Beranda » Tonton Film Pesta Babi, Megawati Menangis: “Sudah Berapa Banyak Hutan Dijadikan Sawit ?”
ISTANA NETIZEN.COM – Isu kerusakan lingkungan dan nasib masyarakat adat kembali mengemuka setelah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengaku menangis usai menyaksikan film dokumenter _Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita_. Hal itu disampaikan Megawati dalam forum _National Policy Dialogue_ di Balai Senat Universitas Gadjah Mada, dilansir akun Facebook Melihat Indonesia Jumat, 22 Mei 2026.

Megawati: Hutan Dikorbankan Demi Sawit, Adat Diabaikan
Dalam forum tersebut, Megawati menyoroti kerusakan lingkungan akibat eksploitasi sumber daya alam yang dinilai mengabaikan hak masyarakat adat dan keberlanjutan lingkungan.

“Saya kemarin menangis ketika melihat film _Pesta Babi_. Itu benar adanya. Sudah seberapa banyak hutan hanya dijadikan tanaman sawit, untuk apa? Di sana ada tradisi adat, ada hukum adat, ada hukum wilayah. Mereka minta dihargai, apakah salah?” tutur Megawati.
Desak Konsistensi Arah Pembangunan Nasional
Megawati menegaskan pembangunan nasional harus berorientasi pada keberlanjutan dan memiliki arah jangka panjang yang jelas.
“Kalau presidennya berganti, jangan sampai arah pembangunannya ikut berubah semua. Kita harus punya pola pembangunan jangka panjang untuk masa depan bangsa,” ujarnya.
Tentang Film Pesta Babi
Film dokumenter _Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita_ karya Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Jehan Paju Dale mengangkat dampak ekspansi lahan dan industri terhadap masyarakat adat di Papua.
Film tersebut sempat menuai polemik setelah sejumlah agenda pemutaran dan diskusi dilaporkan mengalami intimidasi hingga pembubaran.
Puan: Konten Film Dinilai Sensitif
Terpisah, Ketua DPR RI Puan Maharani menyebut polemik nobar film itu berkaitan dengan muatan konten yang dianggap sensitif.
“Terkait dengan nobar yang sekarang sedang menjadi pembicaraan, memang yang saya dengar bahwa isi atau judul dari film tersebut tentu saja sensitif,” ujar Puan.
Picu Debat Publik soal Lingkungan dan Kebebasan Berekspresi
Polemik film _Pesta Babi_ kini ikut memicu perdebatan publik soal lingkungan, hak masyarakat adat, dan kebebasan berekspresi di Indonesia.
Penulis/Editor : Tim Redaksi Istana Netizen Com
Copyright © 2025 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by PT Rumah Media Cyber.