Labuan Bajo, Istana Netizen Com
– Final Piala Dunia 2026 belum kick-off, tapi tensi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Flores- NTT sudah kayak kawah gunung api. Dua warganya resmi teken _Surat Perjanjian Taruhan_ dengan nilai yang bikin dompet netizen kram: Rp1 Miliar plus 74 kilogram emas murni.
Surat bertanggal 19 Juli 2026 itu mempertemukan dua kubu panas. Alexandro, warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Flores – Nusa Tenggara Timur (NTT) pendukung Timnas Argentina, menantang Amatus Santoso yang pasang badan untuk Spanyol. Objeknya jelas: Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Senin 20 Juli 2026.
Skema Taruhannya Bikin Merinding:
– Yang kalah wajib serahkan Rp1.000.000.000 tunai
– Ditambah emas batangan seberat 74 Kg
Dengan harga emas hari ini, total harta yang berpindah tangan bisa tembus Rp 100 miliar lebih. Sekali kalah, langsung turun kasta. Sekali menang, auto jadi sultan Labuan Bajo.
Isi Surat Perjanjian yang Bikin Heboh:
1. Pasal 1 – Objek: Taruhan sah untuk Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol.
2. Pasal 2 – Nilai: Pihak yang kalah wajib serahkan 1 Miliar + 74 Kg emas ke pemenang.
3. Pasal 3 – Ketentuan: Hasil pertandingan mutlak. Perjanjian dibuat sadar, jujur, dan sportif.
Meski tanpa materai, surat tersebut dibubuhi tanda tangan Alexandro dan Amatus Santoso, plus stempel merah “PERJANJIAN”. Bukti tertulis ini langsung viral dan bikin netizen salfok.
Komentar warga net langsung banjir: “Ini mah Baso vs Rangga tapi versi konglomerat”, “74 Kg emas itu kalau diangkat bisa encok sebulan”, “Nggak pake materai tapi mental baja”, “Yang kalah pindah KTP ke goa”.
Bukan cuma Papua yang libur nonton bola. Di Labuan Bajo, satu kota ikut tegang nunggu peluit akhir. Karena yang dipertaruhkan bukan gengsi, tapi harta tiga turunan.
Catatan Redaksi: Istana Netizen Com tidak menganjurkan praktik perjudian dalam bentuk apapun. Berita ini disajikan sebagai laporan atas fenomena sosial yang viral di masyarakat. Taruhan memiliki risiko hukum dan finansial. Bijaklah dalam bertindak.***
Reporter: AJ
Editor: Tim Redaksi Istana Netizen














