• TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
ISTANANETIZEN.COM
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
ISTANANETIZEN.COM
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Beranda » “Jangan Impor INSP Saja: Benahi Dulu Sistem Biar URI Tak Jadi Proyek Baru”

“Jangan Impor INSP Saja: Benahi Dulu Sistem Biar URI Tak Jadi Proyek Baru”

Istana Netizen by Istana Netizen
Juli 26, 2026
in INTERNASIONAL
0
“Jangan Impor INSP Saja: Benahi Dulu Sistem Biar URI Tak Jadi Proyek Baru”
0
SHARES
26
VIEWS

Istananetizen.Com, Makassar, Minggu 26 Juli 2026 — Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI), Donny Ermawan Taufanto, menyebut gagasan URI yang digagas Presiden Prabowo Subianto terinspirasi dari Institut National du Service Public (INSP)*l di Prancis. INSP adalah penerus École Nationale d’Administration (ENA) yang dikenal mencetak kader aparatur dan pejabat tinggi negara.

Inspirasi itu menarik. Tapi bagi Rudi Sinaba, inspirasi tanpa ekosistem bisa jadi jebakan.

Jangan Hanya Ambil Gedungnya

“Prancis memiliki INSP, lalu Indonesia ingin memiliki URI. Baik. Tetapi jangan sampai kita hanya mengambil nama, bentuk, dan gedungnya, sementara lupa mengambil sistem yang membuat lembaga itu bekerja,” tulis Rudi dalam opininya, Minggu 26 Juli 2026.

Ia menegaskan sebuah lembaga tidak hidup di ruang hampa. Tanah Prancis berbeda dengan Indonesia. Sejarah, budaya birokrasi, sistem politik, hingga cara masyarakat memandang kekuasaan tidak sama.

“Kalau INSP dijadikan ilham, yang dipelajari bukan hanya ‘apa yang diajarkan di INSP’, tapi juga ‘mengapa sistem di sekeliling INSP mampu membuat pendidikan itu punya daya’.”

Ijazah Bukan Jaminan Integritas

Poin kritis Rudi: integritas tidak lahir otomatis dari bangku kuliah.

BACAJUGA

TNI DUKUNG NTT MEKAR! Letkol Laut (Purn) Fidelis Betekeneng Diaspora Lembata Gabung Pejuang No.25

ENDE PECAH TELUR! SEPTIANUS YUNUS TAKA Jadi Pejuang Pertama Dari Bumi Pancasila – Nomor Urut 27

TERKUAK! Ini Daftar Lengkap 23 Pejuang NTT Mekar dari 6 Kabupaten, Sikka Terbanyak

“Tidak ada jaminan bahwa orang yang lulus dari universitas terbaik akan menjadi pejabat terbaik. Gelar akademik tidak otomatis menjadi sertifikat kejujuran. Orang bisa pintar sekaligus korup.”

Karena itu ia mengajak memakai logika sederhana: niat dan kesempatan. Negara tidak bisa menghapus niat buruk. Tapi negara bisa mempersempit kesempatan.

“Karakter mengendalikan niat. Sistem mengendalikan kesempatan.”

Garis pertahanan pertama harus sistem: transparansi, pengawasan, digitalisasi, audit, keterbukaan informasi, dan penegakan hukum yang konsisten.

Sistem Menciptakan Budaya

“Kalau sistem memberi penghargaan kepada mereka yang jujur, maka kejujuran menjadi budaya. Tetapi kalau sistem justru memberi keuntungan kepada mereka yang pandai mencari jalan belakang, maka jalan belakang pun lama-lama menjadi jalan utama,” ujarnya.

Rudi juga mengingatkan Indonesia tidak miskin lembaga. Ada IPDN, LAN, Lemhannas, sekolah kedinasan.

 

“Kalau semua lembaga tersebut belum maksimal, pertanyaannya: Mengapa tidak dimaksimalkan lebih dahulu? Mengapa setiap masalah harus selalu berujung pada lembaga baru?”

