• TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
ISTANANETIZEN.COM
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
ISTANANETIZEN.COM
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Beranda » DPRD Mabar Pertanyakan Rantai Pasok Pariwisata: Petani Belum Nikmati Cuan dari Piring Wisatawan Labuan Bajo

DPRD Mabar Pertanyakan Rantai Pasok Pariwisata: Petani Belum Nikmati Cuan dari Piring Wisatawan Labuan Bajo

Istana Netizen by Istana Netizen
Mei 31, 2026
in LAINNYA
0
DPRD Mabar Pertanyakan Rantai Pasok Pariwisata: Petani Belum Nikmati Cuan dari Piring Wisatawan Labuan Bajo
0
SHARES
42
VIEWS

ISTANA NETIZEN.com – Labuan, Bajo, Manggarai Barat, Minggu  31 Mei, 2026.

Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat dari Fraksi Gerindra, Kanisius Jehabut, kembali mempertanyakan keterhubungan petani lokal dengan industri pariwisata Labuan Bajo. Pertanyaan itu ia angkat dalam tulisan reflektif yang disampaikan kepada https://istananetizen.com, Sabtu 30 Mei 2026.

BACAJUGA

TELAAH ISTANA NETIZEN COM: JIKA GIBRAN MUNDUR, APAKAH PRABOWO WAJIB MUNDUR? MENGULIK TEORI SATU PAKET

GEGER PUTUSAN MK 6 OKTOBER! MK AKUI TAK TEMUKAN IJAZAH SMA GIBRAN, TAPI TOLAK DISKUALIFIKASI – PINTU IMPEACHMENT TERBUKA?

Hotel dan Restoran Tumbuh, Tapi dari Mana Bahan Makannya?

Dalam tulisan bertajuk _“Dari Paradoks Indonesia ke Paradoks Labuan Bajo”_, Kanisius mengajukan pertanyaan sederhana namun mendasar: apakah petani Manggarai Barat sudah tersambung dengan hotel dan restoran?

“Labuan Bajo hari ini sudah menjadi destinasi pariwisata dunia. Hotel bertumbuh. Restoran bertambah. Kapal wisata bergerak setiap hari. Wisatawan datang, makan, menginap, dan menikmati seluruh pesona alam Manggarai Barat,” tulis Kanisius.

Namun ia menegaskan, pertanyaan penting yang harus dijawab adalah asal bahan makanan yang dikonsumsi di hotel dan restoran. Apakah beras, sayur, buah, telur, daging, ikan, kopi, dan pangan lokal lain berasal dari petani dan nelayan Manggarai Barat, atau sebagian besar masih didatangkan dari luar daerah?

Sektor Pertanian Dominan, Tapi Belum Jadi Pemasok Utama Wisata

Kanisius mengutip data BPS yang menyebut struktur ekonomi Manggarai Barat tahun 2024 masih didominasi sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 37,79 persen dari PDRB. Artinya, tulang punggung ekonomi rakyat masih berada di sektor pertanian, perikanan, dan sumber daya lokal.

Di sisi lain, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum adalah wajah langsung pariwisata. Di sektor itulah wisatawan membelanjakan uangnya. Namun jika kebutuhan hotel dan restoran tidak tersambung dengan produksi petani lokal, pariwisata hanya menjadi panggung konsumsi, bukan mesin kesejahteraan rakyat.

Paradoks Labuan Bajo: Wisata Kelas Dunia, Petani Tak Punya Pasar Pasti

“Di sinilah letak paradoks Labuan Bajo,” tegas Kanisius. Daerah ini menyandang status pariwisata kelas dunia, tetapi petani lokal belum tentu menjadi bagian utama dari rantai pasok pariwisata.

Ia menilai, jika hotel dan restoran tumbuh tetapi petani tetap menjual hasil dengan harga rendah, tanpa kontrak, tanpa kepastian pasar, dan tanpa standar pembelian jelas, maka nilai tambah pariwisata akan bocor keluar dari Manggarai Barat.

Jawab dengan Kebijakan, Bukan Slogan

Menurut Kanisius, pertanyaan soal keterhubungan petani dengan hotel dan restoran harus dijawab dengan kebijakan, bukan sekadar slogan.

