• TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
ISTANANETIZEN.COM
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
ISTANANETIZEN.COM
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Beranda » Silverius Syukur Desak Pemerintah Hargai Jasa para Nelayan, Bantu Tim SAR Gabungan : Temukan Dua dari Empat Korban KM Putri Sakinah di Perairan Pulau Serai dan Komodo !

Silverius Syukur Desak Pemerintah Hargai Jasa para Nelayan, Bantu Tim SAR Gabungan : Temukan Dua dari Empat Korban KM Putri Sakinah di Perairan Pulau Serai dan Komodo !

Istana Netizen by Istana Netizen
Januari 7, 2026
in LAINNYA
0
Silverius Syukur Desak Pemerintah Hargai Jasa para Nelayan, Bantu Tim SAR Gabungan : Temukan Dua dari Empat Korban KM Putri Sakinah di Perairan Pulau Serai dan Komodo !
0
SHARES
79
VIEWS

ISTANA NETIZEN.COM – Upaya Tim SAR Gabungan mencari jasad korban tewas tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat – NTT, telah memasuki hari terakhir, pada Rabu (7/1/2026)

Pencarian selama 13 hari terhitung sejak terjadinya kecelakaan laut yang menewaskan 4 turis asing asal Spanyol dari total 11 orang Penumpang KM Putri Sakinah ; Awak Kapal 4 orang, Pemandu wisata / Guide 1 orang, dan satu keluarga Turis Asing berjumlah 6 orang asal Spanyol, yang tenggelam di perairan Pulau Padar, Jumat malam (26/12/2025) hingga dua kali perpanjangan waktu pencarian ; pertama dari 2-4 Januari sampai dengan 5-7 Januari 2026, telah membuahkan hasil sementara, 3 dari 4 korban telah ditemukan.

BACAJUGA

” BNPB GANDENG OMBUDSMAN RI KAWAL BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA FLORES: “PASTIKAN TIDAK ADA YANG TERTINGGAL”

Gempa Guncang Manggarai: 53 Warga Meninggal, 22 Ribu Lebih Mengungsi

Atap Terpal Jadi Kelas: Guru PPPK di Manggarai Tetap Mengajar 19 Murid di Tengah Puing Gempa Flores 

Diketahui, 2 dari 3 jasad korban yang telah berhasil ditemukan adalah atas peran sejumlah Nelayan yang sedang beraktifitas mencari ikan di perairan Pulau Serai dan Pulau Komodo.

Disebutkan bahwa jenazah keluarga Turis Asing asal Spanyol, anak perempuan Pelatih Valencia B, justru ditemukan pertama kali oleh Nelayan yang sedang melaut di perairan Pulau Serai pada Senin (29/12/2025). Menyusul penemuan kedua, jasad anak laki-laki dari Pelatih Valencia B, juga oleh para Nelayan yang sedang menjalankan aktifitas rutin mencari ikan di perairan Pulau Komodo, Selasa (7/1/2026)

Adapun jasad Pelatih Valencia B, Martin Careras Fernando, ditemukan oleh Tim SAR Gabungan di perairan Pulau Padar, Minggu pagi (4/1/2026)

Desak pemerintah beri penghargaan untuk Nelayan

Kepada media ini, Wakil Ketua Komisi Tiga DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Silverius Syukur menilai bahwa pekerjaan Tim SAR Gabungan dalam upaya nasional mencari jasad korban tewas 4 orang Turis Asing asal Spanyol itu, sangat terbantu oleh nelayan di wilayah itu. Olehnya, Sil, demikian Wakil Ketua Komisi Tiga DPRD Kabupaten Manggarai Barat itu disapa, terpanggil untuk mendesak Pemerintah memberikan penghargaan sepatutnya bagi sejumlah Nelayan yang telah menemukan dua jasad korban KM Putri Sakinah.

