi tahun 2025 dan 2026.

” Kami sebagai anggota DPRD perlu memberitahukan tentang kondisi keuangan daerah ini yang sangat tidak memadai akibat adanya tekanan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat yang mau tidak mau harus diikuti oleh Pemerintah Daerah. Hal ini perlu kita sampaikan agar masyarakat tidak kecewa karena berbagai keluhan serta usulan mereka sudah pasti belum bisa diakomodir tahun depan,” tegas Sil.

Masyarakat Manggarai Barat diminta bersabar dan berharap agar kondisi keuangan nasional akan membaik dan tekanan efisiensi berkurang, sehingga berbagai harapan warga masyarakat yang belum terwujud tahun 2025 dan 2026, dapat diwujudkan diwaktu yang akan datang.

” Saya tidak melarang Bapak Ibu untuk menyampaikan berbagai keluh kesah sekaligus menyampaikan sekian banyak usulan. Tetapi tolong dipahami bahwa dari total Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Manggarai Barat Tahun Anggaran 2026 sebesar mendekati Rp 1,2 Triliun ( Satu Triliun Seratus Delapan Puluh Miliar Rupiah), hanya sebesar 2,78 % atau setara dengan Rp 32 miliar untuk belanja langsung yang bersentuhan dengan kebutuhan riil rakyat seperti jalan raya, jembatan, irigasi, dan berbagai sarana umum lainnya,” beber Wakil Ketua Komisi Tiga Bidang Keuangan dan Anggaran DPRD Kabupaten Manggarai Barat.

Lebih lanjut Sil menguraikan bahwa dari total APBD Kabupaten Manggarai Barat, porsi terbesar adalah untuk Gaji ASN sebesar 49 % atau mendekati hampir setengah dari total APBD sebesar 1,2 triliun rupiah. Menyusul untuk belanja barang dan jasa yang didalamnya mencakup gaji Bupati dan Anggota DPRD, P3K Paruh Waktu, Dll sebesar 38 %. Namun untuk belanja langsung yang bersentuhan dengan Kepentingan mayoritas 302.000 Rakyat Manggarai Barat hanya tersedia sebesar kurang dari 3 % dari total APBD Kabupaten Manggarai Barat T.A.2026.

” Bapak Ibu sekalian, kenapa saya sangat meminta agar kita tidak berharap terlalu banyak kepada pemerintah untuk mengakomodir berbagi usulan yang sudah kami dengar langsung dari Bapak Ibu. Karena porsi APBD 2 untuk kepentingan mayoritas rakyat Manggarai Barat Tahun Anggaran 2026 sangat sedikit, hanya Rp 32 miliar. Jumlah ini tidak akan cukup untuk mengakomodir berbagai kepentingan warga masyarakat di 12 kecamatan di 169 desa dan kelurahan, termasuk di 12 desa di Kecamatan Boleng,” tutur Sil seraya  menambahkan bahwa dari total belanja langsung ini, untuk Pembangunan Jalan Hotmix jalur Hita di Kecamatan Pacar menuju Bari Kecamatan Macang Pacar dialokasikan sebesar Rp 9 miliar , sisa Rp 23 miliar.

” Uang sebesar Rp 23 miliar ini tentunya tidak akan cukup, tidak sanggup untuk mengakomodir begitu banyak harapan dan usulan konstituen lintas dapil di Kabupaten Manggarai Barat,” ungkap Sil seraya meminta warga masyarakat untuk tidak menyalahkan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat atas minimnya porsi APBD 2 Kabupaten Manggarai Barat T.A.2026 untuk kepentingan mayoritasnya rakyat di daerah dengan predikat super prioritas itu.

” Pun begitu, saya minta agar Bapak Ibu yang hadir dalam reses ini maupun seluruh warga masyarakat Dapil 1 dan seluruh Rakyat Manggarai Barat untuk tidak menyalahkan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat. Sebab apa yang kita alami di Manggarai Barat juga dialami oleh daerah lain di Indonesia. Semua terkena dampak dari Kebijakan Nasional terkait Efisiensi Anggaran yang telah dicanangkan oleh Presiden RI saat ini,” pinta Sil seraya menambahkan bahwa dampak dari efisiensi anggaran ini tidak hanya menimpa sejumlah Dinas dalam lingkup Birokrasi Pemerintahan Kabupaten Manggarai Barat tetapi juga menyadari Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat.

” Dampak dari tekanan efisiensi tidak hanya dialami oleh berbagai Dinas dalam lingkup birokrasi Pemerintahan Kabupaten Manggarai Barat, ketiadaan anggaran untuk Mamiri (makan minum ringan saat di kantor), ketiadaan anggaran untuk pengadaan ATK, ketiadaan anggaran untuk perjalanan dinas, dll . Hal serupa juga dialami oleh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat; biaya perjalanan dinas dalam daerah ditiadakan. Dana aspirasi yang sebelumnya selalu tersedia dalam jumlah yang cukup sehingga bisa digunakan untuk mengakomodir sejumlah usulan Warga Masyarakat, kini dipangkas habis !,” ungkap Sil.

Hasil dari efisiensi ini, lanjut Sil, digunakan oleh pemerintah pusat untuk membiayai sejumlah program yang juga untuk rakyat seperti MBG ,Koprasi Desa, Merah Putih, Sekolah Rakyat, Sekolah Unggulan , dan terkini adalah untuk penanggulangan Bencana Alam yang terjadi di Sumatera ; Aceh, Sumatra Utara dan Sumatera Barat.

