• TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
ISTANANETIZEN.COM
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
ISTANANETIZEN.COM
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Beranda » Tragedi Cunca Wulang: Jembatan Ambruk Bukan Musibah, Tapi Alarm Kegagalan Tata Kelola Wisata Mabar !

Tragedi Cunca Wulang: Jembatan Ambruk Bukan Musibah, Tapi Alarm Kegagalan Tata Kelola Wisata Mabar !

Istana Netizen by Istana Netizen
Mei 25, 2026
in LAINNYA
0
Tragedi Cunca Wulang: Jembatan Ambruk Bukan Musibah, Tapi Alarm Kegagalan Tata Kelola Wisata Mabar !
0
SHARES
85
VIEWS

ISTANA NETIZEN.COM – Catatan Redaksi Oleh: Adrianus Jehamat
_Dari Puing Desa Waka, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Flores – NTT,Pemimpin Redaksi Istana Netizen Com_
Tewasnya Jurgen dan Astrid, dua turis asal Austria karena jembatan ambruk di Cunca Wulang, Kabupaten Manggarai Barat, Minggu siang, 24 Mei 2026, itu bukan “musibah alam”. Itu kegagalan sistem. Kalau tidak dibenahi sekarang, Labuan Bajo tinggal tunggu korban berikutnya.

Tim Redaksi Istana Netizen Com dengan itikad baik menawarkan  6 pelajaran paling mendesak bagi Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat/ Dinas Pariwisata dan DPRD Kabupaten Manggarai Barat :

BACAJUGA

” BNPB GANDENG OMBUDSMAN RI KAWAL BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA FLORES: “PASTIKAN TIDAK ADA YANG TERTINGGAL”

Gempa Guncang Manggarai: 53 Warga Meninggal, 22 Ribu Lebih Mengungsi

Atap Terpal Jadi Kelas: Guru PPPK di Manggarai Tetap Mengajar 19 Murid di Tengah Puing Gempa Flores 

1. Infrastruktur Wisata Taruhannya Nyawa

Pelajarannya: Papan kayu lapuk bisa bunuh orang. Standar konstruksi, uji beban, dan perawatan rutin di destinasi ekstrem tidak boleh kompromi.

Tindakan:
– Audit total semua jembatan, jalur tebing, dek, dan pegangan di 30 hari ke depan. Libatkan PUPR.
– Bongkar total yang tidak layak. Tutup destinasi bila belum aman.
– Pasang batas beban dan tanggal inspeksi terakhir di tiap fasilitas. Transparan ke publik.

2. Wisata Alam Bukan Pembenaran untuk Fasilitas Bobrok

Pelajarannya: Turis internasional bayar mahal dengan ekspektasi _safety_ kelas dunia. Alasan “namanya juga alam” tidak laku di pengadilan dan media asing.

Tindakan: Wajibkan semua destinasi berisiko tinggi lulus sertifikasi CHSE Kemenparekraf + standar keselamatan internasional. Tanpa sertifikat = tidak boleh buka.

Apa Itu CHSE?

CHSE = _Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability_. Itu standar protokol yang dibuat Kemenparekraf/Baparekraf sejak era Covid-19 buat semua pelaku usaha dan destinasi wisata di Indonesia.

Bedah Isi CHSE

1. C = Cleanliness / Kebersihan

Destinasi, toilet, tempat makan, alat wisata harus bersih. Ada SOP bersih-bersih, tempat cuci tangan, disinfektan rutin. Bukan cuma “kelihatan bersih”.

2. H = Health / Kesehatan

Ada P3K, petugas yang paham pertolongan pertama, cek suhu, data kesehatan tamu, kerja sama dengan faskes terdekat. Di era Covid dulu: masker, jaga jarak, tes antigen.

3. S = Safety / Keamanan & Keselamatan

Ini yang paling relevan dengan kasus Cunca Wulang. Isinya:
– Infrastruktur dicek kelayakannya: jembatan, tangga, pegangan, jalur.
– Ada rambu bahaya, batas beban, jalur evakuasi.
– Pemandu bersertifikat, tim _rescue_ standby.
– Asuransi untuk wisatawan.
– SOP penanganan kecelakaan.

4. E = Environment Sustainability / Kelestarian Lingkungan

Wisata tidak  boleh merusak alam. Kelola sampah, hemat air/listrik, jaga ekosistem, libatkan masyarakat lokal.

Pentingnya CHSE untuk Manggarai Barat

1. Sertifikat CHSE = Syarat “Buka”

Dulu pas pandemi, destinasi wajib lulus audit CHSE baru boleh terima tamu. Sekarang sudah jadi standar nasional. Banyak agen travel dan OTA luar negeri nanya: “sudah CHSE belum?”

