• TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
ISTANANETIZEN.COM
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
ISTANANETIZEN.COM
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Beranda » Alumni PMKRI: Organisasi Runtuh Bukan Karena Kalah, Tapi Saat Kehilangan Rasa Malu”

Alumni PMKRI: Organisasi Runtuh Bukan Karena Kalah, Tapi Saat Kehilangan Rasa Malu”

Istana Netizen by Istana Netizen
Juli 25, 2026
in OPINI
0
Alumni PMKRI: Organisasi Runtuh Bukan Karena Kalah, Tapi Saat Kehilangan Rasa Malu”
0
SHARES
13
VIEWS

Istananetizen.com, Jakarta, Sabtu 25 Juli 2026 — Dinamika Kongres PMKRI di Ruteng, Kabupaten Manggarai , Flores – Nusa Tenggara Timur sejak 19-25 Juli 2026, yang diwarnai kabar dugaan kekerasan memicu refleksi dari para alumni. Salah satunya datang dari Plasidus Asis Deornay, Mahasiswa Pasca Sarjana Magister Hukum UNAS Jakarta.

Dalam renungannya, Plasidus menyebut organisasi tidak akan runtuh hanya karena kalah dalam kontestasi politik. Keruntuhan justru dimulai ketika organisasi kehilangan keberanian untuk bercermin.

BACAJUGA

P4KF Dengar Jeritan Flores: Geothermal Ditolak, Energi Matahari, Angin & Arus Laut Jadi Jalan Mandiri Provinsi Kepulauan Flores!

Gila! Flores Duduk di Atas Rp 13,5 Triliun – Tapi Masih Minta DAU? Ini Jawabannya!

Petani Flores Nekat ke Istana! Dobrak Kantor KSP Moeldoko di Jakarta

“Sebab sebuah organisasi tidak runtuh ketika kalah dalam kontestasi. Ia mulai runtuh ketika kehilangan rasa malu,” tulis Plasidus.

Bahkan menurutnya :

“Organisasi justru paling sering melemah karena perlahan kehilangan keberanian untuk bercermin. Ia sibuk mempertahankan nama baik, tetapi lupa memelihara karakter yang membuat nama itu dihormati,” lanjutnya.

PMKRI Adalah Sekolah Kehidupan

Sebagai alumni PMKRI, Plasidus menegaskan organisasi ini bukan sekadar wadah berhimpun. Bagi kader, PMKRI adalah sekolah kehidupan tempat intelektualitas berjalan bersama kerendahan hati.

Plasidus Asis Deornay, Mahasiswa Pasca Sarjana Magister Hukum UNAS Jakarta.

“Di sanalah kami belajar bahwa intelektualitas harus berjalan bersama kerendahan hati; bahwa keberanian harus selalu dikendalikan oleh kebijaksanaan; bahwa kepemimpinan bukan tentang menjadi yang paling kuat, melainkan menjadi yang paling mampu menjaga martabat sesama,” ujarnya.

Ada Luka Moral di Balik Kongres

Menyoroti kabar dugaan kekerasan dan perselisihan yang berujung pada proses hukum di kongres, Plasidus menekankan bahwa proses hukum harus dihormati dan asas praduga tak bersalah wajib dijunjung.

Namun baginya, ada persoalan yang lebih dalam dari itu: *luka moral*.

“Luka itu tidak selalu tampak dalam berita. Ia hidup dalam keheningan para kader yang mulai bertanya: ‘Apakah organisasi ini masih menghidupi nilai yang selama ini diajarkannya?'” kata Plasidus.

Ia mengutip pemikiran filsuf Prancis Paul Ricoeur  yang mengingatkan bahwa institusi hanya memiliki legitimasi sejauh ia menjaga kepercayaan.

“Ketika kepercayaan hilang, aturan tinggal menjadi teks, jabatan tinggal menjadi simbol, dan kemenangan tinggal menjadi angka.”

Godaan Kekuasaan Menggerus Cita-cita

Menurut Plasidus, siklus keruntuhan organisasi dimulai saat cita-cita berubah menjadi struktur, dan struktur melahirkan kekuasaan yang akhirnya dianggap lebih penting dari cita-cita.

