RUTENG, IstanaNetizen.com –
Belum sempat istirahat. Itulah gambaran Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena pasca mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau korban gempa di Nagekeo.
Rabu malam 26 Agustus 2026, Gubernur Melki langsung tancap gas ke wilayah terdampak lain: Kabupaten Manggarai Barat dan Manggarai.
Sambangi Warga di Tengah Malam: “Tenda Kita Usahakan Semua Dapat”
Perjalanan dari Labuan Bajo ke Ruteng tidak langsung. Di Kampung Tungal, Desa Wae Mowol, Kecamatan Lembor, Manggarai Barat, Gubernur berhenti dan menyapa warga terdampak.
Diiringi lampu senter, Gubernur menyerahkan bantuan sembako dan terpal. Ia juga duduk berdialog dengan warga yang masih trauma gempa susulan.

“Untuk tenda, kita usahakan agar semua bisa dapat ya. Di ladang, petani semua aman semua ya?”` tanya Gubernur.
Warga menjawab lahan aman. Tapi rasa takut masih ada. Gubernur pun menenangkan:
“Kita doakan mudah-mudahan gempa ini segera usai. Untuk sekarang biar kita di tenda dulu, kemudian jaga kesehatan, pangan, minum yang cukup.”
Aksi tengah malam ini diapresiasi Kepala Desa Wae Mowol, Florianus Hibur.
“Bapak Gubernur, terima kasih banyak sudah hadir lihat kami di sini. Kami tahu Bapak lelah, tadi dampingi Bapak Presiden ke Nagekeo, tapi malam ini masih sempat datang” ujarnya terharu.
Data Ngeri di Posko Ruteng: 46 Meninggal, 50 Ribu Mengungsi
Tiba di Ruteng, Kamis 27 Agustus 2026 dini hari, Gubernur Melki langsung menuju Posko Tanggap Darurat BPBD Kabupaten Manggarai.
Ia disambut Bupati Manggarai Heribertus Nabit yang memaparkan data terbaru:
DATA GEMPA MANGGARAI PER 27 AGUSTUS 2026:
– Meninggal Dunia: 46 Orang
– Luka Berat: 58 Orang
– Luka Ringan: 516 Orang
– Pengungsi: 50.556 Jiwa
– Kerusakan: 22.528 Unit
Bupati menyebut dari 12 kecamatan, hanya Satar Mese Barat yang tidak terdampak signifikan. Sisanya porak-poranda.
“Kekuatan Gotong Royong NTT Sedang Diuji”
Di hadapan relawan dan BPBD, Gubernur Melki menyampaikan apresiasi. Menurutnya bencana sebesar ini hanya bisa dihadapi dengan kerja bersama.

“Ini menunjukkan bahwa gotong royong yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia, yang juga kekuatan di NTT, yang Bung Karno temukan dan rumuskan itu di Ende, di Flores ini, benar-benar bisa kita lihat dan kita rasakan dalam proses penanganan gempa Flores kali ini”
Gubernur menegaskan koordinasi Pemprov-Pemkab akan terus diperkuat. Fokus utama: tenda, pangan, kesehatan, dan percepatan pemulihan.
Komitmen: Tidak Ada Warga Yang Tertinggal
Dari Nagekeo ke Lembor, dari Lembor ke Ruteng. Rangkaian kunjungan ini menjadi bukti negara hadir di tengah duka warga Flores.
IstanaNetizen akan terus mengawal distribusi bantuan dan pembangunan huntara di Manggarai Raya.***
Reporter: Tim IstanaNetizen – NTT
Editor: YT










