• HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
ISTANANETIZEN.COM
Advertisement
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
No Result
View All Result
ISTANANETIZEN.COM
No Result
View All Result
Home LAINNYA

Mahasiswa UNAS Layangkan Ultimatum ke Prabowo: “Negara Hukum Sedang Retak, Presiden Harus Tegas”

Tim Redaksi Istana Netizen by Tim Redaksi Istana Netizen
Juli 17, 2026
in LAINNYA
0 0
0
Mahasiswa UNAS Layangkan Ultimatum ke Prabowo: “Negara Hukum Sedang Retak, Presiden Harus Tegas”
0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ISTANA NETIZEN.COM,
Jakarta – Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Nasional Jakarta melayangkan ultimatum terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto. Desakan agar Presiden segera mengevaluasi jajaran penegak hukum disampaikan melalui naskah opini yang ditulis Plasidus Asis Deornay, SH, Jumat, 17 Juli 2026.

Dalam tulisannya berjudul _Ultimatum dari Kampus: Menagih Ketegasan Presiden Menjaga Negara Hukum_, Plasidus menyebut suara mahasiswa bukan sekadar kemarahan, melainkan cermin kegelisahan publik saat hukum dipersepsikan kehilangan arah

“Di setiap zaman, mahasiswa hadir bukan untuk mewarisi ketakutan, melainkan menjaga kewarasan republik,” tulis Plasidus.

Kritik Dijamin Konstitusi

Plasidus menegaskan, seruan agar Presiden mengevaluasi para pembantu di bidang penegakan hukum adalah bagian sah dari ruang demokrasi, selama disampaikan damai, bertanggung jawab, dan berlandaskan konstitusi.

“Di negara hukum, kritik bukan ancaman terhadap kekuasaan, melainkan pengingat bahwa kekuasaan memperoleh legitimasi dari kepercayaan rakyat,” tegasnya.

Sorot Rentetan Kasus Penegak Hukum

Menurut Plasidus, kegelisahan publik tidak lahir dari ruang hampa. Beberapa tahun terakhir, masyarakat disuguhi perkara yang menyeret aparat dan institusi penegak hukum ke pusaran kontroversi: dugaan suap, penyalahgunaan wewenang, hingga praktik mafia hukum yang melibatkan oknum jaksa, hakim, dan polisi.

Ia turut menyinggung perkara yang menyeret nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah. Meski telah dibantah dan belum terbukti secara hukum melalui putusan pengadilan berkekuatan tetap, kasus itu dinilai memicu perdebatan luas.

“Ketika satu demi satu penegak hukum menjadi bagian dari pemberitaan negatif, yang terkikis bukan hanya citra individu. Yang retak adalah kepercayaan publik terhadap negara hukum itu sendiri,” tulis Plasidus.

Evaluasi = Amanat Konstitusi

Plasidus menilai, ketegasan Presiden mengevaluasi jajaran penegak hukum bukan urusan politik praktis, melainkan amanat konstitusi untuk memastikan prinsip _rechtsstaat_ berjalan.

“Evaluasi yang objektif, transparan, dan akuntabel merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam memulihkan kepercayaan masyarakat, bukan bentuk keberpihakan terhadap tekanan politik,” katanya.

Ia menutup opini dengan penegasan:

“Presiden harus tegas di tengah krisis kepercayaan masyarakat. Presiden harus mempunyai keberanian untuk mengevaluasi, memperbaiki, dan memulihkan integritas penegakan hukum. Ini ultimatum untuk Presiden Prabowo.”

Hingga berita ini diturunkan, pihak Istana belum memberikan tanggapan resmi atas ultimatum tersebut.

