FLORES, ISTANA NETIZEN.COM, Rabu, 2 September 2026 – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Patrianus Lali Wolo, menyoroti persoalan pendataan rumah warga terdampak Gempa Flores. Pernyataan itu disampaikannya 3 hari lalu, Sabtu 30 Agustus 2026.
Ia mendesak pemerintah melakukan evaluasi ulang agar bantuan dapat disalurkan secara adil dan transparan.
Berdasarkan pantauan langsung di Wilayah Natanage Timur, Flores, Patrianus mencatat ada sekitar 15 rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa. Namun data sementara dari petugas hanya mencatat 2 rumah masuk kategori rusak berat.
1. Data Tidak Sesuai Kondisi Lapangan
Patrianus mempertanyakan hasil pendataan tersebut. Menurutnya, banyak rumah yang kondisinya sudah parah justru tidak masuk kategori.

_“Petugas kemarin waktu keliling mendata, yang masuk hanya dua rumah rusak berat katanya. Saya lagi sedang bersama masyarakat ini, masa tembok yang kita dorong saja sudah roboh tidak masuk kategori,”_ ujarnya.
Ia menegaskan seluruh rumah terdampak wajib didata secara menyeluruh dan dikategorikan sesuai tingkat kerusakannya, mulai dari rusak ringan, sedang, hingga berat.
2. Desak Transparansi, Data Wajib Dipublikasikan
Selain akurasi data, Patrianus juga menekankan pentingnya transparansi. Ia meminta hasil pendataan diumumkan ke publik agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial.
_“Pendataan harus transparan, disampaikan kepada masyarakat. Harus dipublikasikan, harus diumumkan supaya warga tahu siapa yang dapat dan siapa yang tidak,”_ tegasnya.
3. Jangan Sampai Menimbulkan ‘Bencana Baru’
Patrianus mengingatkan pemerintah untuk serius menggunakan anggaran yang sudah tersedia. Ia khawatir jika pendataan tidak tepat, akan ada warga yang kecewa karena tidak masuk kategori penerima bantuan.
_“Kita tidak mau masyarakat kecewa karena mereka tinggal di luar kategori penanganan. Pemerintah harus betul-betul memperhatikan masyarakat dengan anggaran yang sudah ada, jangan sampai menimbulkan bencana baru,”_ katanya.
Ia berharap Pemprov NTT dan Pemkab setempat segera melakukan pendataan ulang bersama pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan relawan. Tujuannya agar bantuan stimulan dan logistik bisa segera sampai ke warga terdampak Gempa Flores yang benar-benar membutuhkan.
_“Ini menyangkut hak dasar warga. Negara hadir harus sampai ke masyarakat paling bawah,”_ tutup Patrianus.
Penulis: Tim Redaksi Istana Netizen Com
Editor: AJ











