Istana Netizen.com, Dampek – Sehari pasca gempa M7,7 Flores, 15 Agustus 2026, jeritan bantuan datang dari tenaga kesehatan di pelosok. Sebuah pesan dari dr. Melinda, Puskesmas Dampek, Manggarai Timur, Flores – NTT viral dan menggambarkan betapa beratnya kondisi di lapangan.
Dalam pesan yang diteruskan warga, dr. Melinda menyebut dirinya menjadi satu-satunya dokter yang menangani ratusan korban di wilayah kerja seluas 17 ribu jiwa.
“Puskesmas Hancur, Jalan Putus, Akses Terisolasi”
Menurut pengakuan dalam pesan tersebut, kondisi PKM Dampek saat ini sangat memprihatinkan.
“Puskesmas hancur, rumah-rumah banyak yang runtuh, banyak korban jiwa yang berat sampai meninggal dunia. Wilayah kerja saya cukup luas, tidak terlokalisir, dan kurang lebih 17 ribu penduduk,” tulisnya.
Ia juga menyebut akses jalan sulit karena banyak yang putus dan longsor. Akibatnya wilayah Dampek terisolasi. Sinyal dan listrik padam total. Sementara ini pelayanan hanya mengandalkan genset dan Starlink.
“Saya Tidak Istirahat Sejak Kemarin”
Yang paling mendesak adalah kekurangan tenaga dan logistik medis. dr. Melinda mengaku sudah 24 jam nonstop menangani korban yang terus berdatangan.

“Saya benar-benar tidak mampu. Saya hanya dokter 1-nya di sini dengan ratusan korban. Fisik saya tidak mampu menangani pasien sebanyak ini sendirian. Saya tidak istirahat sejak kemarin sampai sekarang, karena standby 24 jam korban terus berdatangan,” lanjutnya.
Ia juga menyebut alat, obat-obatan dan logistik sangat terbatas. Bantuan dari Dinkes masih ditunggu hingga pesan ini dikirim.
“Gempa susulan masih terus terjadi sampai sekarang pak. Saya mohon ada bantuan tenaga dokter maupun nakes lainnya,” pinta dr. Melinda di akhir pesan disertai emoji menangis dan berdoa.
Titik Rawan Nakes di Wilayah Terdampak
Pesan ini memperkuat laporan sebelumnya dari warga Lale, Desa Pondo, Lembor, Manggarai Barat yang juga meminta percepatan bantuan.
Pemerintah melalui Menko PMK Pratikno telah membuka 2 Posko Nasional di Labuan Bajo dan Maumere. Namun tantangan distribusi ke wilayah terisolasi seperti Dampek, Manggarai Timur masih menjadi pekerjaan rumah besar.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya mengkonfirmasi langsung ke Dinkes Manggarai Timur dan BNPB terkait pengiriman tim medis tambahan ke PKM Dampek.
_Bumi berguncang. Tenaga kesehatan di garis depan butuh diperkuat._
Reporter: YT
Editor: AJ