Pemerintah daerah perlu membangun data kebutuhan pangan hotel dan restoran: berapa ton beras, berapa kilogram sayur, buah, telur, daging, ikan, kopi, dan produk lokal yang dikonsumsi sektor pariwisata setiap bulan. Data itu harus dipertemukan dengan data produksi petani lokal per kecamatan.

Dari situ akan terlihat komoditas yang sudah bisa dipenuhi dari dalam daerah, yang belum cukup, dan yang perlu diperkuat lewat pembinaan petani, koperasi, BUMDes, BUMD, serta pelaku UMKM pangan lokal.

Dorong Jembatan Kelembagaan untuk Rantai Pasok Lokal

Kanisius berpandangan Manggarai Barat perlu membangun sistem rantai pasok pangan lokal untuk pariwisata. Petani tidak boleh dibiarkan berjalan sendiri, dan hotel-restoran tidak bisa hanya disalahkan.

“Yang dibutuhkan adalah jembatan kelembagaan: koperasi, BUMDes, BUMD, offtaker, pasar induk pangan lokal, sistem logistik, standar kualitas, kepastian harga, dan kontrak pembelian,” ujarnya.

Ia menegaskan, pariwisata yang sehat bukan hanya soal jumlah wisatawan. Pariwisata yang sehat adalah pariwisata yang mampu menggerakkan sawah, kebun, kandang, laut, dapur UMKM, dan pasar rakyat.

Jangan Biarkan Labuan Bajo Jadi Panggung Kemewahan Tanpa Kesejahteraan

“Jika petani Manggarai Barat tersambung dengan hotel dan restoran, maka setiap piring makanan wisatawan akan menjadi jalan kesejahteraan bagi rakyat. Tetapi jika tidak, maka Labuan Bajo hanya akan menjadi tempat orang makan, sementara nilai ekonominya mengalir keluar,” kata Kanisius.

Ia menutup dengan menegaskan tugas besar bersama: menjadikan Labuan Bajo bukan hanya panggung kemewahan, tetapi lokomotif kesejahteraan rakyat Manggarai Barat.

Penulis/ Editor: Tim Redaksi Istana Netizen Com

Previous Post

Here’s Some of the Best Sneakers on Display at London Fashion Week

Next Post

Hari Lahir Pancasila 2026: Yudi Latif Sebut “Pancasila Terluka oleh yang Mengaku Paling Mencintainya”, Netizen: “Nampol !”

Istana Netizen

Istana Netizen

POSTERKAIT

Oktober 19, 2026
TELAAH ISTANA NETIZEN COM: JIKA GIBRAN MUNDUR, APAKAH PRABOWO WAJIB MUNDUR? MENGULIK TEORI SATU PAKET

TELAAH ISTANA NETIZEN COM: JIKA GIBRAN MUNDUR, APAKAH PRABOWO WAJIB MUNDUR? MENGULIK TEORI SATU PAKET

Oktober 13, 2026

GEGER PUTUSAN MK 6 OKTOBER! MK AKUI TAK TEMUKAN IJAZAH SMA GIBRAN, TAPI TOLAK DISKUALIFIKASI – PINTU IMPEACHMENT TERBUKA?

Oktober 7, 2026
MALAM INI NASIB GIBRAN DITENTUKAN! MK BACAKAN PUTUSAN IJAZAH SMA GIBRAN JAM 8 MALAM – DENNY INDRAYANA CS TUNTUT DISKUALIFIKASI, KUBU GIBRAN: SUDAH SETARA D1, JAUH MELEBIHI SMA!

MALAM INI NASIB GIBRAN DITENTUKAN! MK BACAKAN PUTUSAN IJAZAH SMA GIBRAN JAM 8 MALAM – DENNY INDRAYANA CS TUNTUT DISKUALIFIKASI, KUBU GIBRAN: SUDAH SETARA D1, JAUH MELEBIHI SMA!

Oktober 6, 2026

AKTA KETIGA PKF: DARI KONGRES MBAY 2015, KEPPRES 37/2025, HINGGA KODAM SOBE SONBAI 2026 – NTT MEKAR TINGGAL KETUK PALU GUBERNUR MELKI!

