• HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
ISTANANETIZEN.COM
Advertisement
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
No Result
View All Result
ISTANANETIZEN.COM
No Result
View All Result
Home LAINNYA

Rupiah di Rp17.640/US$, Warga Soroti Dampak ke Harga Kebutuhan Desa !

Tim Redaksi Istana Netizen by Tim Redaksi Istana Netizen
Mei 19, 2026
in LAINNYA
0 0
0
Rupiah di Rp17.640/US$, Warga Soroti Dampak ke Harga Kebutuhan Desa !
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ISTANA NETIZEN.COM– Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup di level Rp17.640/US$ pada Senin, 18 Mei 2026. Posisi itu menjadi penutupan terlemah sepanjang sejarah. Sejak awal tahun, rupiah telah melemah 5,86 persen, sementara investor asing keluar, cadangan devisa tergerus lebih dari Rp10 triliun, dan IHSG merosot ke level terendah dalam lima tahun terakhir.

 

 

Di tengah gejolak tersebut, pernyataan Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan publik. “Mau dolar berapa ribu kek, orang rakyat di desa enggak pakai dolar kok,” ujarnya.

Warga menilai pernyataan itu tidak mencerminkan dampak nyata pelemahan rupiah terhadap harga kebutuhan sehari-hari. “Setiap hari, harga ayam, cabai, dan minyak goreng terus merangkak naik. Dampak pelemahan rupiah memicu imported inflation—pupuk mahal, pakan ternak naik, ongkos distribusi ikut melambung, dan pada akhirnya harga kebutuhan pokok di pasar-pasar desa pun ikut tak terkendali,” tulis opini warga tersebut.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup di level Rp17.640/US$ pada Senin, 18 Mei 2026 ; Laman Facebook Opini Warga 

Analis senior ISEAI, Ronny Sasmita, membantah logika bahwa desa tidak terdampak dolar. “Meskipun masyarakat di pedesaan tidak memegang dolar secara fisik, barang-barang yang mereka konsumsi setiap hari—pupuk, bahan bakar minyak, pakan ternak, obat-obatan, mesin pertanian, bahkan sebagian besar bahan pangan—sangat dipengaruhi oleh kurs dolar,” katanya.

“Ini memang bukan masalah langsung, tetapi efek berganda,” tegas Ronny. “Dalam ekonomi, rakyat kecil sering kali menjadi pihak yang paling akhir menyadari gejolak kurs, tapi paling cepat merasakan dampak kenaikan harga.”

Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal, mengingatkan bahwa kombinasi kenaikan harga energi global dan depresiasi rupiah diperkirakan mendorong kenaikan harga di 185 sektor dalam negeri. “Sektor konstruksi diperkirakan mengalami kenaikan harga tertinggi mencapai 3,56 persen, disusul sektor penyediaan makanan dan minuman sebesar 3,46 persen, serta pakaian jadi sebesar 3,34 persen,” tulis opini itu mengutip Faisal.

Data BPS juga mencatat kenaikan harga transportasi pada April 2026. “Tarif angkutan udara mengalami inflasi 15,25 persen secara bulanan, bensin naik 0,34 persen, dan kelompok transportasi secara keseluruhan mengalami inflasi 0,99 persen,” tulisnya.

Ekonom Universitas Hasanuddin, M. Syarkawi Rauf, menilai depresiasi rupiah lebih dipengaruhi persepsi risiko. “Sejak Januari 2026, Indonesia mengalami fenomena meningkatnya persepsi risiko yang tercermin pada country risk premium tinggi, yaitu sekitar 2,46 persen—jauh lebih tinggi dibandingkan Malaysia yang hanya 1,55 persen dan Thailand 2,07 persen,” tulisnya.

Syarkawi menyebut anomali terjadi karena depresiasi ekstrem rupiah tidak sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,61 persen. “Fenomena depresiasi ekstrem rupiah terhadap dolar AS dan penurunan tajam IHSG sejak Januari 2026 lebih mencerminkan tingginya premi risiko perekonomian nasional,” ujarnya.

Opini itu juga menyoroti dampak pernyataan pejabat terhadap kepercayaan pasar dan masyarakat. “Investor sangat memerhatikan pernyataan pejabat negara. Kalau pemerintah terlihat menganggap pelemahan rupiah bukan masalah besar, pasar keuangan bisa menilai pemerintah tidak cukup serius menangani situasi,” tulis Ronny Sasmita.

“Saat ini, masyarakat sangat sensitif terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok. Ketika masyarakat merasakan kenaikan harga tetapi pemerintah terlihat menganggap enteng, maka bisa muncul ‘jarak persepsi’ antara pemerintah dengan kondisi riil masyarakat,” lanjutnya.

Anggota Komisi XI DPR Primus Yustisio turut mengkritik situasi tersebut. “Pertumbuhan ekonomi kita 5,61 persen, tetapi nilai tukar rupiah kita jeblok, bahkan sekarang ada di level rekor terendahnya terhadap dolar. Indeks kita juga habis, merosot turun,” katanya dalam rapat kerja dengan Gubernur BI Perry Warjiyo.

