• TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
ISTANANETIZEN.COM
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
ISTANANETIZEN.COM
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Beranda » Respon Cepat Laporan Mahasiswa, Mentan Cabut Izin Distributor Pupuk Subsidi : Ketua LMI NTT Desak Audit Total Distribusi Pupuk Subsidi di 4 Kabupaten di Flores !

Respon Cepat Laporan Mahasiswa, Mentan Cabut Izin Distributor Pupuk Subsidi : Ketua LMI NTT Desak Audit Total Distribusi Pupuk Subsidi di 4 Kabupaten di Flores !

Andi Amran Sulaiman Tindak Tegas Mafia Pupuk dan Bawang Ilegal Usai Diskusi dengan 118 BEM Se-Indonesia

Istana Netizen by Istana Netizen
Mei 8, 2026
in LAINNYA
0
Respon Cepat Laporan Mahasiswa, Mentan Cabut Izin Distributor Pupuk Subsidi : Ketua LMI NTT Desak Audit Total Distribusi Pupuk Subsidi di 4 Kabupaten di Flores !
0
SHARES
95
VIEWS

ISTANA NETIZEN.COM – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencabut izin distribusi pupuk subsidi hanya 10 menit setelah menerima laporan dugaan pelanggaran dari mahasiswa. Langkah tegas ini diambil untuk memperbaiki tata kelola pupuk dan menjaga produktivitas pangan nasional.

BACAJUGA

” BNPB GANDENG OMBUDSMAN RI KAWAL BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA FLORES: “PASTIKAN TIDAK ADA YANG TERTINGGAL”

Gempa Guncang Manggarai: 53 Warga Meninggal, 22 Ribu Lebih Mengungsi

Atap Terpal Jadi Kelas: Guru PPPK di Manggarai Tetap Mengajar 19 Murid di Tengah Puing Gempa Flores 

 

“Dicabut izinnya, tadi sudah dicabut. Cuma 10 menit dicabut karena pencabutan izinnya melalui sistem online. Terima kasih mahasiswa, inilah yang kita harapkan,” kata Mentan usai berdiskusi dengan sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta, Rabu, 6 Mei 2026, dikutip dari sawitindonesia.com

Respon Langsung di Hadapan 118 Perwakilan BEM

Diskusi tersebut dihadiri sekitar 118 perwakilan mahasiswa dari berbagai daerah. Mentan langsung menindaklanjuti dua laporan yang disampaikan dalam forum itu.

_Laporan pertama, dugaan peredaran bawang merah ilegal di Sumatera Utara yang merugikan petani lokal. Mentan langsung mencoba menghubungi aparat penegak hukum di wilayah tersebut melalui sambungan telepon.

“Nah itu ditangkap, masukkan penjara. Kapan negeri ini bisa makmur kalau ada pembiaran? Sama dengan beternak kejahatan di republik ini,” tegasnya.

Menurut Mentan, praktik ilegal tersebut tidak boleh dibiarkan karena dapat merusak harga pasar dan melemahkan kesejahteraan petani.

_Laporan kedua, kelangkaan pupuk subsidi bagi petani bawang merah di Nusa Tenggara Barat (NTB). Meskipun belum merinci pihak yang terlibat dalam praktik mafia pupuk, Mentan berjanji akan segera menelusuri distribusi pupuk di wilayah tersebut dan memastikan tidak ada penyimpangan.

“Terima kasih mahasiswa. Inilah yang kita harapkan. Kalau ada pelanggaran, laporkan. Tidak boleh ada pembiaran. Kita berantas mafia, kita tindak tegas,” ucap Mentan.

Peringatan Keras untuk Mafia Pupuk ! 

Sikap tegas Mentan ini menjadi peringatan keras bahwa pemerintah tidak akan mentolerir pihak yang berspekulasi dengan pupuk subsidi demi memperkaya diri dan kelompoknya.

Siapapun yang merugikan petani penerima manfaat program nasional pupuk subsidi akan ditindak tegas oleh pemerintah bersama jajarannya.

LMI -NTT Desak Audit Total di Manggarai Timur

Menanggapi langkah Mentan, Ketua Lembaga Monitoring Independen Nusa Tenggara Timur (LMI-NTT) Marsel Adrianus Pelealu (MAP) ditemui di kediamannya di Borong, Desa Nanga Labang Kec.Borong, Kab.Manggarai Timur, Flores – NTT pada Rabu (8/5/2026) menyatakan mendesak pihak Kementan di Jakarta agar audit total juga dilakukan di 22 kabupaten dan kota di NTT, termasuk secara khusus di 9 kabupaten di Kepulauan Flores. Bahkan secara khusus MAP meminta perhatian serius Kementan untuk segera melakukan audit total tata kelola pupuk subsidi di Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada.

“Kami apresiasi keberanian Pak Mentan. Tapi jangan berhenti di NTB. Tindakan tegas Kementan juga dibutuhkan Di NTT, khususnya di Manggarai Timur, petani kopi dan jagung juga menjerit karena pupuk subsidi sulit didapatkan oleh para petani di musim tanam. Saat yang sama, pupuk dijual bebas di banyak kios milik warga dengan harga yang sangat tinggi melampaui HET. LMI-NTT minta Kementan turun audit semua distributor di Manggarai Barat, Manggarai, dan Manggarai Timur hingga Kabupaten Ngada. Jangan sampai ada mafia yang kebal hukum karena nebeng kekuasaan,” tegas MAP

Menurutnya, kelangkaan pupuk subsidi di hampir semua kabupaten di NTT, tak terkecuali di wilayahnya di Kabupaten Manggarai Timur sudah jadi penyakit tahunan yang mematikan produktivitas petani kecil.