Oktober 6, 2026
MANTAN KETUA DPC PDIP MANGGARAI TIMUR WILI NURDIN DARI BORONG TURUN GUNUNG: LANGKAH P4KF SUDAH SANGAT TEPAT, FLORES WAJIB JADI PROVINSI, IBUKOTA JANGAN DIPERDEBATKAN!

MANTAN KETUA DPC PDIP MANGGARAI TIMUR WILI NURDIN DARI BORONG TURUN GUNUNG: LANGKAH P4KF SUDAH SANGAT TEPAT, FLORES WAJIB JADI PROVINSI, IBUKOTA JANGAN DIPERDEBATKAN!

Oktober 5, 2026
Next Post
Hari Lahir Pancasila 2026: Yudi Latif Sebut “Pancasila Terluka oleh yang Mengaku Paling Mencintainya”, Netizen: “Nampol !”

Hari Lahir Pancasila 2026: Yudi Latif Sebut "Pancasila Terluka oleh yang Mengaku Paling Mencintainya", Netizen: "Nampol !"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

BOCOR! DOKUMEN 20 MARET 2015: 9 BUPATI FLORES-LEMBATA SUDAH SEPAKAT PATUNGAN Rp 2,25 MILIAR UNTUK KAJIAN PROVINSI KEPULAUAN FLORES!

BOCOR! DOKUMEN 20 MARET 2015: 9 BUPATI FLORES-LEMBATA SUDAH SEPAKAT PATUNGAN Rp 2,25 MILIAR UNTUK KAJIAN PROVINSI KEPULAUAN FLORES!

Oktober 28, 2026
BREAKING: Amakaka Menggema – Servasius Bengaman Daftar di Ruteng, Barisan PKF Tembus 54 Orang!

BREAKING: Amakaka Menggema – Servasius Bengaman Daftar di Ruteng, Barisan PKF Tembus 54 Orang!

Oktober 27, 2026
LEMBATA RESMI PUNYA KOMANDO! 8 Pejuang PKF Lewoleba Kantongi Mandat P4KF!

LEMBATA RESMI PUNYA KOMANDO! 8 Pejuang PKF Lewoleba Kantongi Mandat P4KF!

Oktober 27, 2026
P4KF Dengar Jeritan Flores: Geothermal Ditolak, Energi Matahari, Angin & Arus Laut Jadi Jalan Mandiri Provinsi Kepulauan Flores!

P4KF Dengar Jeritan Flores: Geothermal Ditolak, Energi Matahari, Angin & Arus Laut Jadi Jalan Mandiri Provinsi Kepulauan Flores!

Oktober 27, 2026
Gila! Flores Duduk di Atas Rp 13,5 Triliun – Tapi Masih Minta DAU? Ini Jawabannya!

Gila! Flores Duduk di Atas Rp 13,5 Triliun – Tapi Masih Minta DAU? Ini Jawabannya!

Oktober 27, 2026
Petani Flores Nekat ke Istana! Dobrak Kantor KSP Moeldoko di Jakarta

Petani Flores Nekat ke Istana! Dobrak Kantor KSP Moeldoko di Jakarta

Oktober 27, 2026

BERITA TERPOPULER

  • Mohon Doa dan Bantuan: Adik Jeksel Terbaring Lemah Melawan Tumor  di Rumah Sakit, Keluarga Berharap Mukjizat dan Uluran Kasih

    Mohon Doa dan Bantuan: Adik Jeksel Terbaring Lemah Melawan Tumor  di Rumah Sakit, Keluarga Berharap Mukjizat dan Uluran Kasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Skandal di Polres Manggarai? PMKRI Ruteng Bongkar Dugaan Oknum Suruh Cuci Jaket Restina Tija, Forensik HP Dijadikan Alasan Gempa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BREAKING! SK HK/72/2026 TERBIT – MATIM RESMI TRANSISI DARURAT KE PEMULIHAN GEMPA M7,7

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JANGAN SALAH FOKUS! Bivitri Ungkap Gugatan Ijazah Wapres Bukan Soal Tamat SMA atau Tidak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAH DUA KABUPATEN! MABAR & NAGEKEO SIAP BIAYAI PROVINSI FLORES 3 TAHUN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KATEGORI

  • BERITA
  • DAERAH
  • GAYA HIDUP
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
  • NASIONAL
  • OPINI
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In