• HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
ISTANANETIZEN.COM
Advertisement
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
No Result
View All Result
ISTANANETIZEN.COM
No Result
View All Result
Home LAINNYA

PDIP Desak Transparansi BGN: Hasto Minta Data Keterlibatan Kader di Program MBG Diungkap ke Publik

Tim Redaksi Istana Netizen by Tim Redaksi Istana Netizen
Juli 21, 2026
in LAINNYA
0 0
0
PDIP Desak Transparansi BGN: Hasto Minta Data Keterlibatan Kader di Program MBG Diungkap ke Publik
0
SHARES
49
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Istana Netizen Com, Surabaya 
– Sekretaris Jenderal (Sekjend) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto kembali menagih jawaban resmi Badan Gizi Nasional (BGN) terkait permintaan data kader PDIP yang disebut terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Hingga Senin (20/7/2026), surat resmi DPP PDIP bernomor 553/EX/DPP/VI/2026 tanggal 22 Juni 2026 belum mendapat balasan dari BGN. Surat tersebut diteken langsung oleh Hasto dan Ketua DPP Bidang Kehormatan Partai Komarudin Watubun.

 

Sekretaris Jenderal (Sekjend) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto

“Karena kami sudah melarang anggota dan kader PDIP untuk terlibat dalam program tersebut, maka ketika muncul pertanyaan bagaimana sikap PDIP, ya kami berkirim surat kepada BGN. Sampai sekarang kami belum menerima jawaban. Kami akan tunggu. Kalau tidak, kami akan kirim surat kembali,” kata Hasto di Surabaya, dilansir CNN Indonesia Senin (20/7/2026).

Respons atas Pernyataan Wakil Kepala BGN

Langkah PDIP ini merespons pernyataan Wakil Kepala BGN saat itu, Nanik S Deyang, yang menyebut seluruh partai politik diduga terlibat dalam pengadaan dan manajemen SPPG.

Menurut Hasto, PDIP telah menerbitkan instruksi internal sejak 24 Februari 2026 yang melarang kader di eksekutif, legislatif, maupun struktural memanfaatkan MBG untuk mencari keuntungan finansial.

“Program yang dalam desainnya ditujukan dengan misi yang baik untuk rakyat jangan sampai disalahgunakan, termasuk oleh kekuasaan, termasuk disalahgunakan untuk kepentingan pemburu rente dan rakyat justru dikorbankan,” tegasnya.

Sanksi Menanti Kader yang Terbukti Terlibat

Hasto menegaskan, PDIP akan langsung memanggil kader untuk klarifikasi begitu menerima laporan dan data dari BGN. Jenis sanksi akan disesuaikan dengan pelanggaran.

“Oh, begitu ada laporan kami langsung undang klarifikasi. Karena itu kan program untuk rakyat. Kita enggak boleh melakukan komersialisasi suatu program yang ditujukan untuk rakyat,” ujarnya.

Ia menambahkan, PDIP masih menunggu kejelasan dari BGN.

“Kita kan masih menunggu yang dimaksud dari PDIP itu siapa? Karena dinyatakan oleh wakil kepala BGN saat itu seluruh partai terlibat dalam program tersebut yang pendekatannya adalah pendekatan proyek,” tutur Hasto.

PDIP Tawarkan Model Alternatif Berbasis Gotong Royong

Hasto menilai kritik PDIP bukan pada gagasan dasar MBG, melainkan pada metode pelaksanaan yang bersifat top-down. Ia menyebut partainya telah memiliki banyak model program peningkatan gizi yang lebih partisipatif.

Ia mencontohkan model yang dikembangkan Tri Rismaharini di Surabaya, model Idham Samawi di Bantul lewat program pemberian tiga ekor ayam untuk dikembangbiakkan dan telurnya dikonsumsi anak sekolah, serta model Banyuwangi yang terintegrasi dengan penanganan stunting dan melibatkan warung rakyat di sekitar sekolah.

“Yang dikritik oleh PDIP Perjuangan sejak awal kan dari sisi pelaksanaannya yang top-down. Dari sisi metodologi, dari sisi pendekatan. Pendekatannya kan makan untuk rakyat, meningkatkan gizi untuk rakyat. Itu bagian dari platform PDI Perjuangan,” kata Hasto.