” Para nelayan itu memiliki keahlian dan pengalaman yang memadai tentang situasi di lautan. Mereka sangat memahami karakteristik dan arah pergerakan arus laut dalam periode waktu tertentu. Keahlian dan pengalaman inilah yang memungkinkan para nelayan, meski tanpa dukungan peralatan teknologi yang memadai seperti yang dimiliki oleh Tim SAR Gabungan, tetapi bisa menemukan dua dari tiga jasad korban yang berhasil ditemukan selama 13 hari masa pencarian,” ujar Sil seraya menegaskan:

“Saya mendesak perlunya Pemerintah memberikan penghargaan yang sewajarnya sebagai bentuk ucapan terima kasih atas ketulusan warga nelayan untuk berpartisipasi membantu Tim SAR Gabungan menemukan jasad korban,” ungkap Sil melalui sambungan telepon selulernya kepada media ini, Rabu malam (7/1/2026)

Apresiasi Untuk Tim SAR Gabungan, Hargai Jasa Nelayan

Anggota DPRD dari PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat itu mengakui bahwa Tim SAR Gabungan memiliki peran besar dalam upaya pencarian korban di perairan TNK Komodo dan sekitarnya. Namun, menurutnya, peran para nelayan justru memiliki bobot tersendiri dalam upaya pencarian korban.

Pasal nya, Tim SAR Gabungan, menurut Sil sudah seharusnya berupaya maksimal dalam pencarian dan jasad korban di lautan, karena sudah menjadi tupoksi TIM SAR dan mendapatkan dukungan biaya maupun perlengkapan fasilitas peralatan teknologi yang memadai dari Negara.

Para nelayan, tegas Sil, mereka tidak dibiayai oleh negara. Tidak pula dibekali dengan dukungan peralatan teknologi pencarian korban di laut yang memadai layaknya Tim SAR Gabungan. Sedangkan , para nelayan itu, justru telah menunjukan keperdulian dan rasa tanggungjawab sosial yang sangat besar terhadap peristiwa tragis akhir tahun di Manggarai Barat dan telah menyedot perhatian nasional Indonesia bahkan dunia internasional. Para nelayan telah menunjukan solidaritas kemanusiaan yang begitu besar dan spontan membantu Tim SAR Gabungan menemukan dua dari tiga jasad korban.

” Kita patut mengapresiasi atas pencapaian yang cukup menggembirakan dari Tim SAR Gabungan atas kerja sama Tim selama 13 hari pencarian hingga menemukan tiga dari empat korban tewas asal Spanyol akibat peristiwa tenggelamnya KM Putri Sakinah akhirnya tahun 2025. Namun kita juga perlu buka mata dan memberikan penghargaan sepantasnya bagi sejumlah Nelayan yang telah berperan dalam usaha pencarian hingga menemukan 2 dari 3 jasad korban yang kini telah ditemukan. Nelayan itu bekerja dalam diam dengan segala ketulusan tanpa dukungan fasilitas peralatan teknologi kelautan yang menandai, tetapi dalam keterbatasannya, mereka mampu berperan aktif dan berhasil. Sehingga sudah selayaknya para nelayan itu mendapatkan perhatian terukur dari Pemerintah,” beber Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat ini.

Nelayan tak meminta dihargai tapi sangat beralasan mendapatkan penghargaan dari pemerintah

Meski tidak merinci apa saja bentuk penghargaan yang mesti diberikan oleh Pemerintah kepada sejumlah nelayan yang telah ikut membantu menemukan jasad korban kecelakaan laut yang menimpa KM Putri Sakinah. Namun, Sil bersi keras mendesak Pemerintah untuk memberikan penghargaan sepatutnya bagai sejumlah Nelayan di daerah itu yang dianggap berjasa besar dalam upaya Pemerintah menemukan jasad korban tewas asal Spanyol.

