• HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
ISTANANETIZEN.COM
Advertisement
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
No Result
View All Result
ISTANANETIZEN.COM
No Result
View All Result
Home LAINNYA

Dadang Sutisna: Era Megawati Underrated, Data Ekonomi Menunjukkan Kinerja yang Kuat !

Tim Redaksi Istana Netizen by Tim Redaksi Istana Netizen
Mei 20, 2026
in LAINNYA
0 0
0
Dadang Sutisna: Era Megawati Underrated, Data Ekonomi Menunjukkan Kinerja yang Kuat !
0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ISTANA NETIZEN.COM – Pengelolaan ekonomi di era Presiden Megawati Soekarnoputri dinilai kurang mendapat apresiasi publik. Menurut pengamat Dadang Sitisna, kualitas penanganan ekonomi saat itu sebenarnya bagus, namun kerap tertutup narasi politik dan minim klarifikasi dari pihak terkait.

“Mega tidak banyak melakukan klarifikasi dari apa yang ia telah berikan untuk republik ini. Ia terlalu banyak diam. Tapi angka & statistik tidak bisa dibohongi. Semua terbuka untuk diakses,” tulis Dadang dalam opininya, Rabu 20 Mei 2026.

Dadang memaparkan sejumlah indikator ekonomi pada periode 23 Juli 2001 hingga 2004. Saat Megawati dilantik, nilai tukar rupiah berada di Rp10.900 per dolar AS. Tiga tahun kemudian, rupiah menguat menjadi Rp 8.900 per dolar AS.

“Di era Mega, rupiah menguat Rp 2.000. Tapi banyak orang denial. Membagikan hoaks seolah hanya Presiden BJ Habibie yang mampu memperkuat rupiah,” katanya.

Selain stabilitas nilai tukar, Dadang mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tumbuh 82 persen. Inflasi juga turun dari 13,6 persen menjadi 6,3 persen, sementara pertumbuhan ekonomi terjaga di level 5 persen.

Kebijakan penting lainnya, menurut Dadang, adalah penghentian kerja sama dengan IMF. “Kebijakan yang membutuhkan tak sekadar retorika politik tapi keberanian. Dampaknya hutang luar negeri Indonesia turun dari 82 persen dari PDB menjadi 57 persen dari PDB. Sekali lagi, itu data. Valid,” tegasnya.

Ia menilai agenda politik saat itu turut membuat data-data tersebut tidak tersebar luas. Megawati, kata Dadang, justru diserang dengan isu BLBI, penjualan Indosat, outsourcing, serta lepasnya Sipadan dan Ligitan.

Dadang menjelaskan, soal BLBI dan Indosat merupakan keputusan TAP MPR. “Di mana sebelum amandemen ke-4 UUD 1945, posisi Presiden adalah mandataris MPR. Mandataris itu maknanya penerima mandat atas tugas & wewenang dari GBHN,” jelasnya.

Terkait outsourcing, ia menyebut hal itu diatur dalam UU Ketenagakerjaan yang wajib disahkan pemerintah dan DPR karena menjadi bagian dari Letter of Intent IMF yang ditandatangani Presiden Soeharto pada Januari 1998.

Sementara kasus Sipadan dan Ligitan, menurut Dadang, tidak pernah menjadi wilayah NKRI secara hukum internasional. “Narasi sesat Mega ‘menjual’ pulau diorkestrasi sedemikian rupa. Bagaimana anda menjual sesuatu yang tak pernah anda miliki? Indonesia kalah di Mahkamah Internasional lewat voting 17 Hakim. Skor 16-1 untuk kemenangan Malaysia atas Indonesia,” katanya.

Ia membandingkannya dengan lepasnya Timor Timur pada 1999 melalui referendum PBB. “Kita tentu tidak boleh bilang bahwa Habibie ‘menjual’ provinsi,” pungkas Dadang.

