ISTANA NETIZEN.com, LABUAN BAJO — Proyek perbaikan jalan di Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Flores – Nusa Tenggara Timur yang sempat mangkrak 2 minggu, akhirnya kembali dikerjakan.

Gerak cepat ini terjadi sehari setelah keluhan warga diberitakan IstanaNetizen.com, Jumat 7 Agustus 2026.
KRONOLOGI: 2 MINGGU DIGALI, TAK ADA PLANG
Keluhan itu disampaikan Netizen alias warga internet Labuan Bajo melalui pesan dan dokumentasi foto yang diterima Redaksi, Jumat siang, 7 Agustus 2026.
_”Proyek tidak jelas, sudah 2 minggu galian ini dan tidak ada tindak lanjutnya,”_ tulis warga yang meminta namanya tidak dimediakan.
Berdasarkan pantauan foto, terlihat ruas jalan sudah dikeruk tanah dan batunya. Di lokasi hanya dipasang garis polisi seadanya dan beberapa alat kerja seperti palu karet yang dibiarkan.
Yang membuat warga resah, tidak ada plang proyek di lokasi. Akibatnya warga tidak mengetahui siapa pelaksana pekerjaan dan dari dinas mana proyek itu berasal.
_”Ini lokasinya di Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo Pak, dan saya juga tidak tahu siapa pelaksana pekerjaannya karena tidak ada plang,”_ lanjutnya.
Keluhan serupa dibenarkan warga lain.
_”Ya betul, itu yang saya rasakan Pak,”_ ujarnya.
Warga juga menyoroti metode kerja yang tidak efektif.
_”Sebaiknya gali dulu satu langsung kerja… Ini malah gali saja dulu semuanya baru mereka kerja nanti,”_ keluh warga.
Kondisi ini dinilai dan bahkan dirasakan sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan rawan kecelakaan.
UPDATE: SABTU PAGI, MOBIL MOLEN TURUN
Setelah disorot media, Sabtu 8 Agustus 2026 pagi pihak pelaksana langsung turun ke lapangan.
Pantauan di lokasi, truk molen sudah masuk dan mulai melakukan pengecoran. Sejumlah pekerja dengan rompi dan helm juga terlihat. Di lokasi terpasang papan: “HATI-HATI ALAT BERAT SEDANG BEKERJA”.

Apresiasi disampaikan warga atas respon cepat ini. Namun warga tetap berharap transparansi.
HARAPAN: PASANG PLANG PROYEK
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Desa Batu Cermin maupun Dinas PUPR Manggarai Barat.
Warga berharap pihak terkait segera memasang papan informasi proyek agar masyarakat tahu sumber dana, volume, dan penanggung jawab pekerjaan.***
Tim Redaksi IstanaNetizen.com
Reporter: Tim Redaksi | Editor: AJ