Setiap lembaga baru harus menjawab satu hal:

“Apa yang tidak bisa dilakukan oleh lembaga yang sudah ada?”

Ujian Dimulai dari Proses Pembangunan URI

Di tengah krisis kepercayaan, publik pasti bertanya: berapa anggarannya, siapa yang mengawasi, bagaimana mencegah penyalahgunaan.

“Kepercayaan publik tidak bisa diperintah. Kepercayaan lahir dari bukti,” tegasnya.

Ia menekankan paradoks: lembaga yang dibangun untuk mengajarkan integritas harus membuktikan integritas sejak proses pembangunannya. Anggaran harus transparan, pengadaan terbuka, audit independen.

“Bagaimana URI mau mengajarkan pejabat agar tidak korup, kalau proyek membangun URI sendiri justru dicurigai sebagai ladang korupsi?”

Pelajaran dari Prancis

Penutupnya menggarisbawahi: jangan hanya lihat lembaganya. Lihat sistem, budaya, cara rekrutmen, pengawasan, dan hukuman atas penyimpangan.

“Indonesia boleh belajar dari Prancis. Tetapi Indonesia tidak boleh kehilangan dirinya sendiri. Kita punya Pancasila, gotong royong, dan akar moral. Yang mungkin lebih kita perlukan bukan sekadar universitas baru, tetapi keberanian memperbaiki sistem lama.”

Pertanyaan kuncinya menurut Rudi bukan “apakah URI bisa mencetak pejabat berintegritas”, melainkan “apakah Indonesia sudah membangun sistem yang mampu menjaga orang-orang berintegritas tetap berintegritas setelah memegang kekuasaan?”

“Sebelum membangun universitas baru untuk mencetak manusia berintegritas, tanya dulu: Sudahkah sistem kita cukup berintegritas untuk menerima manusia-manusia yang hendak kita cetak itu? Karena kalau belum, jangan-jangan kita hanya sedang mencetak manusia baru untuk dimasukkan ke dalam sistem lama.”

Catatan Redaksi Istana Netizen Com:
Tulisan ini adalah opini Rudi Sinaba di Makasar  dan tidak mencerminkan sikap redaksi.

 

Reporter :AJ
Editor : Tim Redaksi Istana Netizen Com

Previous Post

Alumni PMKRI: Organisasi Runtuh Bukan Karena Kalah, Tapi Saat Kehilangan Rasa Malu”

Next Post

“URI Meniru INSP Prancis: Kawah Candradimuka Baru atau Proyek Eksklusif?”

Istana Netizen

Istana Netizen

POSTERKAIT

TNI DUKUNG NTT MEKAR! Letkol Laut (Purn) Fidelis Betekeneng Diaspora Lembata Gabung Pejuang No.25

TNI DUKUNG NTT MEKAR! Letkol Laut (Purn) Fidelis Betekeneng Diaspora Lembata Gabung Pejuang No.25

Oktober 22, 2026
ENDE PECAH TELUR! SEPTIANUS YUNUS TAKA Jadi Pejuang Pertama Dari Bumi Pancasila – Nomor Urut 27

ENDE PECAH TELUR! SEPTIANUS YUNUS TAKA Jadi Pejuang Pertama Dari Bumi Pancasila – Nomor Urut 27

Oktober 20, 2026
TERKUAK! Ini Daftar Lengkap 23 Pejuang NTT Mekar dari 6 Kabupaten, Sikka Terbanyak

TERKUAK! Ini Daftar Lengkap 23 Pejuang NTT Mekar dari 6 Kabupaten, Sikka Terbanyak

Oktober 20, 2026
Bahagia Tak Butuh Pil: Sadhguru Bongkar Jebakan Kenikmatan Palsu

Bahagia Tak Butuh Pil: Sadhguru Bongkar Jebakan Kenikmatan Palsu

Oktober 18, 2026
PENCARI VS PEMERCAYA: Pelajaran Berharga dari Budaya Timur

PENCARI VS PEMERCAYA: Pelajaran Berharga dari Budaya Timur

Oktober 18, 2026
FOTO KENANGAN TERAKHIR TERUNGKAP! FRANS MADO DAN WABUP GONZALO MUDO SADA PERNAH BERDOA BERSAMA DI GUA MARIA ROSA MYSTICA HOLYLAND WATURENA – BUKIT TANAH SUCI NAGEKEO!