Satu keluarga asal Spanyol berjumlah 6 orang yang menjadi penumpang KM Putri Sakinah, dan 4 orang diantaranya telah meninggal dunia

” Pemerintah sudah tahu apa yang paling tepat diberikan untuk sejumlah nelayan sebagai bentuk penghargaan atas jasa mereka membantu Tim SAR Gabungan menemukan 2 dari 3 jasad korban tewas asal Spanyol itu. Nelayan itu tentu tidak pernah menuntut dan meminta untuk dihargai, tetapi sangat beralasan juga jika Pemerintah berkenan menunjukan perhatian dan dukungan terukur bagi siapapun rakyat Indonesia yang beritikad baik menunjukan solidaritas kemanusiaannya terhadap berbagai persoalan di negeri ini,” tutur Sil

Arti penting perpanjangan waktu tahap tiga

Menurut Sil, usaha ekstra keras dan sungguh-sungguh dari Tim SAR Gabungan sudah membuahkan hasil yang hampir sempurna. Kendati begitu, belum ditemukannya 1 dari 4 korban tewas itu menjadi catatan tersendiri yang turut menentukan penilaian dunia internasional terhadap kemampuan Pemerintah Indonesia dalam menjamin keselamatan jiwa wisatawan domistik maupun manca negara yang berkunjungan ke Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi wisata internasional.

Langkah Nyata Perbaiki Citra Buruk Pariwisata Labuan Bajo Dimata Dunia

Citra buruk pariwisata super prioritas Labuan Bajo dimata dunia, akibat kecelakaan laut yang menewaskan 4 turis asing asal Spanyol lanjut Sil, akan dipulihkan perlahan melalui serangkaian upaya sadar dan terukur yang dapat meyakinkan dunia internasional bahwa Indonesia, khususnya Manggarai Barat serius melakukan pembenahan dan perbaikan positif guna menjamin keamanan dan kenyamanan berwisata ke TNK di Labuan Bajo.

Adapun sejumlah upaya  yang meyakin dunia internasional bagi perbaikan citra buruk pariwisata di Manggarai Barat menurut Sil adalah, pertama ; perlunya Pemerintah melalui Tim SAR Gabungan memberikan perpanjangan waktu tahap ketiga guna melanjutkan pencarian hingga menemukan 1 dari 4 korban tewas yang belum ditentukan hingga batas akhir pencarian pasca perpanjangan waktu tahap 1 dan 2 hingga genap 13 hari pencarian sejak 26-31 Desember 2025. Kemudian dilanjutkan dari 1-7 Januari 2026.

Kedua ; Mengawal serius pelaksanaan proses hukum atas sejumlah pihak yang diduga turut terlibat sebagai penyebab terjadinya kecelakaan laut yang mehewasisn 4 orang Turis Asing asal Spanyol hingga tuntas ; Pengadilan menerbitkan keputusan final yang mengikat bagi para pihak.

Ketiga : Melakukan pembenahan total dalam seluruh aspek terkait pelayanan jasa kelautan yang menjamin keselamatan jiwa dan kenyamanan segenap wisatawan yang berkunjung ke TNK di Labuan Bajo.

Ketiga upaya ini lanjut Sil, perlu mendapat perhatian serius dan dukungan luas dari sejumlah komponen masyarakat di Labuan Bajo. Untuk ini perlu dibuka ruang dialog yang terbuka buka luas bagi segenap komponen masyarakat melalui forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kabupaten Manggarai Barat bersama Pemerintah bersama jajarannya.

Editor : Redaksi

Previous Post

Nelayan Temukan Bangkai Kapal Wisata KM Putri Sakinah di Labuan Bajo : Satu Korban Tewas Ditemukan !

Next Post

POLDA NTT Resmi Tetapkan Nahkoda & ABK, jadi Tersangka Penyebab Tenggelamnya KM Putri Sakinah : Tewaskan 4 Turis Asing asal Spanyol

Istana Netizen

Istana Netizen

POSTERKAIT

” BNPB GANDENG OMBUDSMAN RI KAWAL BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA FLORES: “PASTIKAN TIDAK ADA YANG TERTINGGAL”

” BNPB GANDENG OMBUDSMAN RI KAWAL BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA FLORES: “PASTIKAN TIDAK ADA YANG TERTINGGAL”

September 6, 2026
Gempa Guncang Manggarai: 53 Warga Meninggal, 22 Ribu Lebih Mengungsi

Gempa Guncang Manggarai: 53 Warga Meninggal, 22 Ribu Lebih Mengungsi

September 3, 2026
Atap Terpal Jadi Kelas: Guru PPPK di Manggarai Tetap Mengajar 19 Murid di Tengah Puing Gempa Flores 