_Disclaimer: http://IstanaNetizen.com adalah portal berita independen. Tulisan opini menjadi tanggung jawab penulis. http://IstanaNetizen.com memberi ruang hak jawab sesuai UU Pers._

Penulis Opini : PLASIDUS ASIS DEORNAY,SH
Editor : Redaksi IstanaNetizen.com

Previous Post

Mahasiswa Hukum UNAS: Krisis Kepercayaan Lemahkan Wibawa Negara Hukum di Era Prabowo

Next Post

Kisah Yesus Menyaksikan Semifinal Piala Dunia: Tuhan Tidak Memihak Klub Sepak Bola

Tim Redaksi Istana Netizen

Tim Redaksi Istana Netizen

Next Post
Kisah Yesus Menyaksikan Semifinal Piala Dunia: Tuhan Tidak Memihak Klub Sepak Bola

Kisah Yesus Menyaksikan Semifinal Piala Dunia: Tuhan Tidak Memihak Klub Sepak Bola

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Laporan Bupati Hery ke Polisi soal Edi Hardum Tuai Polemik: Kuasa Hukum Yakin Pidana, DPRD Sebut Keliru !

Mei 30, 2026
Penuhi Panggilan Polres, Bupati Manggarai Hery Nabit Siap Klarifikasi Dugaan Fitnah oleh  SEH

Penuhi Panggilan Polres, Bupati Manggarai Hery Nabit Siap Klarifikasi Dugaan Fitnah oleh SEH

Juni 2, 2026
Edi Hardum Tanggapi Laporan Hery Nabit: Sengketa Pers Harus Selesai Lewat UU Pers !

Edi Hardum Tanggapi Laporan Hery Nabit: Sengketa Pers Harus Selesai Lewat UU Pers !

Mei 28, 2026
Kuasa Hukum Bupati Manggarai: Silahkan Penuhi Panggilan Polisi, Narasumber Tak Bisa Asal Bicara, AJI Kupang: Pelaporan Narasumber Ancam Kebebasan Pers !

Kuasa Hukum Bupati Manggarai: Silahkan Penuhi Panggilan Polisi, Narasumber Tak Bisa Asal Bicara, AJI Kupang: Pelaporan Narasumber Ancam Kebebasan Pers !

Mei 28, 2026
Antisipasi Aksi Anarkis, Pemkab Manggarai Gelar Aksi Do’a Kebangsaan

Antisipasi Aksi Anarkis, Pemkab Manggarai Gelar Aksi Do’a Kebangsaan

0
Komisi 1 DPRD Kabupaten Manggarai Barat Berkunjung ke SMK N1 Labuan Bajo; Ada Apa ?

Komisi 1 DPRD Kabupaten Manggarai Barat Berkunjung ke SMK N1 Labuan Bajo; Ada Apa ?

0
Yunus Takandewa Nahkodai DPD PDIP NTT 2025-2030

Yunus Takandewa Nahkodai DPD PDIP NTT 2025-2030

0
PPK Sesalkan Tindakan Warga, Bongkar Sepihak Pekerjaan Jalan Senilai Rp 1,490 Miliar : Kontraktor Claim Kerja Sesuai Spek !

PPK Sesalkan Tindakan Warga, Bongkar Sepihak Pekerjaan Jalan Senilai Rp 1,490 Miliar : Kontraktor Claim Kerja Sesuai Spek !

0
Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Juli 23, 2026
Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Juli 23, 2026
Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Juli 23, 2026
Kongres PMKRI di Ruteng Ditantang Lahirkan Gagasan, Bukan Sekadar Ketua Baru

Kongres PMKRI di Ruteng Ditantang Lahirkan Gagasan, Bukan Sekadar Ketua Baru

Juli 22, 2026

Recent News

Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Juli 23, 2026
Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Juli 23, 2026
Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Juli 23, 2026
Kongres PMKRI di Ruteng Ditantang Lahirkan Gagasan, Bukan Sekadar Ketua Baru

Kongres PMKRI di Ruteng Ditantang Lahirkan Gagasan, Bukan Sekadar Ketua Baru

Juli 22, 2026

KATEGORI

  • DAERAH
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • LAINNYA
  • OPINI
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In