• HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
ISTANANETIZEN.COM
Advertisement
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
No Result
View All Result
ISTANANETIZEN.COM
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Tender Politik Bukan Kewajiban Negara”: MBG Harus Diuji Konstitusi dan APBN, Bukan Dibela Atas Nama Janji Kampanye

Tim Redaksi Istana Netizen by Tim Redaksi Istana Netizen
Juli 25, 2026
in NASIONAL
0 0
0
Tender Politik Bukan Kewajiban Negara”: MBG Harus Diuji Konstitusi dan APBN, Bukan Dibela Atas Nama Janji Kampanye
0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Istananetizen Com, Jakarta, Sabtu 25 Juli 2026 — Munculnya istilah “tender politik” untuk menyebut program Makan Bergizi Gratis / MBG memantik perdebatan. Istilah itu dilontarkan Kepala BGN Sudaryono saat menyebut MBG sebagai program politik Presiden Prabowo Subianto.

Pengamat kebijakan publik Rudi Sinaba menilai, penyebutan “tender politik” berbahaya jika dimaknai bahwa program tersebut tidak boleh dihentikan, dikurangi, atau dievaluasi.

“Dalam politik elektoral ada janji, ada pemilih, ada mandat. Tapi negara bukan perusahaan pemenang tender dan rakyat bukan konsumen program pemerintah. Negara adalah organisasi kekuasaan yang dibatasi konstitusi,” ujar Rudi, Sabtu 25 Juli 2026.

1. Janji Politik ≠ Kekuasaan Tanpa Batas

Menurut Rudi, janji kampanye memang bisa menjadi dasar legitimasi politik. Namun saat masuk ke pemerintahan dan dibiayai APBN, statusnya berubah menjadi kebijakan publik.

“Ketika kebijakan publik menggunakan uang negara, maka ia harus tunduk pada hukum, mekanisme APBN, pengawasan, audit, dan evaluasi,” tegasnya.

Ia mengingatkan, UUD 1945 jelas mengatur pengelolaan keuangan negara. APBN ditetapkan dengan undang-undang dan ada relasi konstitusional antara Presiden dan DPR.

“Tidak ada program politik sebesar apa pun yang dapat berdiri di luar arsitektur konstitusi dan hukum keuangan negara.”

2. Soal Ruang Fiskal Konstitusional

Rudi menyebut ada istilah “ruang fiskal konstitusional” yang harus dijaga. Negara punya banyak kewajiban: pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, pengentasan kemiskinan, selain pangan dan gizi.

“APBN bukan sumur tanpa dasar. Setiap rupiah untuk satu program punya konsekuensi ke program lain. Ada opportunity cost,” jelasnya.

Karena itu, pertanyaannya bukan lagi “Apakah MBG janji Presiden?”
Tetapi:

“Apakah cara negara membiayai dan menjalankan MBG tetap dalam koridor kewajiban konstitusional negara?”

3. Tidak Ada Program yang Kebal Kritik

Rudi menekankan, MBG adalah niat baik. Tapi niat baik bukan pengganti desain kebijakan yang baik.

“Jika ada anak keracunan, sistem harus diperbaiki. Jika anggaran tidak efisien, tata kelola harus dikoreksi. Jika beban fiskalnya terlalu besar, pemerintah harus melakukan penyesuaian,” katanya.

Rudi menambahkan :

“Demokrasi bukan ‘Saya sudah berjanji, maka Anda harus menerima’. Demokrasi adalah ‘Saya diberi mandat, maka saya harus mempertanggungjawabkan’.”

Kesimpulan: Uji MBG dengan Ukuran Negara, Bukan Ego Politik

Rudi menutup dengan menegaskan, yang membayar “tender politik” itu bukan presiden, bukan partai, tapi negara. Dan negara membayar dengan uang rakyat.

“Kalau MBG dipandang sebagai kewajiban negara, maka ia harus diuji dengan ukuran negara hukum: konstitusionalitas, legalitas, efektivitas, efisiensi, akuntabilitas, dan kemampuan fiskal.”

Menurut Rudi :

” Presiden boleh punya political commitment. Tapi pemerintah tidak boleh kehilangan fiscal discipline. Dan keduanya harus tunduk pada konstitusi.”

Catatan Redaksi:
Opini diolah dari tulisan Rudi Sinaba. Inti pesan: MBG harus dilihat sebagai kebijakan negara, bukan proyek pribadi. Keberhasilan pemerintah diukur dari efektivitas dan akuntabilitas, bukan dari seberapa banyak janji kampanye dipaksakan jalan.

_”Yang membayar tender tersebut adalah negara. Dan negara membayar dengan uang publik”_ — Tegas Rudi Sinaba***

Reporter :AJ
Editor : Tim Redaksi Istana Netizen.

