Istana Netizen.com, Pacar – Berdasarkan laporan resmi Pemerintah Kecamatan Pacar yang diterima redaksi Istana http://Netizen.com, Minggu malam 16 Agustus 2026, Desa Waka di Kecamatan Pacar mencatat 28 rumah rusak akibat gempa M7,7 pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Kerusakan di Desa Waka tersebar di 3 dari 4 dusun yang ada.
Rincian Kerusakan Per Dusun di Desa Waka
1. Dusun Puing: 16 Rumah – _Terdampak Terbanyak_
1. Dominikus Natar
2. Paskalis Jehamit
3. Tomas Sardin
4. Makarius Rumbi
5. Maksimus Bona Fantura
6. Yulius Adi Putra Ralim
7. Fransiskus Bruno
8. Gonsius Andi
9. Yuventus Darmo
10. Oswaldus Wandi
11. Ristiani Hesti
12. Romanus Manto
13. Engel Bertus Jandu
14. Yohanes Jenaru
15. Yosep Martini
16. Adrianus Jehamat
2. Dusun Rantak: 7 Rumah
1. Yohanes Nabit
2. Benediktus Datal
3. Antonius Jadi
4. Siprianus Haru
5. Paulus Johan
6. Hendrikus Pakung
7. Makarius Tion
3. Dusun Murung: 5 Rumah
1. Marselinus Saling
2. Florianus Ferdianto
3. Adolfus Guntur
4. Dortius Danggur
5. Hendrikus Hibur
Total Desa Waka: 28 Rumah Rusak
Konteks Kecamatan Pacar
Secara keseluruhan, gempa 15 Agustus 2026 menyebabkan 302 rumah rusak yang tersebar di 11 dari 13 desa di Kecamatan Pacar. Desa Golo Lajang Barat menjadi wilayah dengan kerusakan tertinggi yakni 73 rumah.
Pernyataan Camat Pacar
Camat Pacar, Ferdy Pelong menyampaikan pendataan masih terus dilakukan.
“Kami fokus memastikan seluruh warga terdampak mendapat bantuan. Data ini masih sementara,” ujar Ferdy Pelong.
Harapan Warga: Bantuan Rehab Segera
Sejumlah korban yang tak ingin namanya dipublikasikan berharap Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat hingga pemerintah pusat segera memberikan bantuan untuk merehabilitasi rumah warga yang rusak akibat gempa.

“Kami berharap kiranya pemerintah segera buka mata dan peduli membantu meringankan beban kami segenap warga masyarakat yang telah menjadi korban gempa bumi beberapa hari lalu. Yang kami butuhkan saat ini terutama biaya untuk merehab kembali rumah-rumah tempat tinggal yang sudah rusak parah dan tak layak huni,” tutur para korban.
Ditanya soal kebutuhan spesifik, warga menyebutkan dua hal utama:
1. Pengadaan material: pasir, batu, semen, seng, besi beton, paku, kayu/balok untuk tiang, kusen pintu dan jendela, kaca jendela, serta bantal kayu untuk atap rumah.
2. Biaya tukang
“Kami belum bisa sebut angka bantuan tapi yang pasti kami butuh biaya untuk sewa tukang dan beli material. Ini kebutuhan riil yang sangat kami butuhkan dari pemerintah saat ini,” ujar warga terdampak.
Penanganan Darurat
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada bantuan darurat yang diterima warga Desa Waka dari Pemerintah Kecamatan Pacar maupun Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.
Pemerintah hanya mengimbau warga agar tidak menempati rumah yang rusak berat dan tetap waspada terhadap gempa susulan.***
_Reporter: YT_
_Editor: AJ