” Dampak dari kebijakan Pemerintah Pusat atas efisiensi anggaran, banyak hak daerah atas APBN, diantaranya dana transfer untuk Kabupaten Manggarai Barat sebesar hampir Rp 80 Miliar Tahun Anggaran 2025 yang dipangkas, lalu ditarik ke Pusat untuk membiayai sejumlah program nasional yang memang untuk kepentingan rakyat juga. Tetapi dampaknya juga dirasakan oleh mayoritas rakyat Indonesia lainnnya yang tidak tersentuh oleh berbagai program pusat,” Pungkas Sil. ***

Editor : Redaksi

Previous Post

Pemerintah Turunkan Harga Pupuk Subsidi Hingga 20 persen dari harga lama , Kini Per pasang hanya Rp 182 .000 : Yang Menjual Pupuk Subsidi Melampaui HET akan dipenjara !

Next Post

Tragedi KM Putri Sakinah, Perburuk Citra Pariwisata Labuan Bajo di mata dunia, Silverius Syukur Desak DPRD Manggarai Barat Gelar RDP : Ungkap Dugaan Kelalaian KSOP dan Pemilik kapal !

Istana Netizen

Istana Netizen

POSTERKAIT

” BNPB GANDENG OMBUDSMAN RI KAWAL BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA FLORES: “PASTIKAN TIDAK ADA YANG TERTINGGAL”

” BNPB GANDENG OMBUDSMAN RI KAWAL BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA FLORES: “PASTIKAN TIDAK ADA YANG TERTINGGAL”

September 6, 2026
Gempa Guncang Manggarai: 53 Warga Meninggal, 22 Ribu Lebih Mengungsi

Gempa Guncang Manggarai: 53 Warga Meninggal, 22 Ribu Lebih Mengungsi

September 3, 2026
Atap Terpal Jadi Kelas: Guru PPPK di Manggarai Tetap Mengajar 19 Murid di Tengah Puing Gempa Flores 

Atap Terpal Jadi Kelas: Guru PPPK di Manggarai Tetap Mengajar 19 Murid di Tengah Puing Gempa Flores 

Agustus 25, 2026
VIRAL: “NEGARA PALING RUWET DI DUNIA” – NETIZEN SOROT 7 LEMBAGA NEGARA KENA TUDUH KORUPSI`

VIRAL: “NEGARA PALING RUWET DI DUNIA” – NETIZEN SOROT 7 LEMBAGA NEGARA KENA TUDUH KORUPSI`

Agustus 12, 2026
Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Juli 23, 2026
Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Juli 23, 2026
Next Post
Tragedi KM Putri Sakinah, Perburuk Citra Pariwisata Labuan Bajo di mata dunia, Silverius Syukur Desak DPRD Manggarai Barat Gelar RDP : Ungkap Dugaan Kelalaian KSOP dan Pemilik kapal !

Tragedi KM Putri Sakinah, Perburuk Citra Pariwisata Labuan Bajo di mata dunia, Silverius Syukur Desak DPRD Manggarai Barat Gelar RDP : Ungkap Dugaan Kelalaian KSOP dan Pemilik kapal !

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

EDITORIAL: TANGGAP DARURAT USAI, UJIAN SEBENARNYA BARU DIMULAI

EDITORIAL: TANGGAP DARURAT USAI, UJIAN SEBENARNYA BARU DIMULAI

September 12, 2026
GEMPA INI ALARM KERAS: GUBERNUR MELKI SURUH 7 KABUPATEN BANGUN FLORES YANG LEBIH TEGAR

GEMPA INI ALARM KERAS: GUBERNUR MELKI SURUH 7 KABUPATEN BANGUN FLORES YANG LEBIH TEGAR

September 12, 2026
TANGGAP DARURAT DITUTUP 11 SEPTEMBER, 13.296 RUMAH DI MABAR MASUK BABAK PEMULIHAN

TANGGAP DARURAT DITUTUP 11 SEPTEMBER, 13.296 RUMAH DI MABAR MASUK BABAK PEMULIHAN

September 11, 2026
RUSAK 19% TAK DAPAT BANTUAN? 169 DESA DI MABAR + 7 KABUPATEN DI FLORES KECEWA

RUSAK 19% TAK DAPAT BANTUAN? 169 DESA DI MABAR + 7 KABUPATEN DI FLORES KECEWA

September 11, 2026
“JANGAN MENYERAH!” DI TENGAH PUING: GUBERNUR MELKI SAPA SISWA BORONG KORBAN GEMPA

“JANGAN MENYERAH!” DI TENGAH PUING: GUBERNUR MELKI SAPA SISWA BORONG KORBAN GEMPA

September 10, 2026
DIKRITIK DI PARIPURNA: KETUA KOMISI IV DPRD NTT SOAL PENANGANAN BENCANA “HANYA JADI JEMBATAN”

DIKRITIK DI PARIPURNA: KETUA KOMISI IV DPRD NTT SOAL PENANGANAN BENCANA “HANYA JADI JEMBATAN”

September 10, 2026

BERITA TERPOPULER

  • KENAPA DOMINAN GEMPA ADA DI RUTENG – KUWUS ? INI 3 FAKTOR UTAMA BERDASARKAN DATA USGS

    KENAPA DOMINAN GEMPA ADA DI RUTENG – KUWUS ? INI 3 FAKTOR UTAMA BERDASARKAN DATA USGS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapan Gempa Flores Berakhir? BMKG Ungkap Perkiraan Waktu Gempa Susulan Berhenti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JANGAN TUNGGU! MENDAGRI MINTA KADES SE-FLORES KEJAR DATA RUMAH RUSAK DEMI BANTUAN CAIR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAMI JUGA KORBAN! Camat Lamba Leda Utara Bongkar Diskriminasi Bantuan Gempa Flores 7,7

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baru Saja! Gempa 5.7 SR Guncang Laut Flores Dekat Labuhanbajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KATEGORI

  • BERITA
  • DAERAH
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
  • NASIONAL
  • OPINI
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In