2. Tanggung Jawab Hukum

Kalau destinasi sudah sertifikat CHSE tapi lalai rawat jembatan, berarti ada pelanggaran SOP. Bisa jadi bukti kelalaian di pengadilan.

3. Kepercayaan Turis Asing

Turis Eropa/Austria sensitif soal _safety_. Label CHSE + bukti audit rutin = bikin mereka tenang bayar mahal ke Labuan Bajo.

Dugaan Pelanggaran CHSE di Kasus Cunca Wulang

– Poin S: Jembatan ambruk = gagal uji kelayakan berkala.
– Poin S: Tidak ada batas beban maksimal tertulis.
– Poin S: Tidak ada jalur evakuasi cepat atau petugas _rescue_ di lokasi.

Kesimpulan: CHSE itu “SIM-nya destinasi wisata”. Punya sertifikat tapi tidak dijalankan = sama aja punya SIM tapi menyetir ugal-ugalan. Di kasus Jurgen dan Astrid, CHSE jelas bolong di huruf “S”.

3. Tim Tanggap Darurat Harus di Lokasi, Bukan di Kantor

Pelajarannya: Medan Cunca Wulang sulit. Kalau nunggu tim dari Labuan Bajo, korban keburu meninggal.

Tindakan:
– Tempatkan _first responder_ bersertifikat + kotak P3K lengkap + tandu + radio HT di setiap destinasi ekstrem.
– Latihan evakuasi tiap 3 bulan libatkan warga, pemandu, SAR.
– Buat jalur evakuasi darurat yang jelas. Bukan cuma jalur trekking turis.

4. Beri Pemandu Lokal Wewenang untuk Menolak Risiko

Pelajarannya: Pemandu tahu jembatan rapuh tapi takut kehilangan tip kalau larang tamu lewat.

Tindakan:
– Sertifikasi wajib + pelatihan _risk assessment_ untuk semua pemandu.
– Aturan tegas: pemandu berhak dan wajib menutup jalur jika tidak aman. Pemda lindungi pemandu dari tuntutan wisatawan.
– Asuransi wisatawan dan pemandu jadi syarat masuk destinasi ekstrem.

5. Anggaran Keselamatan Dulu, Promosi Kemudian

Pelajarannya: Percuma promosi besar-besaran kalau ujungnya turis mati karena fasilitas. Satu berita negatif di media Austria bisa hapus miliaran rupiah anggaran promosi.

Tindakan:
– Wajib alokasikan 30% dari retribusi tiket masuk untuk _maintenance_ dan _safety_. Audit dananya terbuka.
– Perjelas siapa pemilik aset, pengelola, dan penanggung jawab. Jangan lempar tanggung jawab antara desa, dinas, dan Pokdarwis saat ada korban.

6. Gagal Komunikasi Krisis Berarti Gagal Jaga Reputasi

Pelajarannya: Kasus turis asing langsung jadi berita internasional. Lambat dan tidak transparan = Labuan Bajo dicap destinasi berbahaya.

Tindakan:
– Punya SOP krisis: 1×24 jam wajib rilis kronologi, langkah penanganan, dan kontak resmi.
– Tunjuk 1 jubir tunggal. Stop pernyataan pejabat yang saling bertabrakan.
– Proaktif koordinasi dengan Kemenlu dan KBRI untuk keluarga korban. Jangan defensif.

Catatan Penutup

Reputasi Labuan Bajo sebagai _super premium destination_ dibangun puluhan tahun, bisa hancur dalam 5 detik karena jembatan ambruk !

“Evaluasi” tanpa _deadline_ dan anggaran jelas = basa-basi. Yang ditunggu publik dan dunia internasional adalah: audit terbuka, pembongkaran fasilitas berbahaya, dan pejabat yang berani tanggung jawab.

Turis datang untuk pulang bawa foto, bukan pulang jadi jenazah.***

Penulis/Editor: Tim Redaksi Istana Netizen Com

Previous Post

Praktisi Media dan Hukum Nilai Pelaporan Edi Hardum ke Polisi Kurang Tepat: “Kata ‘Diduga’ Bukan Justifikasi” !

Next Post

Dua Turis Austria Tewas di Cunca Wulang, Pengamat Desak Gubernur NTT & Bupati Mabar Minta Maaf: Ini Kelalaian, Bukan Musibah !