Atap Terpal Jadi Kelas: Guru PPPK di Manggarai Tetap Mengajar 19 Murid di Tengah Puing Gempa Flores 

Agustus 25, 2026
VIRAL: “NEGARA PALING RUWET DI DUNIA” – NETIZEN SOROT 7 LEMBAGA NEGARA KENA TUDUH KORUPSI`

VIRAL: “NEGARA PALING RUWET DI DUNIA” – NETIZEN SOROT 7 LEMBAGA NEGARA KENA TUDUH KORUPSI`

Agustus 12, 2026
Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Juli 23, 2026
Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Juli 23, 2026
Next Post
POLDA NTT Resmi Tetapkan Nahkoda  &  ABK, jadi Tersangka Penyebab Tenggelamnya KM Putri Sakinah : Tewaskan 4 Turis Asing asal Spanyol

POLDA NTT Resmi Tetapkan Nahkoda & ABK, jadi Tersangka Penyebab Tenggelamnya KM Putri Sakinah : Tewaskan 4 Turis Asing asal Spanyol

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

EDITORIAL: TANGGAP DARURAT USAI, UJIAN SEBENARNYA BARU DIMULAI

EDITORIAL: TANGGAP DARURAT USAI, UJIAN SEBENARNYA BARU DIMULAI

September 12, 2026
GEMPA INI ALARM KERAS: GUBERNUR MELKI SURUH 7 KABUPATEN BANGUN FLORES YANG LEBIH TEGAR

GEMPA INI ALARM KERAS: GUBERNUR MELKI SURUH 7 KABUPATEN BANGUN FLORES YANG LEBIH TEGAR

September 12, 2026
TANGGAP DARURAT DITUTUP 11 SEPTEMBER, 13.296 RUMAH DI MABAR MASUK BABAK PEMULIHAN

TANGGAP DARURAT DITUTUP 11 SEPTEMBER, 13.296 RUMAH DI MABAR MASUK BABAK PEMULIHAN

September 11, 2026
RUSAK 19% TAK DAPAT BANTUAN? 169 DESA DI MABAR + 7 KABUPATEN DI FLORES KECEWA

RUSAK 19% TAK DAPAT BANTUAN? 169 DESA DI MABAR + 7 KABUPATEN DI FLORES KECEWA

September 11, 2026
“JANGAN MENYERAH!” DI TENGAH PUING: GUBERNUR MELKI SAPA SISWA BORONG KORBAN GEMPA

“JANGAN MENYERAH!” DI TENGAH PUING: GUBERNUR MELKI SAPA SISWA BORONG KORBAN GEMPA

September 10, 2026
DIKRITIK DI PARIPURNA: KETUA KOMISI IV DPRD NTT SOAL PENANGANAN BENCANA “HANYA JADI JEMBATAN”

DIKRITIK DI PARIPURNA: KETUA KOMISI IV DPRD NTT SOAL PENANGANAN BENCANA “HANYA JADI JEMBATAN”

September 10, 2026

BERITA TERPOPULER

  • KENAPA DOMINAN GEMPA ADA DI RUTENG – KUWUS ? INI 3 FAKTOR UTAMA BERDASARKAN DATA USGS

    KENAPA DOMINAN GEMPA ADA DI RUTENG – KUWUS ? INI 3 FAKTOR UTAMA BERDASARKAN DATA USGS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapan Gempa Flores Berakhir? BMKG Ungkap Perkiraan Waktu Gempa Susulan Berhenti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JANGAN TUNGGU! MENDAGRI MINTA KADES SE-FLORES KEJAR DATA RUMAH RUSAK DEMI BANTUAN CAIR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAMI JUGA KORBAN! Camat Lamba Leda Utara Bongkar Diskriminasi Bantuan Gempa Flores 7,7

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baru Saja! Gempa 5.7 SR Guncang Laut Flores Dekat Labuhanbajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KATEGORI

  • BERITA
  • DAERAH
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
  • NASIONAL
  • OPINI
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In