• HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
ISTANANETIZEN.COM
Advertisement
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
No Result
View All Result
ISTANANETIZEN.COM
No Result
View All Result
Home LAINNYA

Benny K. Harman: Pelarangan Film “Pesta Babi” Cerminkan Ketakutan Kekuasaan pada Kritik !

Tim Redaksi Istana Netizen by Tim Redaksi Istana Netizen
Mei 16, 2026
in LAINNYA
0 0
0
Benny K. Harman: Pelarangan Film “Pesta Babi” Cerminkan Ketakutan Kekuasaan pada Kritik !
0
SHARES
111
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ISTANA NETIZEN.COM– Anggota DPR RI dari Partai Demokrat asal Manggarai, Flores – NTT, Benny Kabur Harman, mengkritik tindakan aparat yang membubarkan diskusi dan melarang pemutaran film _Pesta Babi: Kolonialisme di Jaman Kita_. Menurutnya, langkah itu menunjukkan ketakutan kekuasaan terhadap kritik publik.

Pelarangan Film Dinilai Bentuk Ketakutan Kekuasaan

Benny menyebut pelarangan massal terhadap film tersebut bukan sekadar tindakan sensor birokratis.
“Pelarangan massal terhadap film ini bukan sekadar tindakan sensor birokratis yang kolot. Ini adalah ekspresi ketakutan yang telanjang,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).
Ia menilai film itu dilarang bukan karena menyebarkan kebohongan, melainkan karena “menceritakan kebenaran dengan terlalu jujur.”

Kritik terhadap Jargon Pembangunan dan Neo-Kolonialisme

Benny menyoroti isi film yang menurutnya menelanjangi praktik pembangunan yang mengabaikan masyarakat adat.
“Hari ini, kita menyaksikan lahirnya watak neo-kolonialisme yang dipraktikkan oleh bangsa sendiri terhadap bangsanya sendiri,” katanya.Ia menilai masyarakat adat sering dicap sebagai “penghambat investasi” padahal telah merawat hutan dan tanah jauh sebelum Republik berdiri.

State Capture dan Peran Oligarki

Lebih lanjut, Benny menilai pelarangan film terjadi karena menyentuh isu _state capture_ atau pembajakan negara oleh oligarki.
“Oligarki tidak lagi sekadar menyuap pejabat dari luar ring kekuasaan. Mereka telah masuk dan menduduki jabatan itu sendiri, atau menyetir para pengambil kebijakan seperti boneka tali,” ujarnya.
Menurutnya, negara berubah fungsi menjadi pelindung kepentingan kapitalis melalui regulasi yang memutihkan pelanggaran korporasi.

Demokrasi Transaksional Jadi Akar Masalah

Benny menyebut sistem demokrasi elektoral saat ini kehilangan substansi karena biaya politik yang tinggi.
“Jabatan publik diperebutkan bukan lewat adu gagasan, melainkan lewat tebalnya isi tas logistik,” katanya.
Akibatnya, kebijakan pasca-pemilu lebih banyak ditentukan melalui bagi-bagi konsesi dan izin sebagai bentuk “pengembalian investasi” politik.

Serukan Debat Terbuka, Bukan Represi

Benny menilai pelarangan film tidak perlu dilakukan.
“Jika isi film dianggap keliru, bantah dengan argumen dan data, bukan dengan represi dan penyitaan proyektor,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi produser dan kru film yang menurutnya berani menyampaikan kritik di tengah melemahnya fungsi pengawasan lembaga formal.

“Ketika mimbar akademik dan ruang sidang parlemen mulai sunyi dari pembelaan terhadap rakyat kecil, sinema seperti _Pesta Babi_ inilah yang mengambil alih estafet kepedulian,” katanya (*)

Penulis/ Editor: Tim Redaksi Istana Netizen Com

Previous Post

Indratno Widiarto: Isoroku Yamamoto, Arsitek Pearl Harbor yang Tak Ingin Perang dengan AS !

Next Post

Puan Maharani: Food Estate Merauke Berpotensi Langgar Hak Masyarakat Adat Jika Tanpa Persetujuan !

Tim Redaksi Istana Netizen

Tim Redaksi Istana Netizen

Next Post
Puan Maharani: Food Estate Merauke Berpotensi Langgar Hak Masyarakat Adat Jika Tanpa Persetujuan !

Puan Maharani: Food Estate Merauke Berpotensi Langgar Hak Masyarakat Adat Jika Tanpa Persetujuan !

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Laporan Bupati Hery ke Polisi soal Edi Hardum Tuai Polemik: Kuasa Hukum Yakin Pidana, DPRD Sebut Keliru !

Mei 30, 2026
Penuhi Panggilan Polres, Bupati Manggarai Hery Nabit Siap Klarifikasi Dugaan Fitnah oleh  SEH

Penuhi Panggilan Polres, Bupati Manggarai Hery Nabit Siap Klarifikasi Dugaan Fitnah oleh SEH

Juni 2, 2026
Edi Hardum Tanggapi Laporan Hery Nabit: Sengketa Pers Harus Selesai Lewat UU Pers !

Edi Hardum Tanggapi Laporan Hery Nabit: Sengketa Pers Harus Selesai Lewat UU Pers !

Mei 28, 2026
Kuasa Hukum Bupati Manggarai: Silahkan Penuhi Panggilan Polisi, Narasumber Tak Bisa Asal Bicara, AJI Kupang: Pelaporan Narasumber Ancam Kebebasan Pers !

Kuasa Hukum Bupati Manggarai: Silahkan Penuhi Panggilan Polisi, Narasumber Tak Bisa Asal Bicara, AJI Kupang: Pelaporan Narasumber Ancam Kebebasan Pers !

Mei 28, 2026
Antisipasi Aksi Anarkis, Pemkab Manggarai Gelar Aksi Do’a Kebangsaan

Antisipasi Aksi Anarkis, Pemkab Manggarai Gelar Aksi Do’a Kebangsaan

0
Komisi 1 DPRD Kabupaten Manggarai Barat Berkunjung ke SMK N1 Labuan Bajo; Ada Apa ?

Komisi 1 DPRD Kabupaten Manggarai Barat Berkunjung ke SMK N1 Labuan Bajo; Ada Apa ?

0
Yunus Takandewa Nahkodai DPD PDIP NTT 2025-2030

Yunus Takandewa Nahkodai DPD PDIP NTT 2025-2030

0
PPK Sesalkan Tindakan Warga, Bongkar Sepihak Pekerjaan Jalan Senilai Rp 1,490 Miliar : Kontraktor Claim Kerja Sesuai Spek !

PPK Sesalkan Tindakan Warga, Bongkar Sepihak Pekerjaan Jalan Senilai Rp 1,490 Miliar : Kontraktor Claim Kerja Sesuai Spek !

0
Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Juli 23, 2026
Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Juli 23, 2026
Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Juli 23, 2026
Kongres PMKRI di Ruteng Ditantang Lahirkan Gagasan, Bukan Sekadar Ketua Baru

Kongres PMKRI di Ruteng Ditantang Lahirkan Gagasan, Bukan Sekadar Ketua Baru

Juli 22, 2026

Recent News

Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Juli 23, 2026
Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Juli 23, 2026
Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Juli 23, 2026
Kongres PMKRI di Ruteng Ditantang Lahirkan Gagasan, Bukan Sekadar Ketua Baru

Kongres PMKRI di Ruteng Ditantang Lahirkan Gagasan, Bukan Sekadar Ketua Baru

Juli 22, 2026

KATEGORI

  • DAERAH
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • LAINNYA
  • OPINI
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In