• TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
ISTANANETIZEN.COM
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
ISTANANETIZEN.COM
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Beranda » Mahasiswa UNAS Layangkan Ultimatum ke Prabowo: “Negara Hukum Sedang Retak, Presiden Harus Tegas”

Mahasiswa UNAS Layangkan Ultimatum ke Prabowo: “Negara Hukum Sedang Retak, Presiden Harus Tegas”

Istana Netizen by Istana Netizen
Juli 17, 2026
in LAINNYA
0
Mahasiswa UNAS Layangkan Ultimatum ke Prabowo: “Negara Hukum Sedang Retak, Presiden Harus Tegas”
0
SHARES
33
VIEWS

ISTANA NETIZEN.COM,
Jakarta – Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Nasional Jakarta melayangkan ultimatum terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto. Desakan agar Presiden segera mengevaluasi jajaran penegak hukum disampaikan melalui naskah opini yang ditulis Plasidus Asis Deornay, SH, Jumat, 17 Juli 2026.

Dalam tulisannya berjudul _Ultimatum dari Kampus: Menagih Ketegasan Presiden Menjaga Negara Hukum_, Plasidus menyebut suara mahasiswa bukan sekadar kemarahan, melainkan cermin kegelisahan publik saat hukum dipersepsikan kehilangan arah

BACAJUGA

” BNPB GANDENG OMBUDSMAN RI KAWAL BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA FLORES: “PASTIKAN TIDAK ADA YANG TERTINGGAL”

Gempa Guncang Manggarai: 53 Warga Meninggal, 22 Ribu Lebih Mengungsi

Atap Terpal Jadi Kelas: Guru PPPK di Manggarai Tetap Mengajar 19 Murid di Tengah Puing Gempa Flores 

“Di setiap zaman, mahasiswa hadir bukan untuk mewarisi ketakutan, melainkan menjaga kewarasan republik,” tulis Plasidus.

Kritik Dijamin Konstitusi

Plasidus menegaskan, seruan agar Presiden mengevaluasi para pembantu di bidang penegakan hukum adalah bagian sah dari ruang demokrasi, selama disampaikan damai, bertanggung jawab, dan berlandaskan konstitusi.

“Di negara hukum, kritik bukan ancaman terhadap kekuasaan, melainkan pengingat bahwa kekuasaan memperoleh legitimasi dari kepercayaan rakyat,” tegasnya.

Sorot Rentetan Kasus Penegak Hukum

Menurut Plasidus, kegelisahan publik tidak lahir dari ruang hampa. Beberapa tahun terakhir, masyarakat disuguhi perkara yang menyeret aparat dan institusi penegak hukum ke pusaran kontroversi: dugaan suap, penyalahgunaan wewenang, hingga praktik mafia hukum yang melibatkan oknum jaksa, hakim, dan polisi.

Ia turut menyinggung perkara yang menyeret nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah. Meski telah dibantah dan belum terbukti secara hukum melalui putusan pengadilan berkekuatan tetap, kasus itu dinilai memicu perdebatan luas.

“Ketika satu demi satu penegak hukum menjadi bagian dari pemberitaan negatif, yang terkikis bukan hanya citra individu. Yang retak adalah kepercayaan publik terhadap negara hukum itu sendiri,” tulis Plasidus.

Evaluasi = Amanat Konstitusi

Plasidus menilai, ketegasan Presiden mengevaluasi jajaran penegak hukum bukan urusan politik praktis, melainkan amanat konstitusi untuk memastikan prinsip _rechtsstaat_ berjalan.

“Evaluasi yang objektif, transparan, dan akuntabel merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam memulihkan kepercayaan masyarakat, bukan bentuk keberpihakan terhadap tekanan politik,” katanya.

Ia menutup opini dengan penegasan:

“Presiden harus tegas di tengah krisis kepercayaan masyarakat. Presiden harus mempunyai keberanian untuk mengevaluasi, memperbaiki, dan memulihkan integritas penegakan hukum. Ini ultimatum untuk Presiden Prabowo.”

Hingga berita ini diturunkan, pihak Istana belum memberikan tanggapan resmi atas ultimatum tersebut.