FOTO KENANGAN TERAKHIR TERUNGKAP! FRANS MADO DAN WABUP GONZALO MUDO SADA PERNAH BERDOA BERSAMA DI GUA MARIA ROSA MYSTICA HOLYLAND WATURENA – BUKIT TANAH SUCI NAGEKEO!

Oktober 5, 2026
Next Post
“URI Meniru INSP Prancis: Kawah Candradimuka Baru atau Proyek Eksklusif?”

"URI Meniru INSP Prancis: Kawah Candradimuka Baru atau Proyek Eksklusif?"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

BREAKING: Amakaka Menggema – Servasius Bengaman Daftar di Ruteng, Barisan PKF Tembus 54 Orang!

BREAKING: Amakaka Menggema – Servasius Bengaman Daftar di Ruteng, Barisan PKF Tembus 54 Orang!

Oktober 27, 2026
LEMBATA RESMI PUNYA KOMANDO! 8 Pejuang PKF Lewoleba Kantongi Mandat P4KF!

LEMBATA RESMI PUNYA KOMANDO! 8 Pejuang PKF Lewoleba Kantongi Mandat P4KF!

Oktober 27, 2026
P4KF Dengar Jeritan Flores: Geothermal Ditolak, Energi Matahari, Angin & Arus Laut Jadi Jalan Mandiri Provinsi Kepulauan Flores!

P4KF Dengar Jeritan Flores: Geothermal Ditolak, Energi Matahari, Angin & Arus Laut Jadi Jalan Mandiri Provinsi Kepulauan Flores!

Oktober 27, 2026
Gila! Flores Duduk di Atas Rp 13,5 Triliun – Tapi Masih Minta DAU? Ini Jawabannya!

Gila! Flores Duduk di Atas Rp 13,5 Triliun – Tapi Masih Minta DAU? Ini Jawabannya!

Oktober 27, 2026
Petani Flores Nekat ke Istana! Dobrak Kantor KSP Moeldoko di Jakarta

Petani Flores Nekat ke Istana! Dobrak Kantor KSP Moeldoko di Jakarta

Oktober 27, 2026
No.53 DARI LEWOTANA: Eustakius Suban – Laskar Lebatukan Lembata Gabung P4KF!

No.53 DARI LEWOTANA: Eustakius Suban – Laskar Lebatukan Lembata Gabung P4KF!

Oktober 26, 2026

BERITA TERPOPULER

  • Mohon Doa dan Bantuan: Adik Jeksel Terbaring Lemah Melawan Tumor  di Rumah Sakit, Keluarga Berharap Mukjizat dan Uluran Kasih

    Mohon Doa dan Bantuan: Adik Jeksel Terbaring Lemah Melawan Tumor  di Rumah Sakit, Keluarga Berharap Mukjizat dan Uluran Kasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Skandal di Polres Manggarai? PMKRI Ruteng Bongkar Dugaan Oknum Suruh Cuci Jaket Restina Tija, Forensik HP Dijadikan Alasan Gempa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BREAKING! SK HK/72/2026 TERBIT – MATIM RESMI TRANSISI DARURAT KE PEMULIHAN GEMPA M7,7

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JANGAN SALAH FOKUS! Bivitri Ungkap Gugatan Ijazah Wapres Bukan Soal Tamat SMA atau Tidak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAH DUA KABUPATEN! MABAR & NAGEKEO SIAP BIAYAI PROVINSI FLORES 3 TAHUN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KATEGORI

  • BERITA
  • DAERAH
  • GAYA HIDUP
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
  • NASIONAL
  • OPINI
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In