Opini itu merekomendasikan empat langkah: menunjukkan _sense of crisis_ yang nyata, menurunkan risk premium melalui perbaikan tata kelola, melindungi masyarakat rentan dari _imported inflation_, dan memperbaiki komunikasi publik.

“Bank Indonesia telah mengambil langkah dengan mempertahankan BI-Rate di 4,75% pada pertemuan 21-22 April 2026, serta memperkuat intervensi di pasar spot, DNDF, dan obligasi pemerintah,” tulisnya. Namun disebutkan bahwa tanpa koordinasi dengan kebijakan fiskal, efektivitas langkah itu terbatas.

Penulis opini menutup dengan kritik terhadap jarak antara kebijakan dan kondisi di lapangan. “Setiap pagi, para ibu di pasar desa bertanya-tanya mengapa harga ayam dan cabai terus naik. Mereka tidak peduli dengan teori risk premium atau mekanisme suku bunga. Mereka hanya ingin tahu: kapan pemerintah serius melindungi mereka?”

“Di tengah ‘kebakaran’ ekonomi, rakyat butuh pemadam, bukan komentar yang meremehkan api,” tulis opini warga itu.

Penulis/ Editor: Tim Redaksi Istana Netizen Com

Previous Post

This Chinese Province Says It Faked Fiscal Data for Several Years

Next Post

Prabowo Akan Sampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di Rapat Paripurna DPR 20 Mei !

Tim Redaksi Istana Netizen

Tim Redaksi Istana Netizen

Next Post
Prabowo Akan Sampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di Rapat Paripurna DPR 20 Mei !

Prabowo Akan Sampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di Rapat Paripurna DPR 20 Mei !

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Laporan Bupati Hery ke Polisi soal Edi Hardum Tuai Polemik: Kuasa Hukum Yakin Pidana, DPRD Sebut Keliru !

Mei 30, 2026
Penuhi Panggilan Polres, Bupati Manggarai Hery Nabit Siap Klarifikasi Dugaan Fitnah oleh  SEH

Penuhi Panggilan Polres, Bupati Manggarai Hery Nabit Siap Klarifikasi Dugaan Fitnah oleh SEH

Juni 2, 2026
Edi Hardum Tanggapi Laporan Hery Nabit: Sengketa Pers Harus Selesai Lewat UU Pers !

Edi Hardum Tanggapi Laporan Hery Nabit: Sengketa Pers Harus Selesai Lewat UU Pers !

Mei 28, 2026
Kuasa Hukum Bupati Manggarai: Silahkan Penuhi Panggilan Polisi, Narasumber Tak Bisa Asal Bicara, AJI Kupang: Pelaporan Narasumber Ancam Kebebasan Pers !

Kuasa Hukum Bupati Manggarai: Silahkan Penuhi Panggilan Polisi, Narasumber Tak Bisa Asal Bicara, AJI Kupang: Pelaporan Narasumber Ancam Kebebasan Pers !

Mei 28, 2026
Antisipasi Aksi Anarkis, Pemkab Manggarai Gelar Aksi Do’a Kebangsaan

Antisipasi Aksi Anarkis, Pemkab Manggarai Gelar Aksi Do’a Kebangsaan

0
Komisi 1 DPRD Kabupaten Manggarai Barat Berkunjung ke SMK N1 Labuan Bajo; Ada Apa ?

Komisi 1 DPRD Kabupaten Manggarai Barat Berkunjung ke SMK N1 Labuan Bajo; Ada Apa ?

0
Yunus Takandewa Nahkodai DPD PDIP NTT 2025-2030

Yunus Takandewa Nahkodai DPD PDIP NTT 2025-2030

0
PPK Sesalkan Tindakan Warga, Bongkar Sepihak Pekerjaan Jalan Senilai Rp 1,490 Miliar : Kontraktor Claim Kerja Sesuai Spek !

PPK Sesalkan Tindakan Warga, Bongkar Sepihak Pekerjaan Jalan Senilai Rp 1,490 Miliar : Kontraktor Claim Kerja Sesuai Spek !

0
Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Juli 23, 2026
Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Juli 23, 2026
Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Juli 23, 2026
Kongres PMKRI di Ruteng Ditantang Lahirkan Gagasan, Bukan Sekadar Ketua Baru

Kongres PMKRI di Ruteng Ditantang Lahirkan Gagasan, Bukan Sekadar Ketua Baru

Juli 22, 2026

Recent News

Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Juli 23, 2026
Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Juli 23, 2026
Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Juli 23, 2026
Kongres PMKRI di Ruteng Ditantang Lahirkan Gagasan, Bukan Sekadar Ketua Baru

Kongres PMKRI di Ruteng Ditantang Lahirkan Gagasan, Bukan Sekadar Ketua Baru

Juli 22, 2026

KATEGORI

  • DAERAH
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • LAINNYA
  • OPINI
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In