ISTANA NETIZEN.COM – Tokoh reformasi Amien Rais kembali menyuarakan peringatan keras terkait arah kebijakan nasional. Dalam unggahan yang beredar di media sosial, Amien menyoroti dua isu yang dinilai berpotensi memicu gejolak sosial: normalisasi LGBTQ dan krisis ekonomi yang menekan daya beli masyarakat.
Amin Rais
Amien menilai fenomena normalisasi LGBTQ sebagai bentuk infiltrasi kebijakan transnasional yang dapat mengancam nilai agama dan budaya lokal. Ia memperingatkan, jika dibiarkan, hal itu bisa membuka jalan bagi legalisasi perkawinan sesama jenis di Indonesia.
Selain itu, Amien menyoroti pelemahan nilai tukar Rupiah yang disebut telah menyentuh titik terendah dalam sejarah. Menurutnya, jika pemerintah hanya merespons dengan retorika tanpa langkah konkret, maka potensi munculnya ‘people revolt’ atau pemberontakan rakyat akibat tekanan ekonomi semakin besar.
“Urusan perut tidak bisa dikompromi. Jika krisis ini terus dibiarkan, jangan kaget jika rakyat turun ke jalan,” tulis pernyataan yang dikutip dari laman Facebook Ahmadi Tanjung, Rabu (13/5/2026).

Amien juga mengkritik kemunduran demokrasi selama satu dekade terakhir dan mendesak para elit untuk menghentikan skandal moral serta manuver politik yang dinilai merugikan publik. Ia menekankan pentingnya memotong ketergantungan pada kekuatan asing agar Indonesia dapat mengambil langkah penyelamatan secara mandiri.
Pernyataan tersebut memicu diskusi di media sosial mengenai sejauh mana pemerintah merespons isu moral dan ekonomi yang mengemuka.***
Penulis/ Editor: Tim Redaksi Istana Netizen.Com