Istana Netizen

Istana Netizen

POSTERKAIT

” BNPB GANDENG OMBUDSMAN RI KAWAL BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA FLORES: “PASTIKAN TIDAK ADA YANG TERTINGGAL”

” BNPB GANDENG OMBUDSMAN RI KAWAL BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA FLORES: “PASTIKAN TIDAK ADA YANG TERTINGGAL”

September 6, 2026
Gempa Guncang Manggarai: 53 Warga Meninggal, 22 Ribu Lebih Mengungsi

Gempa Guncang Manggarai: 53 Warga Meninggal, 22 Ribu Lebih Mengungsi

September 3, 2026
Atap Terpal Jadi Kelas: Guru PPPK di Manggarai Tetap Mengajar 19 Murid di Tengah Puing Gempa Flores 

Atap Terpal Jadi Kelas: Guru PPPK di Manggarai Tetap Mengajar 19 Murid di Tengah Puing Gempa Flores 

Agustus 25, 2026
VIRAL: “NEGARA PALING RUWET DI DUNIA” – NETIZEN SOROT 7 LEMBAGA NEGARA KENA TUDUH KORUPSI`

VIRAL: “NEGARA PALING RUWET DI DUNIA” – NETIZEN SOROT 7 LEMBAGA NEGARA KENA TUDUH KORUPSI`

Agustus 12, 2026
Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Juli 23, 2026
Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Juli 23, 2026
Next Post
Dua Turis Austria Tewas di Cunca Wulang, Pengamat Desak Gubernur NTT & Bupati Mabar Minta Maaf: Ini Kelalaian, Bukan Musibah !

Dua Turis Austria Tewas di Cunca Wulang, Pengamat Desak Gubernur NTT & Bupati Mabar Minta Maaf: Ini Kelalaian, Bukan Musibah !

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

“JANGAN JALAN DI TEMPAT!” LPPDM DESAK KEJARI MABAR SEGERA TETAPKAN TERSANGKA KORUPSI DANA PILKADA Rp28 M

“JANGAN JALAN DI TEMPAT!” LPPDM DESAK KEJARI MABAR SEGERA TETAPKAN TERSANGKA KORUPSI DANA PILKADA Rp28 M

September 12, 2026
KETIKA MELAWAN DISEBUT PEMBERONTAK DAN MENINDAS DISEBUT PENERTIBAN: CATATAN PRAM TENTANG KETIMPANGAN KUASA

KETIKA MELAWAN DISEBUT PEMBERONTAK DAN MENINDAS DISEBUT PENERTIBAN: CATATAN PRAM TENTANG KETIMPANGAN KUASA

September 12, 2026
EDITORIAL: TANGGAP DARURAT USAI, UJIAN SEBENARNYA BARU DIMULAI

EDITORIAL: TANGGAP DARURAT USAI, UJIAN SEBENARNYA BARU DIMULAI

September 12, 2026
GEMPA INI ALARM KERAS: GUBERNUR MELKI SURUH 7 KABUPATEN BANGUN FLORES YANG LEBIH TEGAR

GEMPA INI ALARM KERAS: GUBERNUR MELKI SURUH 7 KABUPATEN BANGUN FLORES YANG LEBIH TEGAR

September 12, 2026
TANGGAP DARURAT DITUTUP 11 SEPTEMBER, 13.296 RUMAH DI MABAR MASUK BABAK PEMULIHAN

TANGGAP DARURAT DITUTUP 11 SEPTEMBER, 13.296 RUMAH DI MABAR MASUK BABAK PEMULIHAN

September 11, 2026
RUSAK 19% TAK DAPAT BANTUAN? 169 DESA DI MABAR + 7 KABUPATEN DI FLORES KECEWA

RUSAK 19% TAK DAPAT BANTUAN? 169 DESA DI MABAR + 7 KABUPATEN DI FLORES KECEWA

September 11, 2026

BERITA TERPOPULER

  • KENAPA DOMINAN GEMPA ADA DI RUTENG – KUWUS ? INI 3 FAKTOR UTAMA BERDASARKAN DATA USGS

    KENAPA DOMINAN GEMPA ADA DI RUTENG – KUWUS ? INI 3 FAKTOR UTAMA BERDASARKAN DATA USGS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapan Gempa Flores Berakhir? BMKG Ungkap Perkiraan Waktu Gempa Susulan Berhenti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JANGAN TUNGGU! MENDAGRI MINTA KADES SE-FLORES KEJAR DATA RUMAH RUSAK DEMI BANTUAN CAIR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAMI JUGA KORBAN! Camat Lamba Leda Utara Bongkar Diskriminasi Bantuan Gempa Flores 7,7

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baru Saja! Gempa 5.7 SR Guncang Laut Flores Dekat Labuhanbajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KATEGORI

  • BERITA
  • DAERAH
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
  • NASIONAL
  • OPINI
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In