BORONG, ISTANA NETIZEN.COM – Bencana gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Manggarai Timur belum mereda. Data terbaru Posko Tanggap Darurat mencatat korban terus bertambah dan ribuan warga masih bertahan di pengungsian.
Hingga Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 12.00 WITA, tercatat 36 orang meninggal dunia, 239 orang luka berat, dan 404 orang luka ringan. Dari 12 kecamatan, 3 kecamatan lumpuh total akibat dampak terparah.
PENGUNGSI TEMBUS 31.372 ORANG
Warga yang kehilangan rumah kini mencapai 31.372 orang. Mereka tersebar di 656 titik pos pengungsi mandiri, 3 pos lapangan, dan 4 dapur umum.
Tiga kecamatan dengan pengungsi terbanyak:
1. Sambi Rampas: 13.564 orang | 492 pos mandiri
2. Lamba Leda Utara: 11.582 orang | 2.770 orang di Poslap BPBD
3. Borong: 1.743 orang
“Lamba Leda Utara jadi titik evakuasi terbesar. Ada 2.770 warga di Poslap BPBD,” demikian data resmi BPBD Matim.
23.499 INFRASTRUKTUR RUSAK, 21 RIBU RUMAH HANCUR
Dampak ke infrastruktur juga masif. Total 23.499 unit fasilitas publik dan rumah warga rusak.
– Rumah Warga: 21.675 unit
– Sekolah: 275 unit
– Rumah Ibadat: 101 unit
– Puskesmas: 51 unit
– Jalan Rusak: 89 ruas
– Jembatan: 60 unit

Lamba Leda Utara kembali jadi yang terparah dengan 3.220 unit infrastruktur rusak. Disusul Lamba Leda Selatan 2.943 unit dan Lamba Leda Timur 2.261 unit.
IBU HAMIL DAN FASILITAS PENTING TERDAMPAK
Selain itu tercatat 276 ibu hamil  terdampak gempa. Akses air bersih juga terganggu dengan 23 titik air minum rusak di seluruh Matim.
BPBD Matim masih terus melakukan pendataan dan distribusi bantuan. Warga diimbau tetap waspada terhadap gempa susulan.***
Reporter : Tim Redaksi Istana NetizenÂ
Editor : YT