“ Kelangkaan Pupuk Subsidi bukan hanya di Sumatera Utara dan NTB. Kalau pihak otoritas pertanian nasional Jakarta bisa 10 menit cabut izin di Sumatera Utara dan NTB, di NTT khususnya di Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur dan Ngada, bahkan semua Kabupaten di NTT juga bisa. Terutama untuk Kabupaten Manggarai Timur yang kerap terjadi kelangkaan pupuk subsidi saat musim tanam tiba. Asal ada kemauan dari pihak Kementan bersama jajaran terkait di daerah, dan LMI NTT siap bantu suplai data indikasi praktik mafia pupuk subsidi yang berujung pada kelangkaan pupuk subsidi musim tanam tiba. Kelangkaan Pupuk Subsidi saat musim tanam tiba sangat merugikan para petani,” tambah MAP.

Penulis / Editor : Tim Redaksi Istana Netizen.Com

Previous Post

Ducati has all the cards’ to win 2017 MotoGP title, says CEO

Next Post

The WikiLeaks Emails Show How a Clinton White House Might Operate

Istana Netizen

Istana Netizen

POSTERKAIT

” BNPB GANDENG OMBUDSMAN RI KAWAL BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA FLORES: “PASTIKAN TIDAK ADA YANG TERTINGGAL”

” BNPB GANDENG OMBUDSMAN RI KAWAL BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA FLORES: “PASTIKAN TIDAK ADA YANG TERTINGGAL”

September 6, 2026
Gempa Guncang Manggarai: 53 Warga Meninggal, 22 Ribu Lebih Mengungsi

Gempa Guncang Manggarai: 53 Warga Meninggal, 22 Ribu Lebih Mengungsi

September 3, 2026
Atap Terpal Jadi Kelas: Guru PPPK di Manggarai Tetap Mengajar 19 Murid di Tengah Puing Gempa Flores 

Atap Terpal Jadi Kelas: Guru PPPK di Manggarai Tetap Mengajar 19 Murid di Tengah Puing Gempa Flores 

Agustus 25, 2026
VIRAL: “NEGARA PALING RUWET DI DUNIA” – NETIZEN SOROT 7 LEMBAGA NEGARA KENA TUDUH KORUPSI`

VIRAL: “NEGARA PALING RUWET DI DUNIA” – NETIZEN SOROT 7 LEMBAGA NEGARA KENA TUDUH KORUPSI`

Agustus 12, 2026
Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Juli 23, 2026
Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Juli 23, 2026
Next Post

The WikiLeaks Emails Show How a Clinton White House Might Operate

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

EDITORIAL: TANGGAP DARURAT USAI, UJIAN SEBENARNYA BARU DIMULAI

EDITORIAL: TANGGAP DARURAT USAI, UJIAN SEBENARNYA BARU DIMULAI

September 12, 2026
GEMPA INI ALARM KERAS: GUBERNUR MELKI SURUH 7 KABUPATEN BANGUN FLORES YANG LEBIH TEGAR

GEMPA INI ALARM KERAS: GUBERNUR MELKI SURUH 7 KABUPATEN BANGUN FLORES YANG LEBIH TEGAR

September 12, 2026
TANGGAP DARURAT DITUTUP 11 SEPTEMBER, 13.296 RUMAH DI MABAR MASUK BABAK PEMULIHAN

TANGGAP DARURAT DITUTUP 11 SEPTEMBER, 13.296 RUMAH DI MABAR MASUK BABAK PEMULIHAN

September 11, 2026
RUSAK 19% TAK DAPAT BANTUAN? 169 DESA DI MABAR + 7 KABUPATEN DI FLORES KECEWA

RUSAK 19% TAK DAPAT BANTUAN? 169 DESA DI MABAR + 7 KABUPATEN DI FLORES KECEWA

September 11, 2026
“JANGAN MENYERAH!” DI TENGAH PUING: GUBERNUR MELKI SAPA SISWA BORONG KORBAN GEMPA

“JANGAN MENYERAH!” DI TENGAH PUING: GUBERNUR MELKI SAPA SISWA BORONG KORBAN GEMPA

September 10, 2026
DIKRITIK DI PARIPURNA: KETUA KOMISI IV DPRD NTT SOAL PENANGANAN BENCANA “HANYA JADI JEMBATAN”

DIKRITIK DI PARIPURNA: KETUA KOMISI IV DPRD NTT SOAL PENANGANAN BENCANA “HANYA JADI JEMBATAN”

September 10, 2026

BERITA TERPOPULER

  • KENAPA DOMINAN GEMPA ADA DI RUTENG – KUWUS ? INI 3 FAKTOR UTAMA BERDASARKAN DATA USGS

    KENAPA DOMINAN GEMPA ADA DI RUTENG – KUWUS ? INI 3 FAKTOR UTAMA BERDASARKAN DATA USGS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapan Gempa Flores Berakhir? BMKG Ungkap Perkiraan Waktu Gempa Susulan Berhenti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JANGAN TUNGGU! MENDAGRI MINTA KADES SE-FLORES KEJAR DATA RUMAH RUSAK DEMI BANTUAN CAIR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAMI JUGA KORBAN! Camat Lamba Leda Utara Bongkar Diskriminasi Bantuan Gempa Flores 7,7

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baru Saja! Gempa 5.7 SR Guncang Laut Flores Dekat Labuhanbajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KATEGORI

  • BERITA
  • DAERAH
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
  • NASIONAL
  • OPINI
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In