• TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
ISTANANETIZEN.COM
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
ISTANANETIZEN.COM
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Beranda » “Koperasi Rasa Komando? Leopold Therik Soroti Perluasan Peran Militer di Urusan Sipil”

“Koperasi Rasa Komando? Leopold Therik Soroti Perluasan Peran Militer di Urusan Sipil”

Istana Netizen by Istana Netizen
Juli 6, 2026
in LAINNYA
0
“Koperasi Rasa Komando? Leopold Therik Soroti Perluasan Peran Militer di Urusan Sipil”
0
SHARES
26
VIEWS

Kupang, Senin 6 Juli 2026
_istana netizen com_

Politisi sekaligus pemerhati kebijakan publik, Leopold Therik, mengajak publik merefleksikan arah pembangunan nasional lewat pertanyaan tajam: “Koperasi atau Komando Operasi?”

BACAJUGA

” BNPB GANDENG OMBUDSMAN RI KAWAL BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA FLORES: “PASTIKAN TIDAK ADA YANG TERTINGGAL”

Gempa Guncang Manggarai: 53 Warga Meninggal, 22 Ribu Lebih Mengungsi

Atap Terpal Jadi Kelas: Guru PPPK di Manggarai Tetap Mengajar 19 Murid di Tengah Puing Gempa Flores 

LEOPOLD TERICK 

Menurut Leopold, pertanyaan itu bukan tuduhan, melainkan ajakan berpikir kritis di tengah rangkaian kebijakan yang melibatkan TNI di sektor sipil.

1. Bayang-bayang Reformasi 1998

Leopold mengingatkan, Reformasi 1998 jadi tonggak penting supremasi sipil dan pengembalian TNI ke fungsi pertahanan. Hampir tiga dekade berlalu, muncul diskusi: apakah Indonesia sedang menyaksikan perluasan peran militer ke berbagai sektor sipil?

2. Rangkaian Kebijakan yang Jadi Sorotan

Ia mencontohkan keterlibatan TNI dalam program ketahanan pangan, pelatihan pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pembekalan pejabat pemerintahan, hingga penempatan purnawirawan dan personel aktif di jabatan strategis. Bagi pemerintah, ini dipandang sebagai upaya mempercepat pembangunan lewat disiplin dan kepemimpinan militer.

Namun di sisi lain, rangkaian itu memunculkan tafsir: apakah birokrasi negara makin berorientasi pada pola komando?

3. Koperasi: Musyawarah vs Instruksi

Koperasi, kata Leopold, sejak awal dirancang sebagai organisasi ekonomi rakyat berbasis musyawarah, kesetaraan anggota, dan demokrasi ekonomi sesuai Pasal 33 UUD 1945. Kekuatannya lahir dari partisipasi, bukan instruksi.

“Ketika pembinaan koperasi melibatkan pendekatan identik dengan kedisiplinan militer, muncul kekhawatiran karakter koperasi bisa bergeser jika prinsip demokrasi internal tidak dijaga,” tulisnya.

Ia menegaskan, kekhawatiran itu bukan menolak disiplin, tapi mengingatkan tiap institusi punya karakter dan fungsi berbeda.

4. Tantangan Besar vs Koridor Konstitusi

Leopold mengakui Indonesia menghadapi tantangan: ketahanan pangan, birokrasi lamban, korupsi, dan lemahnya koordinasi. Pemerintah berhak mencari model kerja efektif.

“Persoalannya bukan pada niat mempercepat pembangunan, melainkan bagaimana percepatan itu tetap dalam koridor konstitusi, supremasi sipil, dan tata kelola demokratis,” tegasnya.

5. Demokrasi Bukan Penghambat

Ia menekankan demokrasi bukan penghambat pembangunan. Sebaliknya, demokrasi memastikan pembangunan berjalan dengan akuntabilitas, transparansi, dan penghormatan hukum.

“Efisiensi tidak boleh mengurangi ruang kritik, partisipasi masyarakat, maupun independensi institusi sipil.”

6. Desakan Transparansi dan Penguatan Sipil

Karena itu, Leopold mendesak pemerintah menjelaskan terbuka batas keterlibatan militer di urusan sipil. Transparansi akan mengurangi spekulasi dan memperkuat kepercayaan publik. Di saat sama, kapasitas birokrasi sipil harus terus diperkuat agar tak bergantung pada institusi lain.

Penutup: Jaga Keseimbangan

“Pertanyaan ‘Koperasi atau Komando Operasi?’ adalah ajakan merefleksikan arah pembangunan nasional,” tutup Leopold.

Bangsa ini butuh pemerintahan cepat, disiplin, dan efektif. Tapi juga butuh jaminan bahwa percepatan tidak menggeser prinsip negara hukum, demokrasi, dan supremasi sipil yang diperjuangkan dengan biaya sejarah tak sedikit.

“Keberhasilan negara tidak hanya diukur dari seberapa cepat ia bergerak, tetapi dari kemampuannya menjaga keseimbangan antara efektivitas pemerintahan dan kebebasan demokrasi. Itulah tantangan besar Indonesia hari ini.”