Previous Post

Koperasi Merah Putih Dituding Jadi Predator UMKM: Bunuh Warung Tetangga Demi Monopoli Desa”

Next Post

“Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung: Dugaan Terjadi Saat Masih Menjabat”

Tim Redaksi Istana Netizen

Tim Redaksi Istana Netizen

Next Post
“Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung: Dugaan Terjadi Saat Masih Menjabat”

"Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung: Dugaan Terjadi Saat Masih Menjabat"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Laporan Bupati Hery ke Polisi soal Edi Hardum Tuai Polemik: Kuasa Hukum Yakin Pidana, DPRD Sebut Keliru !

Mei 30, 2026
Penuhi Panggilan Polres, Bupati Manggarai Hery Nabit Siap Klarifikasi Dugaan Fitnah oleh  SEH

Penuhi Panggilan Polres, Bupati Manggarai Hery Nabit Siap Klarifikasi Dugaan Fitnah oleh SEH

Juni 2, 2026
Edi Hardum Tanggapi Laporan Hery Nabit: Sengketa Pers Harus Selesai Lewat UU Pers !

Edi Hardum Tanggapi Laporan Hery Nabit: Sengketa Pers Harus Selesai Lewat UU Pers !

Mei 28, 2026
Kuasa Hukum Bupati Manggarai: Silahkan Penuhi Panggilan Polisi, Narasumber Tak Bisa Asal Bicara, AJI Kupang: Pelaporan Narasumber Ancam Kebebasan Pers !

Kuasa Hukum Bupati Manggarai: Silahkan Penuhi Panggilan Polisi, Narasumber Tak Bisa Asal Bicara, AJI Kupang: Pelaporan Narasumber Ancam Kebebasan Pers !

Mei 28, 2026
Antisipasi Aksi Anarkis, Pemkab Manggarai Gelar Aksi Do’a Kebangsaan

Antisipasi Aksi Anarkis, Pemkab Manggarai Gelar Aksi Do’a Kebangsaan

0
Komisi 1 DPRD Kabupaten Manggarai Barat Berkunjung ke SMK N1 Labuan Bajo; Ada Apa ?

Komisi 1 DPRD Kabupaten Manggarai Barat Berkunjung ke SMK N1 Labuan Bajo; Ada Apa ?

0
Yunus Takandewa Nahkodai DPD PDIP NTT 2025-2030

Yunus Takandewa Nahkodai DPD PDIP NTT 2025-2030

0
PPK Sesalkan Tindakan Warga, Bongkar Sepihak Pekerjaan Jalan Senilai Rp 1,490 Miliar : Kontraktor Claim Kerja Sesuai Spek !

PPK Sesalkan Tindakan Warga, Bongkar Sepihak Pekerjaan Jalan Senilai Rp 1,490 Miliar : Kontraktor Claim Kerja Sesuai Spek !

0
“17 Kontingen NTT Gelar Gladi Resik, Gubernur Melki Laka Lena Siap Buka Jambore Daerah X 2026”

“17 Kontingen NTT Gelar Gladi Resik, Gubernur Melki Laka Lena Siap Buka Jambore Daerah X 2026”

Juli 29, 2026

Turun ke Bea Mese, Bupati Hery Nabit: Kesehatan Berkualitas Dimulai dari Mendengar Nakes”

Juli 28, 2026
“Diuji Lewat Kritik: Presiden Butuh Kecerdasan Emosional, Bukan Hanya Ketegasan”

“Diuji Lewat Kritik: Presiden Butuh Kecerdasan Emosional, Bukan Hanya Ketegasan”

Juli 28, 2026
“Pulang ke Timur: Jokowi Disambut Rindu di Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Gajah Jadi Panggung Rakyat”

“Pulang ke Timur: Jokowi Disambut Rindu di Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Gajah Jadi Panggung Rakyat”

Juli 28, 2026

Recent News

“17 Kontingen NTT Gelar Gladi Resik, Gubernur Melki Laka Lena Siap Buka Jambore Daerah X 2026”

“17 Kontingen NTT Gelar Gladi Resik, Gubernur Melki Laka Lena Siap Buka Jambore Daerah X 2026”

Juli 29, 2026

Turun ke Bea Mese, Bupati Hery Nabit: Kesehatan Berkualitas Dimulai dari Mendengar Nakes”

Juli 28, 2026
“Diuji Lewat Kritik: Presiden Butuh Kecerdasan Emosional, Bukan Hanya Ketegasan”

“Diuji Lewat Kritik: Presiden Butuh Kecerdasan Emosional, Bukan Hanya Ketegasan”

Juli 28, 2026
“Pulang ke Timur: Jokowi Disambut Rindu di Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Gajah Jadi Panggung Rakyat”

“Pulang ke Timur: Jokowi Disambut Rindu di Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Gajah Jadi Panggung Rakyat”

Juli 28, 2026

KATEGORI

  • BERITA
  • DAERAH
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
  • NASIONAL
  • OPINI
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In