Pernyataan itu disampaikan Hasto di sela menghadiri ujian disertasi tahap II pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago pada Program Doktor FISIP Unair.***

Penulis: Tim Isu Politik
Editor: AJ

Previous Post

Layanan Kapal Perintis NTT Kembali Berlayar, Menhub Pastikan Tak Ada Penghentian Akibat Anggaran

Next Post

Evaluasi MBG: BGN Fokus Benahi Data Penerima dan Skema Insentif SPPG Tak Merata

Tim Redaksi Istana Netizen

Tim Redaksi Istana Netizen

Next Post
Evaluasi MBG: BGN Fokus Benahi Data Penerima dan Skema Insentif SPPG Tak Merata

Evaluasi MBG: BGN Fokus Benahi Data Penerima dan Skema Insentif SPPG Tak Merata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Laporan Bupati Hery ke Polisi soal Edi Hardum Tuai Polemik: Kuasa Hukum Yakin Pidana, DPRD Sebut Keliru !

Mei 30, 2026
Penuhi Panggilan Polres, Bupati Manggarai Hery Nabit Siap Klarifikasi Dugaan Fitnah oleh  SEH

Penuhi Panggilan Polres, Bupati Manggarai Hery Nabit Siap Klarifikasi Dugaan Fitnah oleh SEH

Juni 2, 2026
Edi Hardum Tanggapi Laporan Hery Nabit: Sengketa Pers Harus Selesai Lewat UU Pers !

Edi Hardum Tanggapi Laporan Hery Nabit: Sengketa Pers Harus Selesai Lewat UU Pers !

Mei 28, 2026
Kuasa Hukum Bupati Manggarai: Silahkan Penuhi Panggilan Polisi, Narasumber Tak Bisa Asal Bicara, AJI Kupang: Pelaporan Narasumber Ancam Kebebasan Pers !

Kuasa Hukum Bupati Manggarai: Silahkan Penuhi Panggilan Polisi, Narasumber Tak Bisa Asal Bicara, AJI Kupang: Pelaporan Narasumber Ancam Kebebasan Pers !

Mei 28, 2026
Antisipasi Aksi Anarkis, Pemkab Manggarai Gelar Aksi Do’a Kebangsaan

Antisipasi Aksi Anarkis, Pemkab Manggarai Gelar Aksi Do’a Kebangsaan

0
Komisi 1 DPRD Kabupaten Manggarai Barat Berkunjung ke SMK N1 Labuan Bajo; Ada Apa ?

Komisi 1 DPRD Kabupaten Manggarai Barat Berkunjung ke SMK N1 Labuan Bajo; Ada Apa ?

0
Yunus Takandewa Nahkodai DPD PDIP NTT 2025-2030

Yunus Takandewa Nahkodai DPD PDIP NTT 2025-2030

0
PPK Sesalkan Tindakan Warga, Bongkar Sepihak Pekerjaan Jalan Senilai Rp 1,490 Miliar : Kontraktor Claim Kerja Sesuai Spek !

PPK Sesalkan Tindakan Warga, Bongkar Sepihak Pekerjaan Jalan Senilai Rp 1,490 Miliar : Kontraktor Claim Kerja Sesuai Spek !

0
Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Juli 23, 2026
Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Juli 23, 2026
Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Juli 23, 2026
Kongres PMKRI di Ruteng Ditantang Lahirkan Gagasan, Bukan Sekadar Ketua Baru

Kongres PMKRI di Ruteng Ditantang Lahirkan Gagasan, Bukan Sekadar Ketua Baru

Juli 22, 2026

Recent News

Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Kesaksian Megawati 1996: “Yang Pertahankan Rumah Malah Jadi Terdakwa, Penyerang Tak Disentuh Hukum”

Juli 23, 2026
Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Maruara Siahaan: Hakim Harus Cerdas, Jujur, dan Berani agar Hukum RI Tak Gelap

Juli 23, 2026
Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Luruskan Sejarah BGN: Prabowo Tegaskan Badan Gizi Nasional Warisan Jokowi, Bukan Dibentuk di Era-nya

Juli 23, 2026
Kongres PMKRI di Ruteng Ditantang Lahirkan Gagasan, Bukan Sekadar Ketua Baru

Kongres PMKRI di Ruteng Ditantang Lahirkan Gagasan, Bukan Sekadar Ketua Baru

Juli 22, 2026

KATEGORI

  • DAERAH
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • LAINNYA
  • OPINI
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In