Penulis/ Editor: Tim Redaksi Istana Netizen Com

Previous Post

Burhanudin: Perubahan Indonesia Ada di Tangan Rakyat, Bukan Elite Politik !

Next Post

Agus: Rekam Jejak Prabowo sebagai Komandan Kopassus di Tengah Badai Reformasi 1998

Tim Redaksi Istana Netizen

Tim Redaksi Istana Netizen

Next Post
Agus: Rekam Jejak Prabowo sebagai Komandan Kopassus di Tengah Badai Reformasi 1998

Agus: Rekam Jejak Prabowo sebagai Komandan Kopassus di Tengah Badai Reformasi 1998

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Laporan Bupati Hery ke Polisi soal Edi Hardum Tuai Polemik: Kuasa Hukum Yakin Pidana, DPRD Sebut Keliru !

Mei 30, 2026
Penuhi Panggilan Polres, Bupati Manggarai Hery Nabit Siap Klarifikasi Dugaan Fitnah oleh  SEH

Penuhi Panggilan Polres, Bupati Manggarai Hery Nabit Siap Klarifikasi Dugaan Fitnah oleh SEH

Juni 2, 2026
Edi Hardum Tanggapi Laporan Hery Nabit: Sengketa Pers Harus Selesai Lewat UU Pers !

Edi Hardum Tanggapi Laporan Hery Nabit: Sengketa Pers Harus Selesai Lewat UU Pers !

Mei 28, 2026
Kuasa Hukum Bupati Manggarai: Silahkan Penuhi Panggilan Polisi, Narasumber Tak Bisa Asal Bicara, AJI Kupang: Pelaporan Narasumber Ancam Kebebasan Pers !

Kuasa Hukum Bupati Manggarai: Silahkan Penuhi Panggilan Polisi, Narasumber Tak Bisa Asal Bicara, AJI Kupang: Pelaporan Narasumber Ancam Kebebasan Pers !

Mei 28, 2026
Antisipasi Aksi Anarkis, Pemkab Manggarai Gelar Aksi Do’a Kebangsaan

Antisipasi Aksi Anarkis, Pemkab Manggarai Gelar Aksi Do’a Kebangsaan

0
Komisi 1 DPRD Kabupaten Manggarai Barat Berkunjung ke SMK N1 Labuan Bajo; Ada Apa ?

Komisi 1 DPRD Kabupaten Manggarai Barat Berkunjung ke SMK N1 Labuan Bajo; Ada Apa ?

0
Yunus Takandewa Nahkodai DPD PDIP NTT 2025-2030

Yunus Takandewa Nahkodai DPD PDIP NTT 2025-2030

0
PPK Sesalkan Tindakan Warga, Bongkar Sepihak Pekerjaan Jalan Senilai Rp 1,490 Miliar : Kontraktor Claim Kerja Sesuai Spek !

PPK Sesalkan Tindakan Warga, Bongkar Sepihak Pekerjaan Jalan Senilai Rp 1,490 Miliar : Kontraktor Claim Kerja Sesuai Spek !

0
Dandim 1630 Manggarai Barat Turun Gunung: Sisir 7 Desa Pastikan Pembangunan Koperasi Merah Putih Tak Mandek

Dandim 1630 Manggarai Barat Turun Gunung: Sisir 7 Desa Pastikan Pembangunan Koperasi Merah Putih Tak Mandek

Juli 24, 2026
Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Juli 23, 2026
Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Juli 23, 2026
Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Juli 23, 2026

Recent News

Dandim 1630 Manggarai Barat Turun Gunung: Sisir 7 Desa Pastikan Pembangunan Koperasi Merah Putih Tak Mandek

Dandim 1630 Manggarai Barat Turun Gunung: Sisir 7 Desa Pastikan Pembangunan Koperasi Merah Putih Tak Mandek

Juli 24, 2026
Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Juli 23, 2026
Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Juli 23, 2026
Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Juli 23, 2026

KATEGORI

  • DAERAH
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • LAINNYA
  • OPINI
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In