“Di titik itulah organisasi mulai kehilangan arah. Yang diperebutkan bukan lagi pengabdian, melainkan posisi. Yang dipertahankan bukan lagi nilai, melainkan kelompok. Padahal kemenangan politik hanyalah peristiwa. Integritas adalah warisan,” tegasnya.

Ia mengingatkan PMKRI sejak awal tidak dimaksudkan menjadi pabrik elite, melainkan ruang pembentukan manusia yang mampu berdialog, mendengar, merangkul, dan mengalahkan ego.

“Kalau semua itu mulai memudar, sesungguhnya yang sedang mengalami krisis bukan mekanisme kongres. Yang sedang mengalami krisis adalah kebudayaan organisasi. Dan krisis kebudayaan tidak pernah selesai hanya dengan memilih ketua baru,” ujarnya.

Ajakan Pertobatan Organisasi

Di akhir tulisannya, Plasidus mengajak PMKRI melakukan “pertobatan organisasi”. Ia menilai kritik adalah bentuk kasih yang paling dewasa dalam tradisi intelektual yang sehat.

“Saya membayangkan para pendiri PMKRI seandainya duduk diam mengamati setiap dinamika kongres hari ini. Barangkali mereka tidak akan pertama-tama bertanya siapa yang terpilih. Mereka mungkin hanya akan mengajukan satu pertanyaan sederhana: ‘Apakah kalian masih saling memanggil sebagai saudara?'”

Ia akhirnya menegaskan :

“Saya percaya PMKRI masih memiliki kesempatan untuk memulihkan dirinya. Tetapi pemulihan itu tidak dimulai dari konferensi pers. Tidak pula dari saling menyalahkan. Pemulihan dimulai dari keberanian mengatakan: ‘Jika ada yang keliru, kita akan memperbaikinya,'” pungkasnya.***

Catatan Redaksi:
Tulisan ini merupakan opini pribadi penulis dan tidak mencerminkan sikap redaksi Istana Netizen Com.

Reporter : AJ

Editor : Tim Redaksi Istana Netizen Com

Previous Post

𝗞𝗘𝗧𝗜𝗞𝗔 𝗢𝗥𝗚𝗔𝗡𝗜𝗦𝗔𝗦𝗜 𝗞𝗘𝗛𝗜𝗟𝗔𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗖𝗘𝗥𝗠𝗜𝗡. (𝑆𝑒𝑏𝑢𝑎ℎ 𝑅𝑒𝑛𝑢𝑛𝑔𝑎𝑛 𝐴𝑙𝑢𝑚𝑛𝑖 𝑃𝑀𝐾𝑅𝐼 𝑡𝑒𝑛𝑡𝑎𝑛𝑔 𝐸𝑡𝑖𝑘𝑎, 𝐾𝑒𝑘𝑢𝑎𝑠𝑎𝑎𝑛, 𝑑𝑎𝑛 𝐾𝑒𝑠𝑒𝑡𝑖𝑎𝑎𝑛 𝑝𝑎𝑑𝑎 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖)

Next Post

“Jangan Impor INSP Saja: Benahi Dulu Sistem Biar URI Tak Jadi Proyek Baru”

Istana Netizen

Istana Netizen

POSTERKAIT

P4KF Dengar Jeritan Flores: Geothermal Ditolak, Energi Matahari, Angin & Arus Laut Jadi Jalan Mandiri Provinsi Kepulauan Flores!

P4KF Dengar Jeritan Flores: Geothermal Ditolak, Energi Matahari, Angin & Arus Laut Jadi Jalan Mandiri Provinsi Kepulauan Flores!

Oktober 27, 2026
Gila! Flores Duduk di Atas Rp 13,5 Triliun – Tapi Masih Minta DAU? Ini Jawabannya!

Gila! Flores Duduk di Atas Rp 13,5 Triliun – Tapi Masih Minta DAU? Ini Jawabannya!

Oktober 27, 2026
Petani Flores Nekat ke Istana! Dobrak Kantor KSP Moeldoko di Jakarta

Petani Flores Nekat ke Istana! Dobrak Kantor KSP Moeldoko di Jakarta

Oktober 27, 2026
No.53 DARI LEWOTANA: Eustakius Suban – Laskar Lebatukan Lembata Gabung P4KF!

No.53 DARI LEWOTANA: Eustakius Suban – Laskar Lebatukan Lembata Gabung P4KF!