_Disclaimer: http://IstanaNetizen.com adalah portal berita independen. Tulisan opini menjadi tanggung jawab penulis. http://IstanaNetizen.com memberi ruang hak jawab sesuai UU Pers._

Penulis Opini : PLASIDUS ASIS DEORNAY,SH
Editor : Redaksi IstanaNetizen.com

Previous Post

Mahasiswa Hukum UNAS: Krisis Kepercayaan Lemahkan Wibawa Negara Hukum di Era Prabowo

Next Post

Kisah Yesus Menyaksikan Semifinal Piala Dunia: Tuhan Tidak Memihak Klub Sepak Bola

Istana Netizen

Istana Netizen

POSTERKAIT

” BNPB GANDENG OMBUDSMAN RI KAWAL BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA FLORES: “PASTIKAN TIDAK ADA YANG TERTINGGAL”

” BNPB GANDENG OMBUDSMAN RI KAWAL BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA FLORES: “PASTIKAN TIDAK ADA YANG TERTINGGAL”

September 6, 2026
Gempa Guncang Manggarai: 53 Warga Meninggal, 22 Ribu Lebih Mengungsi

Gempa Guncang Manggarai: 53 Warga Meninggal, 22 Ribu Lebih Mengungsi

September 3, 2026
Atap Terpal Jadi Kelas: Guru PPPK di Manggarai Tetap Mengajar 19 Murid di Tengah Puing Gempa Flores 

Atap Terpal Jadi Kelas: Guru PPPK di Manggarai Tetap Mengajar 19 Murid di Tengah Puing Gempa Flores 

Agustus 25, 2026
VIRAL: “NEGARA PALING RUWET DI DUNIA” – NETIZEN SOROT 7 LEMBAGA NEGARA KENA TUDUH KORUPSI`

VIRAL: “NEGARA PALING RUWET DI DUNIA” – NETIZEN SOROT 7 LEMBAGA NEGARA KENA TUDUH KORUPSI`

Agustus 12, 2026
Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Juli 23, 2026
Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Juli 23, 2026
Next Post
Kisah Yesus Menyaksikan Semifinal Piala Dunia: Tuhan Tidak Memihak Klub Sepak Bola

Kisah Yesus Menyaksikan Semifinal Piala Dunia: Tuhan Tidak Memihak Klub Sepak Bola

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

TANGGAP DARURAT DITUTUP 11 SEPTEMBER, 13.296 RUMAH DI MABAR MASUK BABAK PEMULIHAN

TANGGAP DARURAT DITUTUP 11 SEPTEMBER, 13.296 RUMAH DI MABAR MASUK BABAK PEMULIHAN

September 11, 2026
RUSAK 19% TAK DAPAT BANTUAN? 169 DESA DI MABAR + 7 KABUPATEN DI FLORES KECEWA

RUSAK 19% TAK DAPAT BANTUAN? 169 DESA DI MABAR + 7 KABUPATEN DI FLORES KECEWA

September 11, 2026
“JANGAN MENYERAH!” DI TENGAH PUING: GUBERNUR MELKI SAPA SISWA BORONG KORBAN GEMPA

“JANGAN MENYERAH!” DI TENGAH PUING: GUBERNUR MELKI SAPA SISWA BORONG KORBAN GEMPA

September 10, 2026
DIKRITIK DI PARIPURNA: KETUA KOMISI IV DPRD NTT SOAL PENANGANAN BENCANA “HANYA JADI JEMBATAN”

DIKRITIK DI PARIPURNA: KETUA KOMISI IV DPRD NTT SOAL PENANGANAN BENCANA “HANYA JADI JEMBATAN”

September 10, 2026
ISTRI ANGGOTA DPR RI TURUN LANGSUNG: BANTUAN PEREMPUAN PDIP TIBA UNTUK KORBAN GEMPA DI NDOSO

ISTRI ANGGOTA DPR RI TURUN LANGSUNG: BANTUAN PEREMPUAN PDIP TIBA UNTUK KORBAN GEMPA DI NDOSO

September 9, 2026
LEBIH DEKAT DAN HEMAT: ALASAN KUAT TIM SUMBA SABU TEMUI PRESIDEN

LEBIH DEKAT DAN HEMAT: ALASAN KUAT TIM SUMBA SABU TEMUI PRESIDEN

September 9, 2026

BERITA TERPOPULER

  • KENAPA DOMINAN GEMPA ADA DI RUTENG – KUWUS ? INI 3 FAKTOR UTAMA BERDASARKAN DATA USGS

    KENAPA DOMINAN GEMPA ADA DI RUTENG – KUWUS ? INI 3 FAKTOR UTAMA BERDASARKAN DATA USGS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapan Gempa Flores Berakhir? BMKG Ungkap Perkiraan Waktu Gempa Susulan Berhenti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JANGAN TUNGGU! MENDAGRI MINTA KADES SE-FLORES KEJAR DATA RUMAH RUSAK DEMI BANTUAN CAIR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAMI JUGA KORBAN! Camat Lamba Leda Utara Bongkar Diskriminasi Bantuan Gempa Flores 7,7

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baru Saja! Gempa 5.7 SR Guncang Laut Flores Dekat Labuhanbajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KATEGORI

  • BERITA
  • DAERAH
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
  • NASIONAL
  • OPINI
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In