RUTENG, IstanaNetizen.com –
Kerusakan akibat Gempa M7.7 Flores 15 Agustus 2026 lalu ternyata masif.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengunci data sementara per 24 Agustus 2026: total 77.912 unit rumah warga rusak di 7 kabupaten terdampak.
Rinciannya:
24.597 Rumah Rusak Berat
18.537 Rumah Rusak Sedang
34.778 Rumah Rusak Ringan
Kabupaten Manggarai Timur menjadi wilayah dengan kerusakan rumah tertinggi.
BNPB Tak Tunggu, Langsung Turunkan Tim Rehab-Rekon
Biasanya rehab-rekon baru jalan setelah darurat selesai. Kali ini beda.
Kedeputian Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB sudah diterjunkan ke 7 kabupaten terdampak. Fokusnya 4 hal:
1. Percepatan Asesmen
2. Standardisasi Penilaian sesuai Perban No.5 Tahun 2017
3. Kelengkapan BNBA By Name By Address
4. Penyiapan Jitupasna & R3P Â Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi
Tujuannya satu: biar bantuan rumah bisa cair secepatnya tanpa nunggu 12 September.
Rincian 77.912 Rumah Rusak di 7 Kabupaten
Berikut data lengkap kerusakan rumah dalam tiga kategori : Rusak Berat ( RB), Rusak Sedang (RS), dan Rusak Ringan (RR) yang dirilis BNPB:
1. Manggarai Timur : 6.833 – 4.996 –Â 6.973
2. Manggarai :Â 6.360 – 5.196Â – 5.552
3. Manggarai Barat :Â 3.732 – 2.014 –Â 5.067
4. Ngada :Â 2.256 –Â 2.116Â – 5.190
5. Nagekeo :Â 3.218 – 1.598Â – 4.828
6. Ende :Â 1.208 – 1.725Â – 4.547
7. Sikka :Â 990 –Â 892Â – 2.621

Gandeng OPD & Relawan, Bimtek di Ruteng dan Labuan Bajo
Agar data valid, BNPB tidak kerja sendiri. Mereka gandeng OPD dan relawan.
Rabu 26/8 Bimtek Pendataan digelar di Aula St. Yosef Katedral, Ruteng – Manggarai.
Senin 24/8, kegiatan serupa di Manggarai Barat dengan 120 Penyuluh Pertanian + 76 Penyuluh KB yang akan turun jadi enumerator.
Bimtek ini penting biar metode pendataan seragam dan hasilnya bisa jadi dasar pengambilan keputusan bantuan.
Prinsip “Build Back Better”: Bukan Cuma Bangun Rumah
BNPB menegaskan rehab-rekon bukan sekadar bangun ulang rumah yang roboh.
 Prinsip build back better bukan sekedar membangun kembali rumah yang rusak, tetapi membangun kembali kehidupan masyarakat dengan tingkat ketangguhan yang lebih baik
Data BNBA yang objektif dan terukur akan jadi dasar menentukan: siapa yang dapat, berapa besarannya, dan bagaimana strateginya.
IstanaNetizen akan terus mengawal proses verifikasi ini sampai rumah warga berdiri kembali.***
Reporter: Tim IstanaNetizen – NTT
Editor: YT