—

Catatan redaksi: Artikel ini merupakan opini pribadi Leopold Therik. _istana netizen com_ memuatnya sebagai bagian dari ruang diskusi publik.

Penulis / Editor : Tim Redaksi Istana Netizen

Previous Post

“Komodo Kebal Hukum, Mangrove Keramat, dan Fosil Kapal Nabi Nuh: Narasi ‘Liar’ Labuan Bajo dari Stefan Rafael”

Next Post

“Haaland Bikin Brasil Menangis: Norwegia Singkirkan Selecao 2-1, Lolos Perempat Final Piala Dunia 2026”

Istana Netizen

Istana Netizen

POSTERKAIT

” BNPB GANDENG OMBUDSMAN RI KAWAL BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA FLORES: “PASTIKAN TIDAK ADA YANG TERTINGGAL”

” BNPB GANDENG OMBUDSMAN RI KAWAL BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA FLORES: “PASTIKAN TIDAK ADA YANG TERTINGGAL”

September 6, 2026
Gempa Guncang Manggarai: 53 Warga Meninggal, 22 Ribu Lebih Mengungsi

Gempa Guncang Manggarai: 53 Warga Meninggal, 22 Ribu Lebih Mengungsi

September 3, 2026
Atap Terpal Jadi Kelas: Guru PPPK di Manggarai Tetap Mengajar 19 Murid di Tengah Puing Gempa Flores 

Atap Terpal Jadi Kelas: Guru PPPK di Manggarai Tetap Mengajar 19 Murid di Tengah Puing Gempa Flores 

Agustus 25, 2026
VIRAL: “NEGARA PALING RUWET DI DUNIA” – NETIZEN SOROT 7 LEMBAGA NEGARA KENA TUDUH KORUPSI`

VIRAL: “NEGARA PALING RUWET DI DUNIA” – NETIZEN SOROT 7 LEMBAGA NEGARA KENA TUDUH KORUPSI`

Agustus 12, 2026
Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Juli 23, 2026
Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Juli 23, 2026
Next Post
“Haaland Bikin Brasil Menangis: Norwegia Singkirkan Selecao 2-1, Lolos Perempat Final Piala Dunia 2026”

"Haaland Bikin Brasil Menangis: Norwegia Singkirkan Selecao 2-1, Lolos Perempat Final Piala Dunia 2026"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

EDITORIAL: TANGGAP DARURAT USAI, UJIAN SEBENARNYA BARU DIMULAI

EDITORIAL: TANGGAP DARURAT USAI, UJIAN SEBENARNYA BARU DIMULAI

September 12, 2026
GEMPA INI ALARM KERAS: GUBERNUR MELKI SURUH 7 KABUPATEN BANGUN FLORES YANG LEBIH TEGAR

GEMPA INI ALARM KERAS: GUBERNUR MELKI SURUH 7 KABUPATEN BANGUN FLORES YANG LEBIH TEGAR

September 12, 2026
TANGGAP DARURAT DITUTUP 11 SEPTEMBER, 13.296 RUMAH DI MABAR MASUK BABAK PEMULIHAN

TANGGAP DARURAT DITUTUP 11 SEPTEMBER, 13.296 RUMAH DI MABAR MASUK BABAK PEMULIHAN

September 11, 2026
RUSAK 19% TAK DAPAT BANTUAN? 169 DESA DI MABAR + 7 KABUPATEN DI FLORES KECEWA

RUSAK 19% TAK DAPAT BANTUAN? 169 DESA DI MABAR + 7 KABUPATEN DI FLORES KECEWA

September 11, 2026
“JANGAN MENYERAH!” DI TENGAH PUING: GUBERNUR MELKI SAPA SISWA BORONG KORBAN GEMPA

“JANGAN MENYERAH!” DI TENGAH PUING: GUBERNUR MELKI SAPA SISWA BORONG KORBAN GEMPA

September 10, 2026
DIKRITIK DI PARIPURNA: KETUA KOMISI IV DPRD NTT SOAL PENANGANAN BENCANA “HANYA JADI JEMBATAN”

DIKRITIK DI PARIPURNA: KETUA KOMISI IV DPRD NTT SOAL PENANGANAN BENCANA “HANYA JADI JEMBATAN”

September 10, 2026

BERITA TERPOPULER

  • KENAPA DOMINAN GEMPA ADA DI RUTENG – KUWUS ? INI 3 FAKTOR UTAMA BERDASARKAN DATA USGS

    KENAPA DOMINAN GEMPA ADA DI RUTENG – KUWUS ? INI 3 FAKTOR UTAMA BERDASARKAN DATA USGS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapan Gempa Flores Berakhir? BMKG Ungkap Perkiraan Waktu Gempa Susulan Berhenti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JANGAN TUNGGU! MENDAGRI MINTA KADES SE-FLORES KEJAR DATA RUMAH RUSAK DEMI BANTUAN CAIR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAMI JUGA KORBAN! Camat Lamba Leda Utara Bongkar Diskriminasi Bantuan Gempa Flores 7,7

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baru Saja! Gempa 5.7 SR Guncang Laut Flores Dekat Labuhanbajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KATEGORI

  • BERITA
  • DAERAH
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
  • NASIONAL
  • OPINI
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In