ISTANA NETIZEN COM, Yogyakarta – Syukur bagimu ya Allah Tuhan semesta alam. Yulius Tahta De Brani Jehamat, yang akrab disapa Julio, tiba dengan selamat di Kota Pendidikan _DIY_, Kamis 16 Juli 2026. Ia menempuh perjalanan 5 hari dari Ruteng, Flores-NTT demi melanjutkan kuliah S1 di Universitas Sanata Dharma Jogja.
5 Hari Lintas Pulau: Ruteng–Jogja
Perjalanan dimulai Minggu pagi, 12 Juli 2026 pukul 10.00 WITA dari rumah di Waso, Kelurahan Waso, Kec. Langke Rembong, Kab. Manggarai. Julio naik travel ke Labuan Bajo dan menginap di
Sernaru.
“Selamat pagi semuanya, kami mau ke pelabuhan dengan mobil keluarganya teman sekarang,” tulis Julio via pesan, Minggu 13 Juli 2026 pukul 04.15 WITA, sesaat sebelum menuju Pelabuhan Labuan Bajo.
Senin, 13 Juli 2026 pukul 06.27 WITA, Kapal Louser bertolak dari Labuan Bajo menuju Surabaya.
“Halo semuanya, kami sudah mulai jalan, perkiraannya dua hari 10 jam nanti,”kata Julio mengabarkan.
Setelah 3 hari di laut, Rabu 15 Juli 2026 pukul 19.30 WIB, pesan bahagia tiba:

“Puji Tuhan, setengah 7 WIB sudah menginjakkan kaki di tanah Jawa, Surabaya.”
Usai rehat semalam, Kamis 16 Juli 2026 pukul 05.47 WIB, Julio kembali berkabar ke pihak keluarga melalui laman WhatsApp Group Keluarga :
“Selamat pagi semuanya, kami sudah di Kereta Pasundan Namanya, dari Stasiun Gubeng menuju Lempuyangan, estimasi berangkat jam 5 pagi dan sampai pada pukul 09.49 WIB.”
Pukul 10.54 WIB, kabar dari sang kakak, Yustina Atventi Great De Brani Jehamat mengonfirmasi:
“Puji Tuhan sudah di jogja.”
Istirahat Setahun: Jadi Petani Muda & Anak Rumahan di Ruteng
Sebelum merantau, Julio menamatkan pendidikan di TK Inviolata Ruteng, SDK Ruteng 2, SMP Seminari Pius XII Kisol, dan SMA Seminari Pius XII Kisol, Desa Tana Rata, Kec. Kota Komba, Kab. Manggarai Timur, Flores-NTT Tahun Pelajaran 2025.
Usai tamat SMA, Julio memilih _gap year_ setahun. Ia tinggal di rumah membantu sang ayah, Adrianus Jehamat yang berprofesi sebagai petani, serta ibundanya, Maria Magdalena Endang Runiningsih yang mengabdi sebagai guru PNS di SMP Negeri 2 Langke Rembong, Kec. Langke Rembong, Kab. Manggarai.
Sehari-hari, Julio tak hanya memelihara babi dan menyiapkan makanan ternak. Ia juga membereskan rumah, mencuci pakaian Ayah, Bunda, dan kedua adiknya — Teklasius Satria De Brani Jehamat (Satria), dan Geovani Rianto De Brani Jehamat (Rianto). Tak jarang Julio pergi belanja ke Pasar Inpres Ruteng untuk kebutuhan dapur, lalu bantu memasak siang dan malam di rumah. Masa jeda ini ia jalani sambil mempersiapkan diri untuk kuliah di USD Jogja 2026.
Putra Ketiga, Susul Dua Kakak di USD
Julio adalah putra ketiga dari lima bersaudara, buah cinta pasangan Adrianus Jehamat dan Maria Magdalena Endang Runiningsih. Kakak-kakaknya: Si Sulung Maria Viktoriani De Brani Jehamat disapa Riani, Yustina Atventi Great De Brani Jehamat disapa Great. Adik-adiknya: Teklasius Satria De Brani Jehamat, dan Si Bungsu Geovani Rianto De Brani Jehamat.
Keberangkatan Julio ke Yogyakarta ini mengikuti jejak dua kakaknya, Riani dan Great, yang lebih dulu kuliah di Universitas Sanata Dharma (USD) Jogja jurusan Ekonomi. Kampus USD memang jadi pilihan sang Ibunda, Maria Magdalena Endang Runiningsih, yang juga alumni USD angkatan 2001.
Latar Keluarga: Flores – Jawa Bersatu
Ayah Julio, Adrianus Jehamat alias Adi, adalah putra pertama pasangan Andreas Saha (alm) yang wafat 16 Agustus 2014 dan Katarina Jemila. Adi berasal dari Puing, Desa Waka, Kec. Pacar, Kab. Manggarai Barat, Flores-NTT.
Ibunda, Maria Magdalena Endang Runiningsih disapa Endang, adalah putri pertama pasangan Yosep Sudiono (alm) yang wafat 2021 dan Maria Fransiska Ramini. Endang berasal dari Ngotet, Desa Ngotet, Kec. Rembang, Kab. Rembang, Jawa Tengah.
Pasangan Adi dan Endang menikah di Gereja Katolik Paroki Rembang pada 30 Juni 2022.
Puji syukur kehadirat Allah Tuhan semesta alam, rute Ruteng–Labuan Bajo–Surabaya–Jogja terlewati dengan aman, lancar, dan selamat.
Kini di Yogyakarta — Kota Pelajar, Kota Pendidikan, Kota Gudeg, Kota Budaya — Julio memulai babak baru. Dari anak rumahan yang setia cuci baju keluarga, belanja ke Pasar Inpres Ruteng, sampai siapkan makan ternak di Ruteng, kini jadi mahasiswa rantau. Semoga langkah ini jadi wasilah sukses hingga wisuda ✍️🤝❤️🤝
Reporterl: AJ
Editor: Redaksi Istana Netizen Com
—