Oktober 26, 2026
SAH! DOKUMEN 2015 TERBONGKAR – 9 BUPATI & 9 DPRD SE-FLORES LEMBATA PENUHI PASAL 37 UU 23/2014 – PKF SIAP DARI LABUAN BAJO HINGGA LEWOLEBA

SAH! DOKUMEN 2015 TERBONGKAR – 9 BUPATI & 9 DPRD SE-FLORES LEMBATA PENUHI PASAL 37 UU 23/2014 – PKF SIAP DARI LABUAN BAJO HINGGA LEWOLEBA

Oktober 26, 2026
SAH! 9 BUPATI + 9 DPRD FLORES TEKEN PKF – ADRIANUS JEHAMAT: MORATORIUM BUKAN TEMBOK ABADI!

SAH! 9 BUPATI + 9 DPRD FLORES TEKEN PKF – ADRIANUS JEHAMAT: MORATORIUM BUKAN TEMBOK ABADI!

Oktober 25, 2026
Next Post
“Jangan Impor INSP Saja: Benahi Dulu Sistem Biar URI Tak Jadi Proyek Baru”

"Jangan Impor INSP Saja: Benahi Dulu Sistem Biar URI Tak Jadi Proyek Baru"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

BREAKING: Amakaka Menggema – Servasius Bengaman Daftar di Ruteng, Barisan PKF Tembus 54 Orang!

BREAKING: Amakaka Menggema – Servasius Bengaman Daftar di Ruteng, Barisan PKF Tembus 54 Orang!

Oktober 27, 2026
LEMBATA RESMI PUNYA KOMANDO! 8 Pejuang PKF Lewoleba Kantongi Mandat P4KF!

LEMBATA RESMI PUNYA KOMANDO! 8 Pejuang PKF Lewoleba Kantongi Mandat P4KF!

Oktober 27, 2026
P4KF Dengar Jeritan Flores: Geothermal Ditolak, Energi Matahari, Angin & Arus Laut Jadi Jalan Mandiri Provinsi Kepulauan Flores!

P4KF Dengar Jeritan Flores: Geothermal Ditolak, Energi Matahari, Angin & Arus Laut Jadi Jalan Mandiri Provinsi Kepulauan Flores!

Oktober 27, 2026
Gila! Flores Duduk di Atas Rp 13,5 Triliun – Tapi Masih Minta DAU? Ini Jawabannya!

Gila! Flores Duduk di Atas Rp 13,5 Triliun – Tapi Masih Minta DAU? Ini Jawabannya!

Oktober 27, 2026
Petani Flores Nekat ke Istana! Dobrak Kantor KSP Moeldoko di Jakarta

Petani Flores Nekat ke Istana! Dobrak Kantor KSP Moeldoko di Jakarta

Oktober 27, 2026
No.53 DARI LEWOTANA: Eustakius Suban – Laskar Lebatukan Lembata Gabung P4KF!

No.53 DARI LEWOTANA: Eustakius Suban – Laskar Lebatukan Lembata Gabung P4KF!

Oktober 26, 2026

BERITA TERPOPULER

  • Mohon Doa dan Bantuan: Adik Jeksel Terbaring Lemah Melawan Tumor  di Rumah Sakit, Keluarga Berharap Mukjizat dan Uluran Kasih

    Mohon Doa dan Bantuan: Adik Jeksel Terbaring Lemah Melawan Tumor  di Rumah Sakit, Keluarga Berharap Mukjizat dan Uluran Kasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Skandal di Polres Manggarai? PMKRI Ruteng Bongkar Dugaan Oknum Suruh Cuci Jaket Restina Tija, Forensik HP Dijadikan Alasan Gempa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BREAKING! SK HK/72/2026 TERBIT – MATIM RESMI TRANSISI DARURAT KE PEMULIHAN GEMPA M7,7

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JANGAN SALAH FOKUS! Bivitri Ungkap Gugatan Ijazah Wapres Bukan Soal Tamat SMA atau Tidak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAH DUA KABUPATEN! MABAR & NAGEKEO SIAP BIAYAI PROVINSI FLORES 3 TAHUN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KATEGORI

  • BERITA
  • DAERAH
  • GAYA HIDUP
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
  • NASIONAL
  • OPINI
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In